SMOG – smoke and fog

6 Agustus 2006 pukul 12.27 | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Seminggu terakhir, udara di Banjarmasin dan sekitarnya benar-benar tidak sehat!

Boleh ditanyakan kepada warga sekitar sini, rata-rata pada menderita susah bernafas. Yah, beginilah Banjarmasin, setiap kali musim kemarau tiba, udara juga berubah menjadi berat, dipenuhi partikel-partikel debu, renik batubara, serta CO2 buangan modernisasi yang tidak bisa didaur oleh alam. Dan parahnya, musim kemarau juga berarti panen raya bagi petani. Panennya seh disyukuri, tapi setelah panen kan harus menanam lagi tuh (ingat kan pelajaran IPA waktu SD?). Cara paling mudah membersihkan sawah yang kering setelah panen ini adalah dengan… DIBAKAR!!

Bisa dibayangkan, dari ribuan, mungkin jutaan, hektar sawah dan lahan yang dibakar ini, berapa kubik asap yang ditimbulkan, debu sisa pemkarana yang dihasilkan, dan semuanya dihirup oleh paru-paru gue yang sejak kecil memang sudah payah, umur belum setahun sudah kena paru-paru basah, he…

Jadi lah sekarang, hari hari berat buat gue, tiap berangkat kerja, mesti Hatchi-hatchi dulu, kena alergi dingin dan debu, mana kerjaan gue menuntut gue ada di luar ruangan hampir selama 6 jam setiap harinya… Nyampe kantor, masuk ruang ber-AC, pulang sore, disambut matahari kemarau yang panasnya ga sehat…

Huff, untung badan ini ciptaan Tuhan….

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: