Niat Saja Tidak Pernah Cukup

17 September 2008 pukul 12.03 | Ditulis dalam Uncategorized | 16 Komentar

Ya, ini tentang kejadian itu. Kejadian penuh cerita di pasuruan, ketika puluhan nyawa manusia terlepas dari jasad mereka dalam sebuah aktivitas beraroma indah bernama pembagian zakat.

Terlepas dari pernyataan penutup, “ini sudah takdir” yang membungkam semua perdebatan itu, mungkin ada yang bisa menjadi pelajaran bagi sisa manusia yang masih hidup ini.

Membantu manusia lain yang kurang mampu adalah perintah Tuhan. Bahkan tanpa perintah Tuhan pun, membantu orang lain adalah sebuah keinginan mendasar bagi setiap hati yang bukan psikopat.

Mengutip postingan Nesia, Abraham Lincoln pernah berkata “When I do good, I feel good. When I do bad, I feel bad, that’s my religion!”

Ya, berbuat baik adalah kebutuhan manusia, bukan kewajiban. Kebutuhan manusia untuk mengikuti naluri kebaikan yang ditiupkan dalam nurani masing-masing.

Masalahnya adalah, perbuatan baik yang dilandasi niat baik saja ternyata tidak cukup. Niat baik itu harus diikuti dengan pelaksanaan yang baik dan hasil yang baik.

Banyak contoh niat baik yang berakhir buruk. Satu yang baru adalah pembagian Zakat di pasuruan itu. Kurang baik apa zakat itu? Kurang baik apa niat si orang kaya itu? Lalu kenapa hasilnya malah puluhan anak menjadi yatim dan media haus darah kembali berpesta?

Atau supertoy? Padi keren yang katanya akan membuat petani Indonesia kaya. Namun pada akhirnya hanya menjadi penyumbang kerugian bagi petani yang menanamnya. Saya meyakini – dibalik motivasi proyek dengan keuntungan besar – ada niat tulus memperbaiki kualias hasil produksi petani dengan program uji coba bibit padi supertoy yang diniatkan panen berkali-kali setahun itu.

Meski telah diselesaikan dengan cara memberikan ganti rugi pada petani, kejadian itu telah menanamkan trauma dalam mencoba sesuatu yang baru.

Lalu apa yang salah?

Mungkin dogma Innamal ‘amalu binniat sudah terlalu melekat. Asal niat baik, pasti ada jalan baik. Melupakan persiapan yang baik, melupakan perencanaan yang baik, melupakan manusia pelaksana yang baik, dan hasilnya memang tidak begitu baik.

Sekali lagi, niat saja tidak cukup, niat harus diikuti dengan tindakan. Dan tindakan saja tidak dapat dibenarkan jika tidak dilakukan dengan baik.

Akhirul posting:
Niatkan baik
Lakukan baik
Berdoa baik
Terima hasilnya dengan baik…

Iklan

16 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. […] Lalu bagaimana? […]

  2. yg lebih kacaunya lagi pak, niatnya aja emg udah jelek…

    Togas last posting..Tuhan Bagai Cewek Seksi yang Diperebutkan Pemuda Mabuk

  3. iya.. kalau cuma niat baik tapi perencanaannya kacau… hasilnya kemungkinan besar akan kacau juga…

    itikkecils last posting..Back for Good

  4. lagi-lagi terbukti, kalau bulan ramadhan ini membuat seseorang jauh lebih bijak dari aslinya ….

  5. setuju…
    Apa2 yang baik itu, jika dilakukan dengan baik, pasti hasilnya baik.
    Pertanyaannya, masih adakah seperti itu disini 😦

    indahjulis last posting..Demi Masa Depan

  6. setuju..

    FaNZs last posting..Gue dapet PR jugah 😀

  7. wayah ini kada kawa lagi ky bahari, padi satahun sakali wahini dua ato tiga kali satahun tapi tatap ai rugi jua,,, maka kita ni pasti dah tamakan baras nang ba zat kimia..ya kalo

    baburinix!s last posting..es batu! jangan di amalakan

  8. Belajar dari pengalaman, mungkin hanya itulah kunci sukses seseorang, namun kalo masih gak bisa belajar jg, berarti orang tersebut sama saja b****.

  9. Tetap saja, saya masih mempertanyakan niat baik si pemberi zakat. Apa murni tulus mau membantu atau hanya riya? Kalau hanya mau membantu kenapa zakatnya tidak disebarkan ke rumah-rumah mereka yang membutuhkan saja? Kenapa harus massa dikonsentrasikan di satu tempat, tanpa pengamanan yang memadai, tapi dipenuhi wartawan ?

    *ah, mendahulukan prasangka buruk memang nikmat…*

    Ameds last posting..Mukena Baru

  10. Sekedar langkah antisipasi. Agar hal yang sama tidak terjadi di banua kita. “Ulun siap menerima akan Zakat pian dengan ikhlas dan ridho,” he..he..he..

    Syafwans last posting..“Bulan Ilalang”

  11. Mungkinkah merupakan tanda awal ketidakpercayaan umat Islam terhadap Badan Zakat? 😀

    Teddys last posting..Lembur..

  12. saya jadi takut mau membagikan zakat buat 10ribu fakir miskin, kalau itu saya teruskan bisa-bisa saya gak jadi lebaran. he he he bercanda.

    panitianya itu bodoh bos ae jadi sampai kaya itu.

    isuur loewengs last posting..Pengemis

  13. begitulah, tidak semestinya niat baik memuntahkan kematian…

    awyms last posting..Akhirnya

  14. niat dah bulat, iman kuat, amin gak kuat ya gini deeeewh [just kidding mode on] hehe.. bagus banged postingannya, gak nyangka deh, inspiratif banged ternyata “man-sup” nih 😀

    cumies last posting..Notepad Template Xml untuk Blogspot

  15. Nah……di Bank CIMB Niaga (dulunya Bank Niaga)Banjarmasin, ramadhan biasanya ada buka bareng ma anak2 panti, tapi tahun ini kami mencoba membantu renovasi musholla di belakang kantor kami yang sudah mulai tidak layak digunakan…. Apakah hamba2 ALLAH ini mo ikut mneyumbang……..????????

    soulharmonys last posting..Ditemukan Plaza Berusia 5.500 Tahun

  16. Bener juga sich. Hiks..Hiks…, CR juga pernah begitu.Bahkan lebih dari sekali. Kaya nyebur di kolam derita berkali-kali.Pengen berbuat baek, malah celaka. Awalnya sich menCACI dll ma sank pencipta. Tapi, sekarang wiz sadar. Kalau orang baek emank banyak cobaannya.Contohnya aza para Nabi. kurang baek apa coba ke umatnya. Eh yang didapat malah sebaliknya.
    Jadi sekarang positif tinking aja.
    Kita baek tapi dapat kesengsaraan
    Berarti kita sedang dapat ujian akhir semester dilevel skrang.
    Kalo lulus naek kumuliaan kita.
    n semoga kita jadi hambaNya yang Mulia di mataNYa. Amien…

    chesya31s last posting..Sosok Lelaki Pecundang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: