GoeroeGoeroe
April 17, 2008 at 3:53 pm | In Uncategorized |Yap, finally, I am officially a teacher now.
Memegang amanat maha dahsyat yang membuat hati ini gentar. Gentar, karena saya termasuk pada golongan yang meyakini guru bukan hanya sekedar sesosok manusia sok tahu yang berdiri di depan murid-muridnya.
Singkatnya, saya ingin jadi guru yang baik.
Padahal kalau mau sederhana, apa seh guru itu? Definisi guru dalam bahasa Inggris, Teacher = a person whose occupation is teaching. Itu saja.
Tapi kalau kita jelajahi hingga ke asal kata Guru dari aslinya di India sana, maka guru berarti a man blessed by God, who is born enlightened, without needing to learn how to be holy. Gu translates as ‘evil darkness’ and Ru as ‘divine light’; a guru is a man perfectly poised above good and evil, who has already transcended to another level. (www.ethnicityonline.net/sikh_glossary.htm)
Wuiihhhh… Serem kan??
Tapi sebelum menutup posting ini, mari kita simak cuplikan adegan dalam kelas di bawah ini:
TEACHER : What do you call a person who keeps on talking when people are no longer interested?
STUDENT : A teacher
Mungkin nanti saya juga akan menceritakan sekolah di mana saya mengajar, yang lokasinya memakan waktu 3 jam perjalanan bolak-balik dari rumah saya…
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

*tebar bensin*
premiuumwakakakakakk… percakapannya itu ngocak banget. mudah-mudahan kamu gak berakhir menjadi guru yang membosankan..Komentar oleh cK — April 17, 2008 #
good luck, fadhil!
Komentar oleh venus — April 17, 2008 #
Ah,,berat sekali sepertinya menjadi guru?
Komentar oleh -kiMi- — April 17, 2008 #
guru apa tho kang emangnya ??
beneran itu dialog di kelas ANDA , saya kok ragu
Komentar oleh funkshit — April 17, 2008 #
Kalo “Suhu” gimana?
Komentar oleh Goenawan Lee — April 17, 2008 #
Student : A President.
*waktu SBY pidato dan banyak yang bobok siang*
Ya…ya… diGUGU dan diTIRU….
Komentar oleh Pyrrho — April 17, 2008 #
Esde kah, Esempe kah, Esema kah?
Komentar oleh Kopral Geddoe — April 17, 2008 #
kamu nggak ngajar pertanian kayak Amed kan Dil?

Komentar oleh chiw — April 18, 2008 #
selamat jadi guru…
ajari anak didikmu yang bener. jangan jadi narsis kayak dirimu
*ditabok*
Komentar oleh itikkecil — April 18, 2008 #
selamat selamat selamat
jadi guru yang bener…. nguiksss
Komentar oleh alid abdul — April 18, 2008 #
wah, mansup jadi guru?? Good Luck yah… ditunggu cerita tentang sekolah nya n pengalaman ngajar pertamanya.
anak-anak muridmu jadi fans mu tuh kayaknya ntar.. 
Btw, Mau donk jadi muridnya
Komentar oleh anna — April 19, 2008 #
Wah, selamat bergabung dalam dunia pengabdian…
SEMANGAT!!!
Komentar oleh suandana — April 19, 2008 #
Jadi rekan sepengabdian dengan Pak Sawali ya, Fad?
Kesempatan bagus buat memajukan pola pikir anak-anak di sana lho. Tapi… sebelum itu apa sudah pernah mikir-mikir keusilan terhadap guru di masa lalu? Naro permen karet di bangku guru misalnya?
Kalo saya agak ngeri-ngeri sedap mikirnya. Takut kena karma
Komentar oleh alex — April 19, 2008 #
hidup guru ….!
tanya Silly (http://sillystupidlife.wordpress.com/)jika ingin tahu definisi guru.
met kenal dah
Komentar oleh aminhers — April 19, 2008 #
mas fadil sekalian aja tu anak didik di suruh ngeblog he he
hati hati tu
Komentar oleh nekhrophone — April 20, 2008 #
nunut mampir…
Komentar oleh fisha17 — April 20, 2008 #
slamat jadu guru
Komentar oleh Silly — April 22, 2008 #
loh, bos, bukannya dirimu ngajar di Martapura? aku mau ngomong nih tentang mata kuliah English di tempatku. kapan nih?
Komentar oleh mina — April 26, 2008 #
Yang bahasa enggrisnya bisa diterjemahin ndak? Mosok artinya “serem” doang? Kamu kan guru enggris, hohoho…
Komentar oleh Amed — April 28, 2008 #