Perempuan…

11 Juni 2008 pukul 23.42 | Ditulis dalam Uncategorized | 17 Komentar

Pertanyaan : Apa coba, yang lebih mengesalkan dibandingkan konflik atas nama agama di tengah pusat kota di saat otak sedang keruh karena kenaikan harga BBM dan manajemen payah penguasa yang tidak mumpuni?

Pertanyaan : Apa yang lebih melelahkan dibandingkan menempuh perjalanan ke tempat kerja 3 jam bolak balik naik turun gunung yang tidak bisa dilewati mobil, menjadi juri acara penting dengan bayaran kurang dari B L T, mengajar kursus anak sekolah menengah yang manja kaya kukang, dan tidur yang hanya kurang dari 4 jam setiap hari?

Pertanyaan : Apa yang lebih menekan batas kesabaran daripada pemadaman listrik saat sedang mengetik jurnal ilmiah penting yang belum disimpan di hard-drive, pengemudi angkutan umum dan angkutan tambang sinting yang lebih menghargai duit setoran 50 ribu rupiah dibandingkan nyawa manusia, dan seseorang mengaku teman yang selalu menikam dari belakang?

Jawaban :

Menghadapi perempuan yang sedang PMS (!)

Iklan

17 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. ah…itu hanya perasaanmu saja, dil. jangan terlalu sensitip gitu lah… 😆

  2. PMS itu apa, ya? :mrgreen:

  3. Kalo saya, memilih menjauh sampai badai reda.

  4. wakakakakkakakakakkakka…. ckckckkckck… salut deh ama perempuan PMS, emang perempuan tuh sakti kok..

  5. PMS ini overrated apa excuse sih 😀

  6. heran….

  7. saya gak sesadis itu kok kalo lagi pms….
    mungkin dik fadil saja yang terlalu sensitif.

  8. tapi ada kalanya cowok mesti mengerti pms itu apa…dan seperti apa…hehe

  9. Eh,siapa ‘teman’ yang ngaku jadi temanmu lalu ‘stabs you from behind’ Hung? Biasanya yang nyucuk dari belakang itu homox! Jd kesimpulannya: imak behomoan lawan sapa?
    😛

    Ya,ya. Saya ngerti ko betapa susahnya ngerti cewe yg lg itu. Yang tabah ya..

    Ingat,anak sudah 3,semuanya perlu kasih sayang dari kedua ortunya..

    *nulis di keypad hp. Repot!*

  10. loh? kok trekbeknya ke saya… :mrgreen:

  11. Pertanyaan : Apa coba, yang lebih mengesalkan dibandingkan konflik atas nama agama di tengah pusat kota di saat otak sedang keruh karena kenaikan harga BBM dan manajemen payah penguasa yang tidak mumpuni?

    jawaban : yang paling ngeselin yang naikin harga tapi ndak ngerasa udah nyusahin orang banyak…

    Pertanyaan : Apa yang lebih melelahkan dibandingkan menempuh perjalanan ke tempat kerja 3 jam bolak balik naik turun gunung yang tidak bisa dilewati mobil, menjadi juri acara penting dengan bayaran kurang dari B L T, mengajar kursus anak sekolah menengah yang manja kaya kukang, dan tidur yang hanya kurang dari 4 jam setiap hari?

    jawaban : yang paling melelahkan kayaqnya orang yang kudu dengerin curhat anda terkait dengan keluhan anda di atas… (^_^)

    Pertanyaan : Apa yang lebih menekan batas kesabaran daripada pemadaman listrik saat sedang mengetik jurnal ilmiah penting yang belum disimpan di hard-drive, pengemudi angkutan umum dan angkutan tambang sinting yang lebih menghargai duit setoran 50 ribu rupiah dibandingkan nyawa manusia, dan seseorang mengaku teman yang selalu menikam dari belakang?

    Jawaban : yang paling menekan batas kesabaran adalah sopir mikrolet yang ndak boleh naikin tarif angkutan lebih dari 500 perak, sementara pemerintah naikin harga BBM-nya gila2an..

    Pertanyaan : apa yang paling ngeselin selain punya pemimpin yang suka nyengsarain rakyat dengan naikin harga BBM?

    Jawaban : Menghadapi perempuan yang sedang PMS

  12. Kalau perempuan itu nggak punya hubungan apa-apa denganmu, ya nggak jadi masalah… 😆

    Tapi selalu ada cara untuk menghadapinya kok. Selalu ada cara menaklukkan badai, walaupun bisa kena luka parah. :mrgreen:

  13. hahaha *ngakak baca komen momon*
    jgn2 emang jadi excuse aja biar bisa marah2.
    tapi bener lho, pas PMS suasana hati kyk roller coaster.. naik turun. pas lg naik ada yg ngeselin.. jadi deh. 😀

    *berlalu smbil nyanyi “karena wanita ingin di mengerti….*

  14. Saya sedang PMS nih … asli nyebelin memang 🙂

  15. @ocha: pria pun ingin dimengerti 😀

  16. disekitar orang-orang pms harus sabar menjadi sasaran emosi mereka yang kadang-kadang bisa meledak seperti hujan deras, api panas atau batu gunung,..hi..atau hutan lindung

  17. Hehehehe..perempuan dengan PMS?yep! been there done that!
    kalo emang sang perempuan adalah bagian dari hidup kita, sudah sepantasnya menerima dia dengan sepaket dirinya termasuk PMS yang harus dilewatinya, masa mau enaknya aja!! hehehe.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: