Jobless
Februari 28, 2008 at 12:00 am | In Uncategorized |Hari ini, tepat 1 bulan saya menjadi pengangguran terakreditasi. Menjadi manusia yang menjalani setiap hari tanpa tujuan yang jelas.
Selain membantu seorang teman mengisi kelas TOEFL Preparation untuk dosen-dosen di cabang sebuah kursus bahasa, praktis saya benar-benar tidak memiliki kegiatan rutin lain.
Selama sebulan menganggur ini, saya mencatat ada beberapa dampak nyaris berbahaya yang muncul.
1. Menjadi Fakir Bandwidth
Selama bekerja di media, saya lupa betapa kaya saya. Berfoya-foya dengan benwit kantor yang gratisan. Poligami multimedia yang bermodalkan korupsi terselubung. Namun setelah berhenti bekerja, saya hanya bisa bengong menatap layar komputer di rumah tanpa terhubung dengan dunia jejaring. Merutuki kabel data yang bermasalah dan layanan internet yang belum masuk ke komplek perumahan saya. Hanya sesekali membuka email dan membaca komentar blog melalui handphone CDMA pinjaman.
Solusi sementara ya bersilaturahmi dengan penjaga warnet yang biaya rental perjamnya mendekati harga saham Aneka Tambang. SIWI, buruan buka cabang di Banjarmasin!
2. Melek Gosib
Menjadi pengangguran membuat jutaan detik yang saya punya setiap harinya lebih banyak dilewati di depan televisi. Dan karena ada 1786 tayangan infotainment di Tipi Indonesia tiap harinya, otomatis sekarang saya menjadi seorang pengamat dunia selebritis yang mumpuni.
Saya tahu kalau Saiful Jamil ternyata sudah bercerai dengan Dewi Persik (Halah, telat banget!), Saya juga tahu kalau Dorce Show ganti tata letak studionya (Ga penting ya?), Selain itu, Chinta Lawra juga jadi model video klip terbaru mulan Jamilah yang judulnya wonderwoman (Hohoho).
3. Perubahan Jam Tidur
Satu perubahan lain yang cukup drastis terjadi pada pola tidur. Saya kerap tidur antara pukul 2 - 3 pagi, bangun sebentar lalu menyambung mimpi hingga minimal pukul 10. Entah apa pengaruhnya bagi kesehatan, namun yang jelas percepatan pertumbuhan lingkar perut saya sepertinya overlap dengan lingkar dada, hiks…
Sementara rencana fitness tidak pernah lagi terealisasi sejak kejadian fitness sehari sakit seminggu tahun lalu.
4. Pulsa Handphone Cepat Habis
Karena tidak ada pekerjaan yang memadai, tangan saya selalu berkeliaran mencari sesuatu untuk digerayangi. Akibatnya, pulsa handphone saya juga kerap terbuang tanpa tujuan. Dari sekedar buka email, smsan, sampai menghubungi costumer service berbayar hanya sekedar untuk mencari teman ngobrol.
Sementara, itu dampak-dampak yang dapat saya catat selama masa hibernasi aktif ini. Tapi secara umum, saya menikmati kondisi ini. Setelah selama hampir 5 tahun bekerja di perusahaan media dengan jam kerja 12 - 18 jam sehari, penurunan tingkat aktivitas seperti ini sangat mencerahkan.
Menikmati ketenangan pikiran tanpa beban sembari menyiapkan diri menghadapi tantangan baru di kemudian hari. Mencoba menjadi seorang teladan yang membantu generasi baru memperbaiki bangsa ini (Apa sehh??).
Yah, Alhamdulillah.
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

terus dapet apa dari jobless? dapet cewek baru ga?
*dihajar pake tempe*
Komentar oleh cK — Februari 28, 2008 #
ternyata fadil itu banci gosip. doyannya nonton inpotenmen…
Komentar oleh cK — Februari 28, 2008 #
yah, alhamdulillah juga lah kalo gitu
Komentar oleh venus — Februari 28, 2008 #
nontonin gossip
jadi, apa gossip terhangat hari ini????
*kabur*
Komentar oleh itikkecil — Februari 28, 2008 #
kirain topless
Komentar oleh Jendral Bayut⢠— Februari 28, 2008 #
hihihihi..
ternyata si mbak pemirsa seti enfotemen..
saya dah ketinggalan banyak berita enfotemen..
eniwei, lam nal y
Komentar oleh tehaha — Februari 28, 2008 #
*baca komen di atas*
*ngakak sampe pingsan*
Jobless kan enak. Ga musti bangun pagi trus mandi.
Komentar oleh calonorangtenarsedunia — Februari 28, 2008 #
@atas
jobles emang enak
ngga musti bangun pagi n ngga musti mandi
Komentar oleh Orang luar negri — Februari 28, 2008 #
sabar mas sabar mas sing sabar yoo..
Komentar oleh warmorning — Februari 28, 2008 #
Hayo mana domain ndirinya? *nagih*
*kabur*
Komentar oleh Effendi — Februari 28, 2008 #
Wah, nganggur itu kok kayaknya enak ya?
*menyiapkan surat resign
Komentar oleh Nazieb — Februari 28, 2008 #
Cepet dapet kerjaan ya mbak
Komentar oleh Pelaminan Minang — Februari 28, 2008 #
Menikahlah… menikahlah…
Komentar oleh Cabe Rawit — Februari 28, 2008 #
doakan saja ya Dil…
doakan saya segera
menikah sama Faridbuka cabang CoCoNet di Banjarmasin…nanti kamu jadi operator yang tak gaji pake ngenet aja, mau tahKomentar oleh Mrs. Fortynine — Februari 28, 2008 #
Komentar oleh adielflitzow — Februari 28, 2008 #
cepet dapet kerjaan ya MBAK!!
Komentar oleh cK — Februari 28, 2008 #
hehehe…
dinikmati aja bos
soal fakir benwit, hahahaha semua org kayaknya ngalami tuh kalo jobless.
Komentar oleh rezco — Februari 28, 2008 #
yasalam..
kemarin saya juga baru tes TOEIC di sekolah…
tau gitu belajar dulu sama om fadhil…
Komentar oleh Moerz — Februari 28, 2008 #
Kurang satu tante,…
FAKIR MISKOL…
Komentar oleh tasmerah — Februari 29, 2008 #
sama euy..saya juga jobless…mari bikin perkumpulan bloger jobless..wakakakak…
Komentar oleh maruria — Februari 29, 2008 #
Jenis kelaminmu sebenernya apa sih?
*mulai ragu*
Komentar oleh calonorangtenarsedunia — Maret 1, 2008 #
eheum2
guru nih ye
Komentar oleh Luthfi — Maret 2, 2008 #
bukannya dirimu CPNS sekarang?
oh, untunglah aku gak ikut kelas TOEFL di LIA
Komentar oleh mina — Maret 3, 2008 #
[...] yang bernama panjang Haris Fadhillah, saat ini mengaku sebagai pengangguran sementara. Ternyata aslinya Fadhil adalah seorang pemilik Fadhillah collection, yang menjual pakaian untuk [...]
Ping balik oleh Blogger Itu Penipu, Lalu Kenapa? « cK stuff — Maret 5, 2008 #
sekarang saya baru mensyukuri saya yg tdk pengangguran karena benwit masih berlimpah..hehehe..
Komentar oleh stey — Maret 5, 2008 #
kamu harus cepet NIKAH, dil!
rawan lutut keropos kalo kamu kebanyakan nganggur!
Komentar oleh antobilang — Maret 5, 2008 #
@ cK





Saya terpaksa nonton inpotenmen, karena memang yang ditayangkan tipi indonesia cuma ituh
Cewek baru? Ah, yang lama aja belum abih-abis…
@ venus
Makasih ibu,,,
@ itikkecil
Gosibnya, saya itu ganteng
@ Jenderal
Pikiran ga jauh-jauh dari selangkangan seh…
@ tehaha
Hihihihi, si mbak…
@ CalonOrang
Enak banget, ga ada pikiran, he..
@ FunkShit
Kenapa ngomongin mandi di sini?? Di kali sana, huss, huss..!
@ Warmorning
Mangkanya, cepetan diurus hayo, nasib-nasib kami para calon ini tergantung padamu
@ Effendi
Lagi kere
@ Nazieb
Enak, tapi miskin. Mau?
@ Pelaminan Minang
Makasih jueng…
@ Cabe Rawit
Kawin dulu, kawin dulu
@ Siwi
Rela saya tidak digajih wi, asal kaya benwit
@ Adielflitzow
AMiiin, saya maunya menikah lama
@ rezco
Saya nikmati sekali sebenarnya, tapi ya itu, jadi miskin segala-galanya
@ Moerz
Ayo sini, 600 ribu rupiah sepuluh kali pertemuan
@ tasmerah
Fakir Miskol? Ga ah, malah kaya miskol saya. Nelpon yang fakir
@ maruria
Yuk, bikin Perkumpulan Blogger Jobless, ketuanya Roy Suryo!
@ Luthfi
Eheum juga, masih mahasiswa neh…
@ Mina
Tapi belum dapat SK, he.. Makanya jobless
@ stey
Bagi!
@ antobilang
*manggut-manggut sambil ngelus lutut*
Komentar oleh manusiasuper — Maret 6, 2008 #
[...] tertentu . Yang hilang dari saya adalah koneksi 24 jam dan penghasilan, buah dari kondisi Jobless yang saya derita, setidaknya sampai pekan [...]
Ping balik oleh Hiatus Kurang Ajar « All That I Can’t Leave Behind — Maret 26, 2008 #
wah jobless ya
tapi enak kan bisa semaunya 
Komentar oleh van — April 19, 2008 #