Jakarta, Lihatlah Kemari!

14 Oktober 2008 pukul 19.23 | Ditulis dalam Uncategorized | 26 Komentar

Hutan kami dihancurkan
Gunung kami diratakan
Sungai kami diracun merkuri
Dan sekarang, apa lagi yang kalian cari??

Hanya sekedar pantauan mata, saya tidak berpihak pada siapapun apalagi terkait dengan apapun yang tertulis pada spanduk itu.

Note: spanduk ditemukan di ruas jalan A. Yani km. 78 Martapura – Kalsel.

Related link:

Related photos:

1. Banjir Kotabaru dilihat dari udara.

2. Banjir Satui dan jembatan putus.

3. Bukan alat transportasi baru.

4. Danau beracun, bukan danau Kelimutu.

5. Danau sisa tambang batubara, bukan danau Toba.

6. Sisa-sisa jarahan manusia.

About these ads

26 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

  1. [...] Cari atau curi? [...]

  2. Merdeka! *ngomporin*

  3. kalo sy keberatan sopir truk BB ngebut di jalanan…

    hariesajas last posting..Beginikah Hasil Ilmu Matematika Itu?

  4. @ GUn
    huss! Ssstt..

    @ harie nan cerah
    saya juga da suka truk ngebut, apalagi yang suka motong jalan orang.. Ugal-ugalan, kaya politikus saja..

  5. kamu salah satu sopirnya ya?

  6. itu cuma sebagian dampak yang terasa sekarang aja om, belum lagi dampak² 5 s/d 10 tahun yang akan datang (gimana ya?).
    1. Mata air² banyak mati karena perubahan struktur tanah.
    2. Penggunaan BBM jenis solar terpusat di daerah tambang.
    3. Debu dari jalan distrik tambang.
    pokoknya masih banyak lagi yang lain, cilakanya semua dampak jelas jelas merugikan (khususnya bagi warga sekitar areal)
    sebenarnya negara juga tidak banyak diuntungkan, kok SBY diem aja ya (ada apa ini).
    ::stop legal and ilegal mining::

    carbonizeds last posting..Dan Kebencian Itu Datang

  7. Pak guru .. kalau soal batubara, hiks .. sedih bangetzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz deh, nah .. baca spanduk seperti itu .. wah tambah ga bisa ngomong deh

  8. Semoga mereka sadar bawah bumi kita bisa juga menangis jika disakiti

    -=«GoenRock®»=-s last posting..Lebaran Rocks!

  9. jakarta, tertawa di atas duka dan neraka di tanah kami…
    kapan kalian mau mengerti, kapan-kapan?

    awym chakeps last posting..Sinetron, Kenapa?

  10. kenapa gak dirazia aja???
    *kompor*

    itikkecils last posting..I did that for what?

  11. i hate those at all !!

    warmornings last posting..tiga, tiga, tiga

  12. setuju ama itikkecil, dirazia aja.. btw, flat yang DA atao bukan, kalo tetap seperti sekarang-memonopoli jalan raya- saya tetap ga setuju ada truk batubara dijalan protokol… Protessss!!!!!

    annas last posting..Bakwan dari Surga

  13. Hutan kami dihancurkan
    Gunung kami diratakan
    Sungai kami diracun merkuri
    Dan sekarang, apa lagi yang kalian cari??

    Kami mencari hutan baru utk dihancurkan, gunung lain untuk diratakan, dan sungai berikutnya untuk diracuni.

    Togas last posting..Setiap Zaman Punya Tantangan Sendiri, Usah Banggakan Hari yang Telah Pergi

  14. Jangan protes & menyalahkan mereka yang serakah !!!
    SALAHKAN DIRI KITA SENDIRI yang ikut hanyut pada keserakahan itu!

    Jangan lagi minta bantuan pada pemerintah untuk mengatasi hal ini, karena pemerintah sudah impoten! Masyarakat harus MENGATASI SENDIRI!
    Jangan lagi minta bantuan aparat untuk menghentikan mereka. Masyarakat harus menghentikan SENDIRI!

    JIKA HUKUM NEGARA TAK LAGI MENGHORMATI KITA, maka gunakan saja HUKUM ADAT!!!

  15. Maaf yaa mansup. Saya komen ndak penting nih. Hehe. Tumben ini hari ini menebar komen nggak penting dimana-mana. Biasanya jarang komen, giliran komen ndak penting.. hehe…

    OK saya mulai;

    Waktu pertama kali melihat spanduk itu. Saya bertanya-tanya. Kenapa warna tulisannya warna-warni.

    Sejenak saya membayangkan, bahwa tukang spanduknya mungkin kehabisan cat.

    Tapi, di benak kedua, saya membayangkan; bahwa ternyata si pembuat spanduk ternyata sedang memberikan pesan tersirat melalui warna-warna tadi. Entah ketika merah, hitam maupun biru atau gabungan diantaranya, adalah cerminan masyarakat Bara Putra. Entahlah…

    Imajinasi saya semakin melebar, ketika tahu bahwa spanduk itu di pasang di tiang listrik.

    Pakai apa memasangnya?

    Apakah memanjat melalui bak belakang truk terbuka?

    Siang-siangkah ketika sopir berpelat non-DA melihatnya?

    Apa yang se pemasang spanduk rasakan setelah spanduk itu selesai dipasang?

    Uang dari mana, berapa jatah makan yang harus ia potong untuk membuat spanduk itu?

    Ahh, saya kebanyakan mengkhayal kali yaa. Sudah, saya berhenti deh komennya.

    Ahh, komen saya benar-benar nggak penting. Hehe…

    bangaips last posting..Gatot

  16. malam selasa kemaren dapat pasien KLLD segabruk, salah satunya ketabrak truk :(

    minas last posting..Blog Action Day 2008 – Kemiskinan dan Tuberkulosis

  17. uhhhh jakarta…
    *kota laknat :D

    easys last posting..Tagline

  18. Jadi kalo plat kendaraannya KT, L, KH dsbnya boleh ya Dil? asal jangan B kan? *halah* :)

    Oya, abang juga mohon maaf lahir bathin. Semoga stock kata maafnya masih ada ya Dil. Abang harap Fadil dapat memaafkan abang selama kita berteman, yang mungkin ada khilaf dan tabiat abang yang menyakiti mu setajam silet.

    *diucapkan seperti presenter acara SILET*

    Gimana kabar blogger Banjarmasin?

    eranders last posting..Diam …

  19. inilah yang kita rasakan
    anak cucu kita juga menderita

    lamban laun bumi menjadi bara api
    marah kepada manusia yang tak pandai menghargai alam ini

    inilah..jakarta…
    adakah kau terasa..

    salam kenal

  20. Setuju! Bikin negara sendiri saja, Bung! Daripada daerahnya nanti malah habis diperas orang-orang Jakarta itu!

  21. akkkkkkkkhhhhhhhhhh, curhat atau jengkel, karna gagal jadi pengusaha batubara

    Posting Terakhirnya soulh Berjudul SELAMAT ULANG TAHUN BABE 12 Oktober (Hampir Durhaka Chapter 2)

  22. @ cK
    Saya ga bisa nyopir truk…

    @ carbonized
    SBY kan di Jakarta…

    @ Nia
    Yah, ngomong juga kadang berasa sia-sia bu, duit kadang lebih penting dari sekedar nasib anak cucu yang belum kita kenal

    @ GoenRock
    Yah, takutnya bumi ga cuma nangis tapi balas dendam

    @ awym
    Mungkin setelah kiamat

    @ itikkecil
    Urusan aparat itu razia, saya takutnya malah kalo terjadi konflik horizontal antar sopir

    @ warmorning
    Benci dan cinta katanya tetanggaan

    @ anna
    Tull!! Jalan raya umum kok dipake angkutan tambang, jalan dibangun pake duit pajak rakyat, batubaranya diambil pengusaha

    @ Toga
    Perlu bantuan? :(

    @ Pakacil
    Atau panggil Panglima Burung lagi??

    @ Bangaip
    Saya tidak tau perasaan sopir truk DA maupun non-DA, yang jelas ketika membaca spanduk ini yang saya rasakan adalah:

    Keadilan, pemerataan pembangunan dan nasionalisme ternyata belum mewujud dalam bentuk yang bisa dibaca panca indra di daerah saya, itu saja

    @ Mina
    Saya juga paling takut kalo ketemu truk batubara dan sejenisnya kalo di jalan raya, berdoa mudahan ga kenapa-kenapa pokoknya

    @ Erander
    Halah, punya tambang ya Bang? :mrgreen:

    Mohon maaf lahir batin juga

    @ azlan
    Jakarta masih belum bisa melepas status ‘pusat negara’-nya

    @ Nazieb
    Ah, bikin negara sendiri juga berat om…

    @ soulH
    Bukan, saya emosi ditinggal pramugari…

  23. pernah liat truk plat N lewat jl d martapura itu g?

    klo g, syukurlah…

  24. maaflah unda ikut tagabung di dalam nich blog!

    ngapainlah kita maributakan soal mobil nang masuk, nang panting tuh dipegang dulu bossnya. khan anak buah taat tuh ama bozzz! kita malarang, mereka baisi banyak duit, kita pastilah kalah sebelum kita bertarung! Ayolah pang kakawanan nei bersatu. mulai dari anak cucu yang aa di rumah ama kakawanan ang ada disekitar rumah

  25. This is very interesting and nice to read, I like the interesting article … good luck salam sukses

  26. This is very interesting and nice to read, I like the interesting article … good luck salam sukses..Mampir Ya Gan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: