Musuh Terakhir

5 Juli 2008 pukul 12.43 | Ditulis dalam Uncategorized | 26 Komentar

Menjalani sebuah petualangan penuh tantangan. Satu kemenangan yang terus disusul perjalanan berikutnya yang lebih menyulitkan.

Melawan musuh-musuh tak terbayangkan.

Mulai dari sekedar jamur berkaki yang harus dilompati, hingga monster berkepala calon mertua.

Semua sudah dilewati.

Hingga tiba pada musuh terakhir, yang ternyata…

Saya sendiri…

dan ramalannya menyebutkan: “neither can live while the other survives”.

26 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. belum yakin nih??

  2. @ ulan
    nyamber aja mba…
    Yakin? entahlah, saya hanya sedang bersiap untuk pertempuran terakhir….

  3. Kalo semua manusia bisa sukses membunuh diri sendiri maka iblis bisa masuk surga… 😆

  4. @ CY
    Siapa yang mau bunuh diri bos? Mau bertempur, sekali lagi, bertempur..

  5. wah..lawan manusia super berarti manusia super lagi…jangan sampai ada korban tidak bersalah jatuh ditengah-tengah pertempuran yah…

  6. @ koko
    Jadi ingat Superman III tadi malam…

  7. makanya daripada bertempur mending maen catur aja

  8. @ koko
    Mending maen cewe,,,,

  9. musuh yang paling utama adalah diri sendiri…🙂

  10. @ yoyo
    kapan menangnya yak?

  11. Udah atau belum pertempurannya? Siapa yang menang?

  12. @ MAW
    Masih berlangsung kang, ketat neh…

  13. ini game Mario Bros ya? kok ada Jamur berkaki?

  14. Ini ceritanya tentang pemuda yang mau nikah, terus melangkah naik-turun gunung dan lembah, sampe kemudian berhadapan dengan calon mertua, namun tetap tabah…

    Tapi terakhir jadi ragu buat nikah…

    Gitu ya?😛

    *digebuk karena spoiler*

  15. kayak harry potter aja lu. nggaya…

  16. @ fistonista
    ‘Inspired by’ brother😛

    @ alex®

    *Lempar granat nanas*
    Asem! Ini bukan tentang kamu bro, bukan tentang KAMU!
    Lagi pula, kenapa harus naik turun gunung lembah untuk menikah??

    @ cK

    8)

  17. Memang sulit kalau lawannya adalah diri sendiri. Salam kenal.

  18. @ Rafki
    Yang tersulit sejauh ini pak

  19. terakhir…itu bisa menjadi suatu hikmah..ato bisa menjadi pelajaran yg ruarrr biasa…. ah…jadi ngawur saya…maklum cuman tukang tambal…hehe

  20. @ tambal ban
    Saya malah belum bisa menambal ban, he…
    Kalo menambal hati sering…

  21. saya ga ngerti nih apa yang saya baca (error)
    waakakakakkakaka
    tabik!

  22. jadi keputusannya apa nih????
    masih mencari-cari alasan ya😀

  23. bunuh aja salah satunya, beres kan..

  24. gak bisa diajak berteman gitu?

  25. lebih sulit mengalahkan diri sendiri dibanding mengalahkan musuh, karena semua kekuatan ada dalam diri kita, apabila kita tdk bisa menjinakkannya maka bahaya sudah siap mengintai kita, salam kenal dari gw …
    mas, gw masukkin ke blogroll yaaa

  26. @ awym
    kamu emang error

    @ itikkecil
    😉 kok ibu ini tau ya??

    @ warmorning

    Mbunuhnya susah!

    @ koko

    Diajak beteman susah, musuhan tambah susah

    @ iwan andriawan

    Silahken mas, tapi saya jarang update blogroll


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: