Khayalan Sehat

14 April 2008 pukul 04.34 | Ditulis dalam Uncategorized | 14 Komentar

Tema Program:

One Student One Dictionary

Latar Belakang Program:

Bagaimana bisa mempelajari Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional jika siswa tidak mampu membeli kamus?

Tujuan:

Memberikan satu kamus standar untuk satu siswa SMP .

Metode:

Masih meminta-minta menghiba menghinakan diri.

Tempat Pelaksanaan:

Untuk sementara hanya di satu sekolah.

BIAYA:

Perkiraan jumlah siswa sekitar 120 orang.
Harga kamus standar @ Rp. 50.000 X 120 = Rp. 6.000.000

Huff…

Yah, catatan di atas adalah catatan iseng tapi serius yang saya buat beberapa saat setelah saya membaca nama saya tertera pada pengumuman hasil seleksi calon guru di kabupaten tempat saya berada saat ini.

Melalui seorang teman yang bekerja di Badan Kepegawaian, saya mengetahui bahwa kemungkinan saya akan ditempatkan pada salah satu dari 4 pilihan SMP yang lokasinya lumayan terpencil, dengan kondisi siswa yang mungkin tidak semudah di kota besar.

Berdasarkan pengalaman, saya memprediksi kesulitan utama saya dalam mengajar bahasa Inggris nantinya adalah kurangnya media dan latar belakang siswa yang mungkin tidak terbiasa dengan bahasa asing.

Untuk itu, saya berencana membagikan kamus gratis untuk setiap siswa yang ada di SMP saya nantinya.

Kebetulan, saya kenal beberapa Anggota DPRD yang mungkin masih punya niat baik dan rela membantu. Kebetulan pula, saya tahu anggota DPRD Kalimantan Selatan mendapat dana alokatif sebesar 300 juta rupiah perorang pertahun (khusus untuk 4 orang jajaran pimpinan DPRD, bahkan dapat 400 juta rupiah). Total dana untuk anggaran tersebut pada tahun 2008 ini saja, adalah 16,9 milyar. Dana tersebut dalam teorinya boleh digunakan Anggota Dewan Yang Terhormat untuk membantu konstituen di daerah pemilihannya.

Dalam rencana, saya berniat membantu anggota dewan menyalurkan sedikit dana tersebut pada siswa saya nantinya.

Sederhananya, itu saja sebenarnya rencana yang ada. Tapi ada beberapa kemungkinan masalah yang akan muncul. Diantaranya:

  • Saya terkenal sebagai lelaki perencana tanpa realisasi, he.. Doakan saja agar rencana kali ini juga tidak hilang diperjalanan seperti rencana-rencana saya yang lain.
  • Mungkin anggota DPRD lebih memilih menyalurkan dana politik alokatifnya ketujuan yang lebih penting dibandingkan sekedar puluhan siswa-siswa SMP. Untuk masalah ini, saya berpikir untuk berpindah haluan dengan meminta bantuan pada Perusahaan Jasa Telekomunikasi atau Perusahaan Pertambangan sebagai bagian dari CSR mereka. Tapi mungkin hal ini akan lebih rumit karena kedekatan saya dengan perusahaan-perusahaan tersebut tidak semesra seperti saya dengan para anggota DPRD.
  • Birokrasi melarang saya melakukan program ini. Ada kemungkinan ini terjadi. Misalnya kepala sekolah saya orangnya memiliki harga diri tinggi, atau mungkin pejabat diatasnya yang merasa tidak cocok dengan program ini. Kalau sudah seperti ini, saya harus memikirkan cara lain seperti meminta rekan diluar birokrasi yang menjadi penanggung jawab program, meskipun tetap saya yang bekerja nantinya.
  • Saya bukan tipe orang yang senang mengganggu orang lain, apalagi meminta dana hingga jutaan rupiah. Tapi sudahlah, jika ada orang yang rela saja meminta sumbangan untuk pameran anthurium, kenapa saya tidak bisa?

Itu saja sementara, kalau ada masukan ada celaan, laman komentar dibawah sudah tersedia untuk anda, tapi ingat! kalau saya tidak suka dengan komentar anda, saya bisa menuntut anda dengan dasar Undang-Undang ITE!

14 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. amien,semoga sampai tujuannya, hati2 jangan hilang di jalan…

  2. ngajar bahasa inggris? trus kerjaan yg sekarang ditinggalin? ah, sungguh mulia hatimu, nak😀

    eh usulan ya? iya gpp, deket2in bapak2 anggota DPR aja kali ya..

  3. bisa aja minta bantuan anggota dprd itu, tapi kemungkinan kamus itu akan ada foto yang bersangkutan😆

  4. ya emang mestinya orang-orang itu dipalakin
    kalo perlu skalian buat koneksi wifi di sekolahnya

  5. teruskan dan realisasikan khayalanmu, nak, jangan hiraukan hayalan2 tidak sehat berupa kemungkinan buruk itu dan jangan pernah takut dengan fuckin’ birocration

  6. Huh, inikan cuma proyek sampingan! Aslinya ente mencari pacar anak sekolah dengan cara menjadi guru sok baik… Bukan begitu?

    *minggat secepat kilat*

  7. coba aja galang dana dari para blogger. siapa tahu berhasil..:mrgreen:

    sekedar saran sih…🙄

  8. perencana tanpa realisasi

    ternyata saya tidak sendirian didunia ini

  9. hmm….kalo menurut saia, deketin aja dua-duanya, jadi kalo misalnya DPR bisa, dan yang Swasta bisa, khan mayan, duitnya bisa dipake buat sendiri nambah jangkauan pemberian *halah*

    smangadh mas mansup! rencana yang baek sangadh! secara saia juga dolo mesti nabung beberafa minggu sufaya bisa beli kamus..😦

  10. di Kabupaten mana anda rencananya ditempatkan ? mungkin saya bisa membantu, sebagai pejabat xxxxx saya wajib concern pada masalah pendidikan di kalimantan selatan

  11. Dari dulu sayah ga punya kamus…. *melirik software bernama Kamus 2.0 di leptop*

  12. saya doain semoga tidak belok2 ditengah jalan… kalo nyasar… You know where to find me jalan pulang khan???🙂

  13. salam kenal lagi lah, mimpi anda benar dan suatu saat menjadi kenyataan.. utk dana alokatif mmg per angg DPRD dan penyalurannya lebih ke daerah pemilihan ybs, klo boleh tau anda ditempatkan di kabupaten mana? bisa saja ajukan proposal resmi dg tujuan Gub kalsel dan tembusan ke angg DPRD yang katanya anda byk kenal , he..he.. atau ke saya juga boleh.. ok ditunggu lah

  14. @ Ibnusina
    Kabupatennya kebetulan adalah daerah pemilihan bapak:mrgreen: Jadi siap membantu neh pak? saya siapkan proposalnya ya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: