What will you do?

28 Januari 2017 pukul 20.09 | Ditulis dalam Uncategorized | 3 Komentar

Jadi begini…

Ada seorang ibu muda. Single parent. Putrinya berusia 3 tahun. Ibu muda ini penggangguran. Drug-addict. Gonta-ganti pasangan kencan hampir setiap minggu. Mereka berdua tinggal di rumah kontrakan sempit, di pinggiran kota. Kawasan kumuh. Lokalisasi, maling, germo, segala macam jenis manusia berkumpul di situ.

Si ibu muda ini kerap meninggalkan anaknya untuk pergi berkencan, atau sekedar dugem bersama teman-temannya sesama penghobi mabuk.

Lalu anak usia 3 tahun ini hilang diculik. Dan setelah pencarian selama beberapa minggu, polisi meyakini kemungkinan besar ia telah dibunuh penculiknya. Si ibu ditinggalkan sendirian. Meratapi nasip.

Kamu, karena satu dan lain hal, adalah satu-satunya orang yang mengetahui kalau anak itu sebenarnya diculik oleh pasangan kaya yang tidak mempunyai anak. Ia masih sehat walafiat, hidup dipelihara oleh pasangan tersebut selama beberapa minggu terakhir. Dibelikan mainan, makanan, dan dimanja.

Apa yang akan kamu lakukan?
Membiarkan anak itu hidup bersama penculiknya?
Atau melaporkannya kepada polisi agar si anak bisa kembali pada ibunya?

Iklan

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Membiarkan si anak hidup bersama penculiknya. And they live happily ever after. The end.

  2. Kalao saya; diam. Tak melakukan apa apa, karna kasus ini adalaha sebuah kemustahilan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: