Dua hari Bersama Seleb

8 Mei 2008 pukul 14.23 | Ditulis dalam Uncategorized | 41 Komentar

Bersama saya maksutnya:mrgreen:
Narsis saya kumat lagi (kapan ga kumatnya??)

Pagi pertama, saya kerja di rumah. Menjelajah mencari bahan-bahan untuk bekerja sambil diselingi mendengarkan curhat seorang teman yang berjanji akan mengirimkan koleksi Animenya untuk saya sebagai timbal balik konseling yang saya berikan.

Sorenya, saya dan Amet kujuk-kujuk ga karuan di Banjarmasin. Seharusnya kami mengikuti meeting dengan pihak Telkom sebagai kelanjutan rencana lomba blog Kalsel. Namun karena kurangnya koordinasi, kami gagal menemukan lokasi pertemuan.

Untuk melupakan kekesalan, saya mengalihkan pikiran pada tubuh-tubuh yang saya temui di jalan.

Malamnya, demi membantu seorang teman lainnya yang punya lembaga kursus, saya kembali mengiyakan permintaan untuk memegang tanggung jawab di sebuah conversation class. Celakanya, karena si teman tau saya hanya niat membantu, maka dia percaya niat baik saya tidak boleh disia-siakan. Saya harus membantu secara total.

Mulai dari memperbaiki perangkat audio kursus yang rusak sampai memfotokopi bahan kursus yang kurang pun saya jalani.

Celakanya lagi, peserta conversation class itu sangat beragam. Mulai dari Octavia yang besoknya masih harus mengikuti UN SMP, Wita si anak anggota DPRD yang baru kelas 1 SMA, Luisa yang remaja masjid, Isabela yang mahasiswa komputer, Bapak Tri dan Joni yang dosen, Pak Arya yang pimpinan Bank sampai Pak Ruslan yang Profesor. Benar, P-R-O-F-E-S-O-R! Ngapain Bapak Profesor ikut conversation class??? Buset si bapak, semangat belajarnya tinggi banget!

Yang jadi masalah adalah, conversation class berarti banyak diskusi, banyak dialog dan pembicaraan. Bayangkan bagaimana kesulitan saya menjembatani diskusi antara Bapak-bapak dosen yang standarnya tinggi dengan pasa siswa SMP SMA yang sebentar-sebentar HPnya bunyi??

Tapi untunglah peserta kursus ini pinter-pinter. Meski nampak santai, para orang mudanya tetap niat belajar, sementara para orang dewasa cukuip menghargai keberadaan orang-orang muda.

Pertemuan pertama kursus malam itu, lancar. Tinggal 19 pertemuan lagi *Stress*

Malam itu saya terkapar kelelahan.

Pagi berikutnya, saya harus menjalankan tanggung jawab resmi sebagai public servant. Dan ngomong-ngomong, tentang posting Mysterious Building ini, sepertinya sebagian besar komentator pinter-pinter.

Yap, dua gambar itu adalah bangunan sekolah. Lebih tepatnya sekolah dimana saya ditempatkan😥
Sekolah yang belum tersambung aliran listrik, belum punya buku paket, belum punya kantor guru (Kantor gurunya digabung ruang kelas, jadi kalau jam pelajaran, guru yang tidak mengajar harus keluar mencari tongkrongan di tempat lain), tapi jangan khawatir, sekolah ini sudah punya foto presiden dan wakil presiden pilihan rakyat yang tersenyum bangga mengawasi kami dari piguranya di atas papan tulis kapur.

Ini skrinsyut bagian dalamnya.

Siangnya selesai tugas di sekolah, saya ke Duta Mall. Ngemeng-ngemeng, jarak sekolah dan rumah saya adalah 3 jam perjalanan bolak balik. Ga bisa pake mobil karena jalannya sempit dan turun naik gunung. Kalau lagi beruntung, kita bisa ketemu ular lagi berjemur pagi-pagi di tengah jalan:mrgreen:

Dan murid-murid saya yang jumlahnya sangat berpedoman pada dasar negara itu, berangkat dan pulang sekolah dengan berjalan kaki. Minimal mereka hanya punya sepeda jengki berwarna merah muda yang dipakai bergantian.

Ini suasana diperjalanan menuju sekolahan.

Kembali ke Duta Mall, saya ada janji dengan Mina sore itu. Kami membicarakan masalah pengajaran bahasa Inggris di Fakultas Kedokteran UNLAM, tempat si ibu Mina ini menjadi dosen. Kalau saya dianggap kompeten, rencananya nanti para mahasiswa kedokteran di UNLAM itu akan memanggil saya DOSEN BAHASA INGGRIS, Hohoho… Statusnya? DOSEN LUAR BIASA (Padahal aselinya tenaga pengajar kontrak😉 )

Iseng kumat, di Duta Mall saya ngambil skrinsyur lagi.

Selesai ngobrol bareng Mina dan Temannya dari Fakultas Kedokteran, saya jalan bareng Bawel. Muter-muter tanpa tujuan sambil berbincang. Yah, sebuah penutup hari yang sempurna dan menyenangkan untuk melupakan 2 X 24 jam yang melelahkan.

Penutup:
Kenapa pula saya rela menghabiskan waktu sebegitu banyak untuk MEMBANTU orang lain? Hohoho, saya tidak setulus itu. Saya hanya membayangkan point-point yang saya dapatkan nanti ketika mengurus SERTIFIKASI GURU.

Bayangkan, pada pengajuan sertifikasi nanti saya akan memiliki surat keterangan pernah menjadi WARTAWAN, MENGAJAR KURSUS PROFESOR dan MENJADI DOSEN LUAR BIASA, ah… *terbayang-bayang tunjangan sebesar 1 kali besar gaji tiap bulan yang akan didapatkan 5 tahun lagi*

41 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. […] Click HERE to find the […]

  2. gyah… kirain wc nya…
    lo foto Mina mana?
    kok suka banget ngumpulin foto bokong cewek

    seleb nya siapa?
    amed sama mina ya?

  3. Untuk melupakan kekesalan, saya mengalihkan pikiran pada tubuh-tubuh yang saya temui di jalan.

    ….
    Kebiasaan yang sama tidak baik…🙄
    *munafiq mode ON*

    tapi jangan khawatir, sekolah ini sudah punya foto presiden dan wakil presiden pilihan rakyat yang tersenyum bangga mengawasi kami dari piguranya di atas papan tulis kapur.

    *kopi nyembur*

    Gyahuahauahua…. pinterrr… pinterr…
    Pilihan katamu memang mantep, brotherkuh😆

    Iseng kumat, di Duta Mall saya ngambil skrinsyur lagi.

    ….
    *siap-siap cek inbox email utk skrinsut sikrit*

  4. saya khawatir murid-muridnya ngelihat keusilan bapak gurunya ini…😆
    *sok serius*
    ______________________________________________
    sukses pak, untuk sekolahnya… yang mirip rumah hantu😳

  5. @ Itikkecil
    Nyari foto mina? Tebak yang mana foto bokong Mina?:mrgreen: *Dihajar pake suntikan bekas*

    Ga ada poto blogger kok bu, kalo saya muat, takutnya mereka balas dendam majang poto saya lagi mandi…

    @ Alex

    Maaph lex, skrinsyut sikrit terpaksa saya nikmati sendiri saja, enggan berbagi dosa😛

  6. @ goop
    Ga papa murid saya liat, biar mereka tau gurunya juga manusia. Yang juga tidak tega melihat mereka tersiksa menghadapi ujian negara hingga rela masuk penjara demi membantu muridnya *sok serius juga*:mrgreen:

  7. wiih lady biker naek thunder😀
    sayangnya ga pake helm…

  8. @ edy
    Thundernya baru pulak bos, masih ga pake plat nomer

  9. tumben ga majang poto sendiri…tapi syukurlah, saya gak perlu memuntahkan makan siang saya…

  10. @ cK
    Masih makan siang??? Diet hayooo…

  11. Gurunya ngeblog ini jam sekolahan🙄

    *masi cek inbox email*

  12. @ Alex
    Ini dah sore buset, sekolahan saya kelar jam 12. Dan selamat bermimpi mengawasi inbox:mrgreen:

  13. Mestinya itu sekolah pagi-sore…

    Biar gak banyak waktu terbuang…

    Biar makin cepat cerdas, biar Mr. Presiden + Mr. Wapres senyumnya makin lebar…

    Biar gurunya…

    Ah sudahlah!🙄

    *refresh inbox email sekali lagi*

  14. profesornya botak ga??
    -apa sich sez???

  15. [oot] Beraninya motret punggung! *kabuuur*

  16. Gua ikutan ke Malll

  17. iihhh ujung-ujungnya sertifikasi guru…apapun itu, tetap doakan mudah2an bisa jadi guru yang “sejahtera” untuk diri dan anak murid…

  18. Haiyah… Tebakanku salah.

    Jujur deh, se-ndesit-ndesitnya aku, males deh kalau dikasi sekolahan kayak gitu. Mana muridnya cumak lima orang. Beuh…

    Two thumbs up buat mansup!

    Btw masih, di radio kan?

  19. Itu ruslan dokter bukan? Itu dosenkuuuu!!

  20. *terbayang masa depan negara ini jikalau Fadil yang bahasa Inggrisnya ancur ancuran mengajar manusia manusia muda penerus kelangsungan bangsa*

  21. *lirik komen diatas*

    Keprihatinan yang memang agaknya harus disikapi dengan bijak itu, Rid…

    Saya juga prihatin 8)

  22. @ Alex
    Sorenya murid saya itu mesti sekolah agama lex.

    @ sez

    Profesornya biasa saja bu

    @ Goen

    Foto depannya ada, tapi saya nikmati sendiri😛

    @ Latip

    Saya males ke Mall sama cowo:mrgreen:

    @ HILMAN

    Just Kidding mas.. Just Kidding…

    @ MAW

    Radio sudah off pak, lagi fokus ke dunia pendidikan *halah*

    @ yetty

    Sepertinya bukan Yet, saya tanya mina katanya ciri-cirinya beda, bukan Pak Ruslan yang ituh

    @ Mr 49

    Saya juga tidak bisa membayangkan birokrasi negara ini kalau petugas absensinya tidak bisa pakai excel seperti anda:mrgreen:

    @ alex


    *Ga jadi ngirimin foto private lewat email*

  23. ente jadi dosen ? eheh bisa ngajar TOEFL private gak ? ah tp males, saya masih blom percaya n gak bisa nerima kalo english situ bagusan dari saya huehehehe

  24. … dan teruskan baktimu pada negara, nak… masalah sertifikasi, ah saya fikir itu cuma masalah kecil buat ente, mungkin gak sampe 5 tahun udeh bisa ente dapetin..

  25. sekali lagi ah, foto wanita dari belakang itu mbak mina & ibu bawel bukan ?😀

  26. *su’ujan mode ON*

    Ahh… memang ndak akan kamu kirimkan?

    Pasti ketauan waktu njepret dan kameramu dibanting😆


    *cek inbox email lagi*

  27. Ck ck ck

  28. (3 bulan lagi jadi siswa SMA yang memiliki sertifikasi mengajar bahasa Inggris)

    siapa tahu semangat belajar anak2 sekolah itu bisa jadi pelajaran juga…

    dan siapa tau si anak smp uan dan si anak sma nilainya lebih bagus dari bapak2 dan profesor…

  29. @ warmorning
    Bahasa Inggris saya memang tidak begitu dahsyat, hanya saja skill menghadapi orang lain saya teruji mumpuni:mrgreen:

    Sertifikasi target kedua sebenarnya, incaran pertama adalah S2 Belanda atawa Australia😎

    Dan bukan, foto itu bukan kedua wanita yang dimaksut

    @ alex

    Kirim.. tidak… kirim.. tidak… kirim.. tidak…

    @ alid abdul

    Chika ga ada di sini pak

    @ kabutorider

    Wuih, sudah dapat sertifikat ngajar?? Mantabs kali kau ini nak…

  30. Jadi total murid satu sekolahnya 5 orang????

  31. hello….

    salam kenal ya…

    aku blogger dari banjarbaru…

    jangan lupa berkunjung ke gubuk saya ya…
    di (http://universal-computer.blogspot.com)

    Thx

  32. …..

    Murid sekolahnya cuma lima orang?😕

    *prihatin*

  33. *males komen*

  34. *ngelirik yang males komen*

    Lama-lama blog ini jadi tempat nge-junk ini🙄

    *males komen penting2*:mrgreen:

  35. di banjarbaru ada juga yang kek gitu ya Dil?:mrgreen:

  36. *asik nonton pembunuhan karakter disini*

  37. wadow skrinsut gadis2nya….

    ada yg lebih mantab ga? kwkkwkwwk *bcanda*

  38. jadi ya, say, temenku kemaren sangat kagum padamu dan menceritakan tentang dirimu ke MEU (medical education unit).

  39. @ Amed
    Yap, hebat kan murid saya. Mereka LASKAR PELANGI saya!

    @ Mr. Noldy

    Selamat kenal mas, tunggu kunjungan seleb saya😉

    @ alex

    kok prihatin? Bangga dunk, meski lima semangat mereka melebihi ratusan orang yang ngantor di senayan sana

    @ calonorang…

    saya minta maaf😉

    @ alex (lagi)

    perasaan yang paling sering ‘nyampah berguna’ di sini kamu Lex..

    @ Siwi

    Mana ada pembunuhan karakter?

    @ yusdi

    Mau lebih mantabs jangan di sini pak, ke senayan saja

    @ mina

    Heh? Saya memang mengagumkan kok…
    Tapi sebentar, temanmu kemaren kan laki-laki??
    Kenapa laki-laki mengagumi saya??? Semoga bukan dia yang mengirim sms-sms ngajak tidur bareng ituh..😦
    MEU apaan min?

  40. […] juga buat browsing pakai operamini kalau gprs lagi ngadat atau jauh dari hotspot. Bisa juga buat jepret punggung kaya si Manusiasuper bejat yang satu ini. Nokia […]

  41. […] tepat waktu. – Saya juga harus tiba on-time di lembaga kursus di mana saya sedang mengumpulkan kredit untuk sertifikasi guru … – Mobilitas saya juga cukup tinggi karena: ==> Jarak rumah ke sekolah sekitar 13 km, […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: