30 Mei 2013

31 Desember 2013 pukul 18.28 | Ditulis dalam Uncategorized | 2 Komentar

Duduk di samping dua orang ibu paruh baya. Mereka berbincang saling membanggakan anak-anaknya. Ada yang baru lulus S2. Ada yang baru diterima kerja. Berkisah ketika anak-anaknya akan ujian maka si ibu berpuasa. Dan saya… Tanpa sadar di sini saya menggigil merindu bunda…

Iklan

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Bunda memang selalu ada di hati Sob. Tanpa Bunda kita tak akan ada.

  2. […] A Journal of A Not-Superman Human […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: