Parents, Stop Giving Your Under-age Children Motorcycle!

31 Agustus 2008 pukul 16.25 | Ditulis dalam Uncategorized | 20 Komentar

Sampai kapan kita membiarkan hal ini terus berlanjut?

PP 44 tahun 1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi dengan jelas menyatakan, Untuk memperoleh surat izin mengemudi, harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a.mengajukan permohonan tertulis
b.dapat menulis dan membaca huruf latin
c.memiliki pengetahuan yang cukup mengenai peraturan lalu lintas jalan dan teknik dasar kendaraan bermotor
d.memenuhi ketentuan tentang batas usia yaitu (16 tahun untuk surat izin mengemudi golongan C dan D, 17 tahun untuk surat izin mengemudi golongan A, dan 20 tahun untuk surat izin mengemudi golongan B I dan B II )
e.memiliki ketrampilan mengemudikan kendaraan bermotor
f.sehat jasmani dan rohani
g.lulus ujian teori dan praktek

Sudah lah kita tidak membahas tentang banyaknya SIM yang diperoleh tanpa ujian teori dan praktek, karena itu sulit dibuktikan. Tapi mari kita lihat yang kasat mata. Anak seragam SMP naik motor, lewat di depan polisi tapi tidak ada tindakan?

Berapa banyak memangnya anak SMP yang berusia diatas 16 tahun??

Logika sederhananya adalah,

  • Tidak Punya SIM + Naik Motor = Pelanggaran
  • Anak SMP + Punya SIM = Pelanggaran Batas Usia
  • Anak SMP + Naik Motor = PASTI PELANGGARAN

Tanpa bermaksud meremehkan usia, tapi anak seumuran SMP memang belum bisa diharapkan bertindak bijak di jalan raya. Mereka cenderung memuaskan rasa penasaran mereka terhadap kecepatan. Selain itu, mereka juga cenderung masih pada tahapan penolakan terhadap aturan. Bukan kombinasi yang bagus untuk dilepas di jalan raya.

Salah siapa? Bukan salah si anak, tentu, karena seperti yang saya bilang usia mereka belum memungkinkan kita meminta pertanggungjawaban.

Maka semua orang dewasa, harus berubah pola pikir.

  • Polisi, jangan segan bertindak jika melihat anak naik motor di jalan raya. Itu tugas anda Dan!
  • Orang tua, jangan memberikan kendaraan bermotor untuk anaknya jika memang belum cukup usia. Saya tau anda mampu membelikannya, tapi ini masalah nyawa, bukan hanya nyawa orang laint tapi juga nyawa buah hati anda. Tidak ada ego pribadi yang sepadan dengan resiko kehilangan nyawa.
  • Blogger, posting pengalaman lalu lintas anda

Akhirul Posting, saya ingin kita semua menyadari, di tengah-tengah maraknya pasar modern dan ruko di kota kita, masih belum ada toko yang menjual nyawa cadangan…

Related Link:
http://ldk-amal-iain-antasari.blogspot.com/2008/08/sederhana-ikhlas-dan-tawadhu-in.html
http://www.caplang.net/2008/08/12/lomba-menulis-blog-share-the-road/

Iklan

20 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. […] [lanjut untuk tau persyaratannya] […]

  2. Setuju.
    Masa ank2 naik motor, bahayaaa tauu. .

  3. saya malah pernah lihat anak SD naek motor… 😛

  4. harusnya kan ada tempelan BO (bimbingan orang tua)di sepeda motor anak kecil itu…

  5. tapi masalahnya siapa yang mau mengantar mereka ? dan kaw sendiri dulu ? hayoooo 😀

  6. Setuju aja kalo anak2 ngga boleh pakai sepeda motor..maklum sekarang sudah ngga kaya dulu lagi jalanan masih sepi…Aku aja pernah mau ditabrak abg dijalan untung dianya yang nabrak median jalan.

  7. Setuju banget… anak-anak ituh kalo naik motor seakan2 jalanan milik mereka sendiri, ga nyadar tentang keselamatan mereka sendiri, apalagi orang lain

  8. saya trauma dengan pengendara motor yang ugal-ugalan.
    anak bawah umur + motor = bencana….

  9. Tidak setuju, harusnya dibikin undang-undang khusus bagi anak-anak yg ingin berkendara.

  10. saya sering liat anak2 smp sekrang kalo ke skul bawa motor sendiri,, lah itu gurunya kok ngijinin yak???

  11. tang tuha haja banyak yang kad be SIM bos ae, bisa-bisa yang pakai seragam polisi juga kada baisian SIM ha ha ha, kita ke pasar wadaikah. tapi SIM jangan ketinggalan

  12. kmrin di sebuah jalanan di bandung yg cukup ramai saya ngelihat ada anak2 kecil dgn motor trailnya sedang berkendara di jalanan. dan saya jd miris, knapa ortunya justru malah bangga?

  13. Pride and prestige
    *bahasa apa ini*

    Segera kampanyekan bike to work, bike to school dll!!!

  14. Lho, sejak kapan jadi dotcom? Ajarin dong! japri ya.

    Btw, air cucuran jatuhnya ke pelimpahan juga, orang tuanya goblok ga tau aturan, anaknya ya sama, sama-sama melanggar aturan dan membahayakan orang. Giliran memicu kecelakaan ga mau disalahkan, harusnya anak-anak dan orang tua tak tahu aturan itu dilindas berkali-kali, bolak balik sampai menyatu dengan permukaan jalan.

    *iya, saya ingat kalau sedang puasa kok*

    *ternyata untuk komen javascript harus enabled toh… mau apa toh*

  15. Anak SMP <16 tahun pakai motor…
    Yang salah motornya, anaknya, atau aturan batas usia…
    Bagaimana kalau batas usia digeser?.
    Bagaimana kalau batas cc diubah?
    Bagaimana kalau sepeda?.
    Apa beda bahaya naik sepeda di jalanan umum sama naik motor di jalanan umum….
    apalagi jalan tanpa fasilitas untuk kendaraan motor/sepeda…
    Wah… banyak yang harus dipikirken juga…
    tapi
    bagaimanapun
    anak es em pe naik motor dan melanggar di jalan raya, polisi dan guru diam artinya polisi dan guru tidak tahu umumr siswa atau polisi dan guru tidak perlu mengajarkan generasi muda mematuhi aturan lalu lintas….
    Dan,
    Orang tuanya bangga lagi, anaknya yang kecil sudah motor-motoran… 😦

    agorsilokus last posting..Guru dan Sekolah Mencari Tambahan Penghasilan.

  16. klo di indonesia di jalan2 sepertinya banyak sekali anak anak naik motor dan tidak memakai helm lagi.

    vincent tses last posting..4 Model iPod Nano Mudah Terbakar?

  17. Wahaa…
    Kalo’ di daerah saya sekarang, anak-anak juga jago ngendarai motor. Jarang ada angkot, jadi terpaksa dah…
    😆

    HeLL-dAs last posting..Epidemi AIDS

  18. Hi
    You shoud be the journalist with your nice talent

  19. setuju….. postingan OK neh…
    pengalaman: anak2 sekolah terutama SMP nekat2 kalo pake motor, ngebut keterlaluan!! beberapa kali ak bermasalah ama anak SMP di jalan, nabrak mobil lah, nyerempet lah, yg ujung2nya ortunya yg minta maaf n pasti bilang “maklum mas, masi kecil”
    lah uda tau anaknya masi kecil kok ya dikasi gitu… heran sama orang2 tua itu!!!” coba kirim postingan ini ke kompas aja biar semua orang baca!!!

  20. […] tulisannya not superman human, tentang anak kecil yang kerap naik motor, apalagi membaca kesimpulan dari itikkecil bahwa anak […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: