PMS

21 Januari 2007 pukul 13.38 | Ditulis dalam Uncategorized | 15 Komentar

Flashback ke dua malam yang lalu…

Wanita ini menelpon saya minta daya datang ke rumahnya A.S.A.P.

Panik, saya segera berangkat, mengendarai motor merah kesayangan, tidak peduli ada hujan di jalan.

Sampai di depan rumahnya, pagar berkunci, dipanggil-panggil da ada yang keluar. HP ditelpon da ada yang ngangkat.

“Busyet, apa maunya neh? nyuruh kerumah tapi di cuekin gini??”

15 menit nunggu, balik kanan, niat pulang.

HP bergetar, Wanita itu menelpon. Nanya dimana.

“Mau pulang, tadi dah nyampe tapi da ada yang mbukain pintu!”

Wanita ini langsung menangis!

“Waduh! Kenapa neh…??”

Balik kanan lagi, kembali kerumahnya. Kali ini, sudah ditunggu ternyata. Alasannya, tadi makan malam, da dengar ada yang datang, HP di tinggal di lantai atas. Mangkel! Tapi sok lah, masuk aja..

Pembicaraan ternyata berjalan aneh, serius, tapi kacau…

Mulai dari tuduhan-tuduhan adanya gejala kebosanan dalam hubungan, pertanyaan terkait dugaan selingkuh, protes tentang pertemuan yang semakin jarang, hingga keluhan mengenai lelahnya bekerja sambil kuliah sambil ngurus rumah…

Sayapun dengan setengah mati mencoba menanggapi dengan kepala dingin…

Semua teori saya keluarkan, mengenai perbedaan antara bosan dengan mapan, penegasan tidak adanya niat selingkuh, nasihat mengenai resiko pilihan kuliah sambil bekerja, hingga semua hal yang pernah saya baca di berbagai blog psikologipun tercurahkan…

Lelah…

Saya pun pulang setelah adu argumen mengenai masalah tidak jelas ini tidak bisa selesai…

Pulang, ditelpon lagi. Adu argumen lagi.

Tidur tak tenang.

Besok paginya…

Telpon masuk…

“Ternyata aku dapet bang, yang tadi malam itu gara-gara emosinya da stabil aja… Maaf ya..”

GUBSRAK!!!

Saya hujan-hujanan, nahan kesal setengah mati, tidur ga tenang, pusing, dll. Dan itu hanya karena Premenstrual Stress Syndrom???

Woman…!

15 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. untung kita gak kedatangan rembulan😀

  2. ealah…ealah…
    ta’kira ada yang kena lionking

  3. he3 begitulah wanitah…:D

  4. Bingung juga nyimaknya, kiraan apa.

  5. Berbagi pengalaman;
    + “kamu kok marah-marah terus sih?”
    – “Dasar laki-laki! Seminggu lagi aku bakal dapat kedatangan bulan. Lebih mengerti dong! Mbok yaa aku lebih sering dipeluk, dihibur, dirayu, dikasih hadiah. Gimana sih! Dasar laki-laki!”
    + “Loh jadi saya teh harus bagaimana?”
    – “Dasar laki-laki!”

    *ternyata tidak mudah menjadi laki-laki*

  6. Premenstrual syndrom gaya India.😀
    Pakai merentangkan tangan di kehujanan gak ? *slow motion*

  7. puyeng ya //////
    wanita oh wanita

  8. *kram?*😀
    PMS selalu dijadikan kambing hitam. aku kok malah gak pernah PMS. yang ada makan nafsunya jadi besar banget, habis makan, pengen makan lagi *hiks*

  9. hihihihi kirain dapet undian😛

  10. wakakakaka, jadi korban PMS…hehehe segitunya ya, padahal cuma mo menstruasi ajah :p

  11. Aku: “Mas, sengaja ya ngejauhin aku?”
    Suami: “Iya”
    Aku (mulai kesel): “Emangnya kenapa?”
    Suami: “Kamu kalo lagi dapet sensi banget sih!”
    Aku: *tambah mangkel tapi gak bisa ngebantah*

  12. *ngakak abis*

    Juara nih postingan😛

  13. Saya keliling-keliling beberapa bulan sebelum nulis postingan PMS. Sudah baca ini juga, tapi belum berani komen. Hanya kudu nggunyu.
    Sekitar 10 link saya simpan termasuk ini. Mau tak link nggak tega. hahahaha

  14. Libur deh 2 Minggu

  15. […] ini,,Biasanya dia ini ga pernah main cuek2an dengan daku sebelumnya,, tp karena daku kena serangan PMS, maka kami pun jadi tak […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: