SBY Datang, Ada Yang Hilang
April 25, 2008 at 5:00 pm | In Uncategorized |Presiden Soesilo Bambang Yoedhoyono merupakan presiden yang paling sering berkunjung ke Kalimantan Selatan. Paling tidak 3 kali presiden pertama yang dipilih rakyat ini datang. Pertama kali ketika bulan Ramadhan, lalu pembukaan Pekan Olahraga Nasional Mahasiswa dan sekarang pada acara perayaan Ulang Tahun Otonomi Daerah.
Sementara presiden lainnya, setahu saya paling banyak hanya sekali berkunjung. Soekarno - menurut cerita nenek saya - pernah satu kesempatan pasca kemerdekaan datang ke Banjarmasin dan melintasi jalan-jalan utama kota dengan jeep terbuka, valiantly, tanpa rasa takut.
Soeharto, datang sekali untuk meresmikan jembatan besar yang nyaris dinamakan seperti nama beliau sebelum akhirnya diputuskan bernama jembatan barito. Saya ingat ketika itu saya masih SMP, berbaris ditepi jalan yang akan dilalui sang presiden mulai pukul 8 pagi hingga 12 siang, melambaikan bendera merah putih kecil dari plastik pada entah siapa. Lalu rombongan presiden soeharto lewat tanpa saya tahu dimana beliau berada karena dari puluhan mobil mewah yang lewat, semuanya tertutup kaca hitam.
Megawati dan Gus Dur, seingat saya tidak ke Kalimantan Selatan ketika masing-masing menjabat sebagai presiden (Koreksi saya bila ingatan saya salah). Tapi Gus Dur justru sering datang pasca lengser, dalam rangka urusan partainya yang saat ini sedang melakonkan perang saudara.
Kembali ke SBY yang dipilih sekian persen rakyat sebagai pengemban amanat tertinggi sebuah negara. Seringnya beliau berkunjung ke Kalimantan Selatan memberikan beberapa catatan unik.
ADA YANG HILANG SETIAP KALI SBY BERKUNJUNG!
Bukan gunung kami yang hilang, karena gunung-gunung tersebut sudah sejak lama gaib atas nama Penghasil energi Sumber daya alam bernama Batubara.
Bukan hutan kami yang hilang karena hutan-hutan kami sudah lama hilang sejak jaman pengusaha raja yang memiliki label sakti bernama Hak Pengelolaan Hutan.
Bukan pula sungai kami, yang tidak hilang melainkan hanya menyempit, menghitam dan membunuh.
Dalam catatan, biasanya ada 3 hal yang hilang saat SBY berkunjung ke daerah kami.
1. Jalan Rusak
Mendadak saja, jalan-jalan penghubung antar kota dan dalam kota yang biasanya bopeng bertorehan lubang menjadi bagus. Pemerintah Daerah tiba-tiba saja memiliki dana untuk pengaspalan dan pelebaran dan penerangan jalan. Padahal berbulan-bulan, bertahun-tahun kami pengguna jalan mengeluh, menjerit, marah, mengutuk dan memohon dengan tanggapan standar: belum ada anggaran.
Rusaknya jalan di kalimantan selatan bisa dibayangkan dengan nasehat berikut: Jangan mengupil sewaktu naik mobil di Kalsel, goncangan mobil karena lubang-lubang di jalan dapat mengakibatkan jari anda menusuk otak tanpa sengaja.
Tapi ketika SBY dijadwalkan datang beberapa bulan yang lalu, segera saja Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah memiliki anggaran dan kecepatan bekerja yang sebelumnya jarang mereka tunjukkan.
Jalanpun bagus.
2. Angkutan/Truk Batubara dan Bahan Tambang yang Melewati Jalan Umum
Selama bertahun-tahun, polemik angkutan tambang yang melewati jalan milik umum di Kalsel menjadi perdebatan.
Setiap hari, ribuan truk mengangkut jutaan ton Batubara yang ditambang dari bawah akar pohon-pohon di kalsel berjejer disepanjang jalan umum. Truk ini menutup akses bagi pengguna jalan lain, menghambat angkutan umum, mobil kecil, membahayakan pengendara motor dan bahkan membuat ambulan pengangkut pasien gawat harus memperlambat jalannya. Mereka membeli BBM di SPBU umum, menebarkan debu di pemukiman padat penduduk, menyebabkan ratusan orang terkena penyakit yang disebut Black Lung.
Pengusaha dan penambang batubara ini ada diatas hukum. Mereka tidak bisa diatur undang-undang pertambangan yang jelas menyatakan Perusahaan Pertambangan harus memiliki JALAN SENDIRI. Masyarakat terganggu, pemerintah entahlah, tidak tahu atau pura-pura dalam perahu.
Dan anehnya, ketika Bapak Presiden Pilihan Rakyat datang, pengusaha angkutan batubara DENGAN SUKARELA menghentikan operasional mereka seminggu sebelum dan pasca hri H. Meski untuk itu mereka mengaku rugi jutaan rupiah setiap harinya.
3. Pemadaman Listrik PLN
Sederhana saja, Perusahaan Listrik Negara Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah yang hobinya memadamkan listrik tiba-tiba saja berbaik hati dengan menjamin listrik akan tetap menyala selama acara. Padahal mereka berkeras hati tidak dapat menjamin listrik terus menyala meski ditengah Ujian Nasional, ketika siswa-siswi penerus bangsa perlu belajar menghadapi mega proyek tersebut.
Jadi kesimpulannya adalah, Seandainya saya jadi presiden, maka hal pertama yang saya pelajari adalah, Setiap Laporan dan Kondisi yang dilaporkan ata saya lihat sendiri dilapangan hanyalah 30 persen dari kondisi sebenarnya.
4. Becak, ojeq, dan Parkir di Tepi Jalan
Ini seh sepertinya terjadi di mana-mana ya? Ruas jalan yang rencananya dilewati Sang Presiden tiba-tiba saja bersih, lebar dan aman nyaman. Padahal biasanya pengguna jalan harus bertempur beradu nyawa dengan penarik becak, tukang ojeg, Pedagang dan mobil-mobil yang parkir di tepi jalan.
Kesimpulan sementara:
Kalau jadi pejabat, laporan positif yang diterima dari bawahan, kondisi bagus yang dilihat di lapangan, entah berapa persennya adalah BELUM benar.
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

namanya juga presiden dateng

Komentar oleh Jendral Bayut — April 25, 2008 #
kesimpulan sementara : … kawin dulu baru jadi pejabat …
Komentar oleh Joerig™ — April 25, 2008 #
Saya datang… semua minggat…
Komentar oleh Silly — April 25, 2008 #
@ Jenderal
Susah kalau gini, saya kemaren milih kepala daerah yang mau mensejahterakan siapa seh?
@ Joeriq
Baru datang sudah ngajakin kawin,,, Nanti dulu ya Tante,,,
Komentar oleh ManusiaSuper — April 25, 2008 #
@ Tante Sil
Tante datang, Julia Perez pulang…
Komentar oleh ManusiaSuper — April 25, 2008 #
SBY mending suruh di jakarta aja. Ngurusin negara. Hari gini kok dateng pesta ultah. Kayak ABG aja lagunya.
Komentar oleh calonorangtenarsedunia — April 25, 2008 #
@ calonorang…
Dia kan presidennya Indonesia, bukan presidennya Jakarta…
Komentar oleh ManusiaSuper — April 25, 2008 #
ABS
ABS
ABS
Sebagai Kepala Daerah memang harus bisa menginjak ke bawah dan menggapai ke atas. Itu sudah benar.
Glodhak!
Komentar oleh Moh Arif Widarto — April 25, 2008 #
harusnya SBY ke kalimantan tiap minggu. biar jalanannya bagus terus…
Komentar oleh cK — April 25, 2008 #
wwah Indonesia dijual dong…
Komentar oleh aRuL — April 26, 2008 #
Tenang saja, dalam kunjungan berikutnya, mungkin ada yang bertambah: Bukit SBY.
Mengikuti jejak Kaltim yang sudah memiliki Bukit Suharto.
Komentar oleh BaNi MusTajaB — April 26, 2008 #
emang mental penjabat yang sontoloyo, punyak sifat penjilat, baik2 kalok pemimpin datang….
Komentar oleh Abeeayang™ — April 26, 2008 #
harusnya pas presiden dateng.. dibikin seburuk2 nya .. biar ada dana turun untuk perbaikan ya
Komentar oleh funkshit — April 26, 2008 #
dan mendadak rompal-rompal dan retak-retak di siring depan Mesjid Raya Sabilal Muhtadin jadi hilang.
lihat nih:
http://jmave.multiply.com/photos/album/17/Pembangunan_di_Indonesia
Komentar oleh mina — April 26, 2008 #
bener
jadi kalo pak SBY datang , kita liatin yang belum bener
jadi dibenerin
setuju ?
Komentar oleh realylife — April 26, 2008 #
bisa ga yah SBY datang nya jangan bilang2 ke pemda, jadi bisa ketahuan yg ga benernya… Sidak gituh…
Komentar oleh anna — April 26, 2008 #
Namanya jg org penting yg dtg. Sama aja klo di rumah, yg tadinya g ada apa2, truz ada tamu yg datang, pasti di baik2in dounk… Hehe..
Komentar oleh sarahtidaksendiri — April 26, 2008 #
cari-cari alasan untuk menghasut orang niyehhhh….!
Komentar oleh Salman Jazuli — April 26, 2008 #
diusulkan saja agar SBY tinggal lebih lama di sana, khan bagus tuh selama beliau di sana yg bobrok2 hilang semua.
Komentar oleh bank_al — April 26, 2008 #
biasa itu…..
pasti pengemisnya ikutan hilang
Komentar oleh itikkecil — April 26, 2008 #
bisa2 lama2 pulaunya juga ikutan hilang….heheh =)),
Komentar oleh nekadzsandy — April 27, 2008 #
@ Moh Arif Widarto
*Glepaq!!*
Kok pikiran kita bisa sama ya pak?


@ cK
Biaya penyambutannya kalo pejabat pusat datang ke daerah ada kali bisa bikin jalan betingkat 3…
@ aRuL
Hoh? Dijual kemana RuL? Bacanya sekip-sekip ya?
@ Bani MusTajab
Kalau di Kalimantan banyak Bukit Menghilang mas..
@ Abeeayang
Yang menjilat dan dijilat sama-sama hobi kali
@ funkshit
Idealnya adalah menampilkan apa adanya, tapi mau gimana lagi kalau mentalnya kita ya seperti itu, ga papa faktanya buruk, asal dilihat orang bagus.
@ mina
Wuih, nongkrongmu di Siring ya min? Kaya anak gawul ajah
Tapi itu salah satu pembangunan yang ga jelas juga tuh, belum setahun sudah amburadul
@ realylife
Setuju bos! Biar pak presiden tau kondisi aseli rakyat yang memilihnya.
@ anna
Pejabat datang ga pake kabar, pulang ga dapat sangu dunk…
@ sarahtidaksendiri
Salah pendapat itu neng. Bayangin aja kamu punya rumah, trus kalau ada tamu datang baru dibersihin, dibagus-bagusin, apa da rugi? Bukannya yang tiap hari ada dirumah itu kita sendiri?
@ Salman Jazuli
Menghasut apa ya pak? Asal koment ya anda?
@ bank al
Trus kalo presiden pulang, bobroknya nambah, he..
@ itikkecil
Pokoknya kalau pejabat atasan datang, dunia nyaman!
@ nekadzsandy
Jangan sampai, lha saya nanti kawin dimana??
Komentar oleh ManusiaSuper — April 27, 2008 #
itu semua kan memang sudah S.O.P kalau presiden datang. Ternyata kita mengamati hal yg kurang lebih sama.
Salam.-
Komentar oleh Pakacil — April 27, 2008 #
No 1 dan 3 entah enapa kurasakan juga dulu di Kal-Teng, mang…
Komentar oleh Goenawan Lee — April 27, 2008 #
..begitulah cara kerja Para PENJILAT disini.. huh..
Komentar oleh warmorning — April 28, 2008 #
Mendadak licin dan beres semua ya?
Dasar
@nj!ng2penjilatKonsekuensi yang lain dari penertiban itu, rezeki kalangan ekonomi jelata begitu jadi tertahan
Birokrasi ABS yang membuat mual.
Komentar oleh Tgk. Alex — April 28, 2008 #
@ Pakacil
Pantesan banyak yang pengen jadi presiden ya pak.
@ Goen
Viva Borneo!
@ warmorning
Huh, melelahkan ya pak
@ Alex
Muntahkan Lex!
Komentar oleh ManusiaSuper — April 29, 2008 #
wah, bujur itu..unda pas banar ke acara itu. pasa dijalan haraw banyak stum membaiki..wekwekwkew. Rancaki ja pejabat datang, jadi lakas baik jalan
Komentar oleh pajrin — April 29, 2008 #
aduh, saya ngantuk.. padahal tadi sudah tidur siang.
*laporan selesai*
Komentar oleh Mus_ — April 30, 2008 #
@ ManusiaSuper
*muntah-muntah*
Kamu harus tanggung jawab, Fad!
Komentar oleh Tgk. Alex — April 30, 2008 #
Pak presiden sering sekali di Jakarta. Tapi jalan berlubang tetep banyak. Ojek, PKL copet, pengamen, perampog, tetep ada
Yang hilang justru keamanan dan keamanan.
Komentar oleh ompiq — April 30, 2008 #
dulu pas presiden sebelom sby dateng, ada yang hilang jugak ndak dil?
Komentar oleh Mrs. Fortynine — Mei 2, 2008 #
Di jaman presiden pra
sejarahSBY yang ilang blog ini…secara blog ini belon ada kan?
Komentar oleh Teungku Alex — Mei 2, 2008 #
hebat ya SBY…
kasihan juga dia (SBY)..ternyata dibohongin bawahannya…..
Komentar oleh petroek — Mei 2, 2008 #
kalau begitu kerangkeng aja SBY di Kalimantan biar tidak balik ke Jakarta. Tapi gak jaminan kalau SBY di sana gak akan ada jalan rusak. Lha wong sekarang aja masih banyak jalanan rusak di Jakarta.
Komentar oleh FraterTelo — Mei 2, 2008 #
Kalo gitu paksa aja SBY tinggal di Kalimantan biar Kalimantan nyaman terus..
Komentar oleh qzink666 — Mei 3, 2008 #
Seperti biasa.
Tak hanya di Kalsesl. Di Jawa aja juga, jangankan presiden, kalo ada kunjungan gubernur ke kabupaten hal serupa pastilah terjadi. Sudah biasa.
Komentar oleh NdaruAlqaz — Mei 4, 2008 #
hiks …
kalo rajaiblis yg dateng …
mo disiapin apa ya ?
wakkkakakakaaaa
Komentar oleh rajaiblis — Mei 4, 2008 #
ABG ya Asal bapak SBY gembira
Komentar oleh Ady — Mei 4, 2008 #
SBY juga tiap taun ke kampungku, kalau waisak…
Komentar oleh antokoe — Mei 5, 2008 #
heheheh..
bener tuh…
ada aja yah perbaikan2 klo presiden yang dateng..
gmn klo yg dateng manusia super??

seperti apa bentuk nya utk yg ilang itu??
Komentar oleh oRiDo — Mei 5, 2008 #
Pejabat turun gunung biasanya bikin repot ini itu. Tapi ada sisi positifnya daerah yang dikunjungi jadi tertib, nyaman, dan aman
Jadi kalo begitu, sering-seringlah turun ke daerah…
Komentar oleh gajahkurus — Mei 8, 2008 #
@ Pajrin

Situ pang lah, jadi ITnya jar di acara itu… Makanan ae nah
@ Mus
Persis ajudan…
@ Alex
Menjijikkan….
@ ompiq
Wekekek, tapi ga ngerampok presiden kan mereka? Ya ga ngaruh…
@ Mrs. 49
Hilang akal mungkin
@ petroek
Yang jadi masalah kalau sudah tau dibohongi tapi malah senang
@ Frater Telo, qzink666
Biaya penyambutannya juga ga murah tapi bos
@ Ndaru
Sudah biasa belum tentu benar kan
@ rajaiblis
Raib dateng, saya siapin pasukan bersorban buat tanding elmu
@ Ady
Ini pak dokter yak? Kemana saja pak? ABG itu bukannya Aduh bingung Gundah Gulana *maksa*
@ antokoe
Wuih, ngapain beliau pas waisak dateng?
@ oRido
Kalau manusiasuper datang, abegeh-abegeh cewek pada ilang
@ gajahkurus (mandi di papan)
Tapi ya itu Jah, repotnya ngurus penyambutan ruuuaarr biasa…
Komentar oleh ManusiaSuper — Mei 10, 2008 #
Hmmm, idealis sekalii…
Komentar oleh safira — Mei 21, 2008 #
Pokoknya Banjar harus jadi ibukota negara!!!
Kalo presiden tiap hari lewat di muka rumahku, pasti kada belubang2 lagi jalanan kaya sekarang.
Komentar oleh Strife Leonhart — Mei 26, 2008 #