Dear Mr. President

17 Juni 2008 pukul 00.18 | Ditulis dalam Uncategorized | 23 Komentar

Dear Mr. President of Indonesia.

Bagaimana kabar bapak? Saya doakan setulus hati dan jiwa saya agar Bapak beserta bawahan bapak semua baik-baik, sehat, segar, normal otak dan jiwa. Sehingga dengan demikian bapak dapat memimpin negeri ini menuju suatu kondisi yang kita sepakati dapat disebut lebih baik.

Tepat sekarang, ketika tulisan ini diketik, adalah menit ke 150 saya menjadi bagian dari satu antrian panjang di depan SPBU di jalan Ahmad Yani KM. 17 Kalimantan Selatan. Saya dan kendaraan saya bersama dengan ratusan kendaraan lain berjejer menunggu giliran pengisian bensin.

Dan ketika paragraf ini diketik, petugas SPBU nun jauh puluhan meter di depan sana berteriak pak “Ya, bensin dan solar untuk hari ini sudah habis!”

Habis, artinya saya dan pengemudi lain yang sedang antri ini kembali tidak memperoleh bahan bakar untuk aktivitas transportasi kami sehari-hari. Kalau bapak sibuk, tidak sempat membaca koran, melihat berita televisi atau sekedar membuka internet, maka saya bersedia memberi informasi kepada bapak.

Sejak 3 hari yang lalu pak, pasokan BBM di seluruh Kalimantan Selatan tersendat total. Akibatnya SPBU tidak melayani pembeli. Akhirnya, transportasi darat baik umum maupun pribadi terganggu, aktivitas kerja dan ekonomi kacau balau, pendidikan terganggu dan banyak runtutan masalah lainnya yang terus terjadi.

Saya tidak melebih-lebihkan pak. Hari ini saya harus menemani siswa-siswa saya ulangan kenaikan kelas, tapi karena motor saya tidak mendapat bahan bakar, maka saya tidak bisa ke sekolah.

Lalu dua mahasiswa tetangga saya tidak bisa kuliah karena motor mereka juga tidak terisi bensin sejak kemarin.

ABG manis di belokan komplek tadi pagi menangis karena motornya tidak bisa dihidupkan karena tangki bahan bakarnya kosong. Padahal dia harus ulangan hari ini.

Dan, akibat tidak ada pasokan solar, pembangkit listrik diesel PLN juga tidak bisa bekerja. Sejak tadi malam, pagi, siang lalu sore hari sebagian besar jaringan listrik kami tidak berfungsi pak.

Kenapa pak? Naik angkutan umum? Ah, sebelum saya memutuskan antri membeli bensin, saya sudah sempat menunggu angkutan umum di tepi jalan sejak pagi, 50 menit saya menunggu, tidak ada angkutan umum lewat karena mereka juga kehabisan BBM.

Apa lagi pak? Beli eceran? Kalau SPBU saja tidak dapat pasokan dari pertamina, bagaimana mungkin penjual eceran punya pak? Ada memang yang menjual di eceran, tapi bapak tau harganya? 15.000 hingga 25.000 perliternya pak. Luar biasa memang mental sebagian rakyat bapak itu.

Pertamina menyatakan itu pasokan terhambat karena kondisi alur sungai barito pintu masuk untuk tongkang mereka ke pelabuhan Trisakti tidak bisa dilewati. Tapi ternyata itu dibantah pak, oleh administrator pelabuhan. Menurutnya, alur barito lancar.

Lalu ini salah siapa pak?

Entahlah, itu urusan bapak menanganinya. Jujur, saya tidak memilih bapak ketika pemilu 2004 lalu. Saya tidak memilih siapapun waktu itu. Tapi karena bapak sekarang adalah presiden Indonesia, yang juga berarti presiden Kalimantan Selatan juga, presiden saya juga, maka saya berpikir wajar saya berharap bapak bisa mengatasi masalah ini.

Apakah setelah masalah ini berakhir saya akan memilih bapak 2009 nanti? Itu juga belum saya putuskan saat ini. Meski kecenderungan jawabannya adalah tidak.

Sudah dulu ya pak, jari saya pegal mengetikkan tulisan ini melalui tombol-tombol handphone saya. Kalau bapak ingin lebih jelas, silahkan buka link yang saya berikan di bawah ini.

Pertamina Janji Senin Akan Normal

Amien Rais Pun Terkejut

BBM habis tak bisa keluar rumah

23 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Presiden pun menjawab:
    Maaf, saya hanya seorang Presiden, bukan pimpinan Pertamina…

    benar² menyebalkan !!!
    Pertamax yg harganya sudah lebih tinggi juga kosong barangnya.😦

  2. jadi pemilu besok mau pilih pak amin? hohoho

  3. weh?? sepanjang itu??
    150 menit??
    ckckckckck.. sabar om..

  4. Barusan merayu mba-mba tukang jual bensin eceran, dapat 13 rebu seliter.. Huff..

  5. sorry to hear that….. saya gak tahu harus ngomong apa. soalnya gak pernah antri beli bensin.

  6. memangnya negara ini masih punya ‘presiden’ ?!

  7. Pemilu besok pilih Habib rizieq, he..he..

  8. negara kaya sumber daya alam tapi lebih suka dijual eke negeri tetangga karena harga yg lebih mahal?😆

  9. Pemilu besok pilih Habib rizieq, he..he..

    *ngakak*

    Ide yang patut dipertimbangken…

  10. benar-benar surat yang tulus. 8)

  11. meski saya bukan asli orang Banjarmasin saya turut prihatin dan kecewa dengan kondisi banjarmasin sering diwarnai kelangkaan BBM….cape deh

  12. slam kenal http://www.hamsin.wordpress.com

  13. Nulis sepanjang ini dengan hengpon?😯
    Masaolo.. *menjura..

    Ah, tapi saya ragu Bapak Presiden kita yang terhormat bakal mbaca ini..

  14. tolong pemerintah…tarif tambal juga dinaikan yah…

  15. Jadi gimananya itu? Kudeta, anyone?:mrgreen:

    *kunyah kuaci*

  16. maap dek..saya sibuk, ndak sempet baca blog..
    wekekekeke..

    lam kenal ah. blogwalking nih !

  17. hahahhaa..moga-moga dibaca deh ama presiden kita. :p
    blogwalking. lam kenal🙂

    it’s such a nice blog!

  18. Dhil, mau gue modalin jadi Capres ndak?

    Mudah aja, asal kalo elo keilih ntar semua tender dan urusan bisnis gue jadi mudah. Setuju? Simbiosi mutualisme kan?

    *bakar menyan*

  19. Kenapa pak? Naik angkutan umum? Ah, sebelum saya memutuskan…

    Apa lagi pak? Beli eceran? Kalau SPBU saja …

    Saya sempet mempertanyakan pertanyaan itu. Ternyata… sedih banget, ya. No more words can be said…

  20. Kalo Pemilu entar jgn pilih Habib Rijik,
    mending pilih empok Nori aje Ye!
    Ato Kduanya entu jd Presiden Skaligus wakilnye!
    Pasti negara Ini bakal ANCUR makmur!

  21. Kalo Pemilu entar jgn pilih Habib Rijik,
    mending pilih empok Nori aje Ye!
    Ato Kduanya entu jd Presiden Skaligus wakilnye!
    Pasti negara Ini bakal ANCUR makmur!

  22. kata mr. President : wedew.. pak presiden ndak sempet baca gini2ian.. lagi sibuk.. banyak urusan..

    kata nana : Nana siap kok nggantiin hehehehehe mumpung lagi nganggur neh:D

    vote for Nana ketik reg(spasi)nana kirim ke 1234

    hehehehe

  23. Mansup, Dear Mr. SBY kok hampir sama ya ceritanya ma Andai kita jadi SBY? mgikut, ya? Chesya Rindu ngepostnya 14jun, dirimu 17 jun. Ayo…!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: