Kipas Angin Tercinta

11 Januari 2010 pukul 13.00 | Ditulis dalam Uncategorized | 53 Komentar

Jadi begini ceritanya…

Di rumah saya, ada kipas angin yang usianya lebih tua dari pada usia saya (ya, berarti sekitar 18 tahun lebih).

Kipas angin ini memang luar biasa kualitasnya. Merknya Maspion. Hembusan anginnya masih terasa menyejukkan.

Hanya saja, seiring berjalannya waktu beberapa masalah juga terjadi pada diri sang kipas angin.

Mulai dari timernya yang tidak lagi berfungsi, tombol pengatur kecepatan putaran kipas yang longgar, hingga dinamo mesinnya yang soak.

Masalah terakhir ini yang akhirnya membawa tulisan ini tercipta.

Dinamo soak.

Dinamo soak itu membuat kipas tidak langsung berputar jika dicolok ke listrik. Karenanya, perlu dibantu secara manual alias diputar tangan dulu.

Untuk mempermudah proses manual pemutaran dengan tangan itu, akhirnya tutup depan kipas angin ini dibuka.

Ceritapun berlanjut…

Kipas angin ini nomaden. Kadang dia ada di kamar saya, kadang di kamar abah, kadang di dapur kalau adik perempuan saya lagi memanggang ayam atau sate. Namun lebih sering kipas ini berada di ruang tengah, tempat sebagian besar aktivitas berlangsung.

Hari itu, kipas ini letaknya kebetulan ada di lantai di depan meja telepon.

Sementara, saya sedang mengisi nilai mahasiswa di laptop pinjeman di ruangan yang sama sambil menonton tipi.

Sedang serius-seriusnya saya mengisi nilai…

KKRRRIIIIIINNNGGGG….!!!!

Telepon rumah saya berbunyi.

Sebagai pemilik telepon yang baik, saya tentu langsung mengangkatnya. Memposisikan badan sedemikian rupa agar nyaman ketika berbicara.

Cerita selanjutnya mungkin tidak perlu ditulis detail di sini.

Cukuplah kalau saya bilang dalam beberapa hari ke depan, saya mungkin akan bermasalah dalam fungsi sistem urinari, khususnya di portal terakhirnya…

***

NB: Dan yang lebih kejam, telepon celaka tersebut ternyata cuma telepon yang berasal dari salah satu staf promosi PT TELKOM yang menawarkan paket SPEEDY…

About these ads

53 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. TrackBack URI

  1. errrr… ini fotonya reka ulang kan? Tidak ada kecelakaan tambahan?

  2. BWAKAKAKAKAKAKAKKAKAKAKAKKAKAK

  3. turut berduka cita…
    saya nggak ketawa mansup, saya ngga ketawa.. sumpah!!

  4. @ Desti
    Sukurnya selama proses reka ulang tidak ada kecelakaan tambahan, ffiiuhh..
    .
    @ anto
    Puwass??
    .
    @ Choro
    Saya juga tidak minta diketawakan chor, cukuplah ini dijadikan pelajaran bagi kelangsungan masa depan umat manusia…

    .
    eh, facebook adikmu apa chor?

  5. wow, bad luck maybe.. Heuheu… lah, terus kipas anginnya ga papa kan * jangan2 dah dibakar*

  6. @ Azzahro
    kipasnya ada kok, masih setia berputar mengancam…

  7. Sama persis sama nasip kipas angin yg namplok di ruangan kerja saya. Klo ada terjadi sesuatu dan lain hal pada jidat saya, anda pasti sudah mengerti sebab musababnya.

  8. jagi itu kalau maen laptop didepan tv sambil tubuh rebahan?

  9. semriwiiiing :lol:

    btw, kenapa sih sering nulis “jadi begini…” di awal tulisan?

  10. Duh kasihan :mrgreen:

  11. ooouuuuccchhhh… >.<

    sekarang udah gapapa kan mansup?

  12. Maksud dan tujuannya tulisan dia atas sepertiny kurang jelas antara cerita dan curhat…sama sama gantung, …… eh gantung apaan sih..?

  13. @ Zathy
    pantesan situ rada aneh kelakuannya, kepalanya sering dibanting kipas ya..
    .
    @ jarwadi
    kadang rebahan, kadang tiarap, kadang merem
    .
    @ alle
    daripada saya taruh jadi begini di akhir posting??
    .
    @ fadhil
    jangan ditiru
    .
    @ feli
    masih attiiiit… mau periksa tapi kok ya aneh nanti..
    .
    @ yulian
    niatnya biat jadi pelajaran bagi yang lain…

  14. semoga ga ada dayang baru di kerajaan ini :D

  15. *tidak mau membayangkan*
     
    Semoga lekas sembuh.

  16. jiakakakakakakakaka.. lah itu yang motoin sapa om? :lol:

  17. @ almaz
    yang dikebiri, begitu?
    .
    @ lambrtz
    jangan dibayangkan, mengganggu beberapa naluri dasar manusia
    .
    @ Chic
    itu reka ulang di TKP Chi..

  18. gambar paling bawah, seperti ada yang menonjol di hadapan kipas angin. Mungkin si boi kecil sedang kedinginan dan cari kehangatan

  19. saia curiga, ada sejumlah penyesatan informasi pada cerita ini !!!

    Selai soal usia, yg paling fatal adalah Urutan gambar yang terbalik!
    Gambar terakhir sebenarnya adalah gambar pertama! yg menjelaskan sebenarnya bagaimana teknik bantuan menghidupkan kipas angin yang sejatinya tidak diputar dengan tangan.

  20. @ Chandra
    pangeran kecil itu disebutnya dalam bahasa kesehatan
    .
    @ Pakacil
    Imajinasi anda mengerikan. :evil:

  21. turut berduka cita deh om ya…
    mm..maaf….titipkan salam saya buat kipas anginnya…
    moga dia baik-baik aja selepas kejadian tersebut… :P

  22. *ngakak guling-guling*
    errr…. kamu jadinya infertil ya mansup?
    *minggat ke hongkong*

  23. @ Pernikahan Adat
    Kipas anginnya baik-baik saja. Sebaiknya tanyakan yang tidak baik apa
    .
    @ Hera

    moga dia baik-baik aja selepas kejadian tersebut…

    Dia yang mana?
    .
    @ Ibu Ira
    Apakah saya infertil? Belum tau, masih mencari sukarelawati buat percobaan *disepak*

  24. lha? saya kan bilangnya dia kipas angin??
    mang ada dia yang lain lagi ya yang lebih parah..?? *polos*

  25. hai kipas..
    *elus-elus*

  26. @ Hera
    Ada, nanti diceritakan secara private
    .
    @ Anno
    *mundur teratur*

  27. Jadi ingat posting AC-nya Geddoe, tapi dulu itu tanpa BDSM…

  28. Di rumah saya, ada kipas angin yang usianya lebih tua dari pada usia saya (ya, berarti sekitar 18 tahun lebih).

    Bullshiat.

    /one liner
    //kabur sebelum disepak (ninja)

  29. @ Amd
    Geddoe itu yang tentang AC rusak itu ya?
    .
    @ Sora
    Eh, di mana salahnya?? 18 lebih kan??

  30. Hei, ada Pulpy di meja! :D

  31. Seandainya kipas angin itu bisa diwawancara. Bisa bikin cerita bagus.

  32. @ Lambrtz
    itu punya adik saya
    .
    @ Gentole
    dasar pengisap darah…

  33. saya tidak mengerti cerita ini. ceritanya tidak selesai. bisa dijelaskan? tar ya pas kau menyerahkan nilai english :D

  34. @ Mina
    sekalian check-up ya bu… :mrgreen:

  35. hmm..saya dulu punya juga sekarang sudah masuk gudang….! kalau ada kejadian sepertinya bisa minta direka ulang nih sama mansup…

  36. @ Aap
    sekali seumur hidup pun sudah berlebihan kejadian ini pak..

  37. Huehehehe…lucu.

  38. 8O

  39. Hahaha…seru lihat gambarnya.
    Dan telepon yang menawarkan speedy itu menyebalkan, lebih dari 10 kali oleh orang yang berbeda menawarkan hal sama..padahal dirumah udah ada internet (First Media) yang dijamin lebih cepat dibanding si speedy

  40. Makanya itunya di jaga dunk! Kipas anginnya maksud saya!

  41. Turut berdukacita kang

  42. anu, kayaknya ada kesalahan penulisan pada parargaf kedua :lol:

  43. heu.. heu..

    diperban ga tu yang kena tampol..??

  44. wahhh saia juga pernah punya kipas angin…tapi bukan tercinta cuma tersayang aja…hihih

    http://bitquit.blogspot.com/

  45. parah benerkah, denger2 nyaris “putus” zar…….

  46. bener tuh kipas angin itu emeng kuat banget. 18 thn kayaknya masih kalah tua dengan punya bapakku.

  47. huft…jadi inget ama kipas anginku yang rusak dan belum sempat aku betulin.

  48. wahaha… ini yg namanya ‘foto berbicara’..
    wkwk….

  49. gue kira ini bacaan tentang memperbaiki kipas angin…soalnya kipas angin gue agak error…dan nanya ke paman google dengan keyword ‘kipas angin tidak mau langsung berputar’….

    dengan serius gue baca dan ternyataaaa…… -______-”

  50. Hehe ada-ada saja si agan ini, semoga sukses

  51. This is very interesting and nice to read, I like the interesting article … good luck salam sukses

  52. This is very interesting and nice to read, I like the interesting article … good luck salam sukses..Mampir Ya Gan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | The Pool Theme.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: