Rakyat

27 Juni 2009 pukul 20.22 | Ditulis dalam Uncategorized | 16 Komentar

Akhir-akhir ini, rakyat jadi raja.

Rakyat akan makmur. Rakyat akan sejahtera. Rakyat akan bahagia. Rakyat akan aman sentosa.

Asal rakyat memilih mereka.

Ah, dua kata itu yang jadi masalah. ‘Akan’ dan ‘Asal’. Selalu begitu.

Tapi mari tidak mempermasalahkan ‘akan’ dan ‘asal’.

Mari mempermasalahkan ‘rakyat’.

Rakyat itu siapa sebenarnya?

Para manusia yang berkoar janji itu? Yang melintasi jalan raya secepat peluru, dikawal dan dijaga sedemikian hingga, dan kadang memutuskan banyak hal tanpa logika? Bukan. Itu penguasa. Pemerintah. Pemimpin. Apa saja sebutan untuk mereka yang memegang tahta.

Atau rakyat itu mereka yang kata Om Iwan kumpulan orang hebat, duduk sambil diskusi, dan terbiasa bersafari? Yang akhir jabatannya dapat cincin emas tanda pengabdian padahal konon lebih pantas diberi cermin kaca agar sadar muka penuh corengan? Tentu bukan. Semua tau mereka bukan rakyat, tapi wakil rakyat.

Atau rakyat itu para sosok berseragam, yang tiap pagi hingga petang duduk di meja kerja kantoran. Yang gajinya dibayar negara dari uang entah dari mana? Bukaaan… Mereka PNS. Sipil servant. Pelayan rakyat. Bukan rakyat.

Jangan-jangan rakyat itu mereka yang bekerja tidak pada negara. Yang meninggalkan rumah dari pagi buta hingga malam tiba. Yang bermacam aktivitasnya, mulai dari mengetik, memberi konsultasi, mengepel lantai, memasak, menyusun rencana, membangun, menghancurkan, menjual, mengkhayal..? Mereka pekerja, bukan rakyat.

Lalu mereka yang bermain di lapangan? Yang berangkat ke sekolah? Tentu bukan rakyat. Mereka anak-anak. Belum jadi rakyat.

Dan tentu saja bukan rakyat, mereka yang hidup di jalan. Yang berjualan ketakutan dikejar aparat berseragam, yang mengemis, yang mengamen, yang berpasrah pada langit menunggu mati pada bumi. Mereka sampah masyarakat, bukan rakyat.

Jadi kesimpulannya?

Ternyata rakyat itu tidak ada!

Pantas saja janji mereka pada rakyat tidak pernah ditepati. Tidak perlu ditepati.

Karena mereka berjanji bukan pada siapa-siapa..

Iklan

16 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. – Untungnya saya adalah seorang Blogger, bukan curhater dan rakyater.
    – Untungnya lagi saya kerja tidak berseragam karena sering pake sweater
    – Untungnya saya tidak selalu kerja di belakang meja, kadang malah duduk di atasnya
    – Untungnya saya digaji dibayarin ma kantor, bukan dari negara
    – Untungnya saya banyak memiliki cermin yang setiap detik bisa saya tatap jadi tidak perlu lagi Bang Iwan kasih saya cermin

  2. wah, kang mansup marah ya? :devil:

    Posting Terakhirnya eoin Berjudul Tentang Kawan

  3. Iya tuh. rakyat itu yang seperti apa.. ganti aja janjinya dengan meniadakan birokrasi yg kompleks

    Posting Terakhirnya Wawan Berjudul Misteri yang terungkap Jum’at Malam

  4. Mereka Hanya Berjanji untung kepentingan semata…

    Posting Terakhirnya manusiahero Berjudul Pegunungan Meratus ku Hancur

  5. *jadinya mau pindah ke negara mana bos ?* 👿

    Posting Terakhirnya warm Berjudul Optimus Prime vs Curious George

  6. karena yg namanya rakyat itu tidak ada maka janji2 itu hanya berlaku untuk wakil rakyat

  7. terus yang bodoh siapa? rakyatnya atau pemimpinnya…??

  8. Btul..stelah brhasil du2k di kursi mereka lupa akan janji² mereka…yg menganggap rakyat tak ada!

    Posting Terakhirnya Erwine Reidha Berjudul Pesona LOKSADO | Tempat Liburan menarik anda!

  9. “Rakyat akan makmur. Rakyat akan sejahtera. Rakyat akan bahagia. Rakyat akan aman sentosa.

    Asal rakyat memilih mereka.”

    Nyahahahaha.. Kalau rakyat ndak ada, siapa yang mau milih mereka?

    Hmm, berarti ini ajakan untuk golput.. 👿

    Posting Terakhirnya Nazieb Berjudul Statpress vs Google Analytics

  10. Saya santri, apa saya rakyat ya?

  11. Jadi rakyat itu tidak ada?
    Yang milih kalau gitu siapa dong? :mrgreen:

    Posting Terakhirnya Ardianto Berjudul Quote of The Day

  12. Manusia Super: Rakyat…

    Rakyat itu siapa sebenarnya?
    Para manusia yang berkoar janji itu? Yang melintasi jalan raya secepat peluru, dikawal dan dijaga sedemikian hingga, dan kadang memutuskan banyak hal tanpa logika? Bukan. Itu penguasa. Pemerintah. Pemimpin. Apa saja sebut…

  13. yah… namanya juga kampanye mas :mrgreen:

    Posting Terakhirnya Rosmana Apolla Putera Berjudul THE SECRET OF WATER(PART 2)-CLOUDS

  14. :oo: nggak ngarti ! 😀

    Posting Terakhirnya Riffy Berjudul Lagu Rindu

  15. rakyat rakyat jelek amat nasibmu , nasib aja nggak jelek kok, rakyat bayar pajak apa saja kapan enaknya ya coba rakyat tidak di haruskan bayar pajak, ini harusnya tugas para pejabat itu harusnya

  16. Rakyat itu kita dong. Keren nggak kita semua ini ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: