Gue Ganteng, Lalu Kenapa?
Nopember 21, 2007 at 8:19 pm | In Uncategorized |Warning: Panjang, Mubazir, Banyak Foto.
Langit sedikit mendung, sementara udara malam mulai menyapa saya ketika menginjakkan kaki di tanah Yogya. Dengan semangat yang sedikit berlebihan saya langsung melompat kegirangan, biarlah bule di samping saya kaget terheran-heran, biarlah para petugas bandara langsung bergumam “katro”, saya hanya ingin menunjukkan, saya senang!
Sampai di ruang tunggu Adisucipto, saya disambut rekan lama, sesama mantan seleb. Setelah berfoto agar tidak disebut hoax, saya melanjutkan perjalanan.

Mantan Seleb Ketemu Mantan Seleb
Makan malam di rumah makan yang katanya terkenal di Yogya bernama Ayam Goreng Suharti, entah yang bernama Suharti itu apakah ayamnya atau yang menggorengnya. Setelah itu, saya langsung menuju hotel tempat saya menginap.
Hotel saya bernama Hotel Gloria, lokasinya di Jl. Sosrowijayan, persis di samping Malioboro.
Sesampainya di sana, ternyata sudah ada 3 orang fans yang menunggu. Ada para dedengkota CahAndong, yang ternyata mennggu saya sejak hampir satu jam. Ah, pengorbanan untuk bertemu idola memang seperti itu. Kepada Zam, Eko, dan Anto, saya minta maaph…
Zam, Eko dan Anto terpesona ketemu Saya
Acara selanjutnya apalagi kalo bukan Ghibah. Kami mengghibah beberapa hal, diantaranya seperti kasus Sarah, Ade, Polemik Salafy, dan beberapa cerita tentang Banjarmasin dan Yogya yang saling kami tukar.
Sekitar pukul 1 malam, Anto, Zam dan Eko akhirnya pulang dengan janji akan bertemu lagi besok.
Zam, Eko, Saya memadu kasih cerita di hotel Gloria
Besok paginya, saya langsung memanfaatkan waktu luang untuk menjelajahi kota ini. Sempat ke keraton, lalu sesuatu berbau-bau perhiasan yang sama sekali tidak menarik dan tentu saja jalan-jalan di malioboro yang ternyata belum buka sebelum jam 11 siang…
Ketemu teman lama lagi
Siangnya, sepulang dari jalan-jalan, seseorang kembali menunggu saya di Gloria. Cinta terkasih saya. Sudah sekitar dua tahun kami tidak berjumpa, iya kan Tin?
Celakanya, Yogya siang hingga sore itu hujan.
Jadilah Tina dan saya harus bolak balik naik motor untuk beberapa misi, diantaranya mencari Helm karena Polisi Yogya konon tidak kenal kompromi. Lalu ke kost Tina untuk ganti baju. Kemudian tentu saja Jalan-jalan.

Yap, kenalkan, ini Tina, nama lengkapnya Palestina. Adiknya bernama Yasser, he..
Tebak, di Yogyakarta, kota sejuta Angkringan, harga nasi sebungkus seribu rupiah, dan dengan uang 20 ribu rupiah bisa hidup selama dua minggu ini, Kemana Tina mengajak saya makan siang?Yesss, Pizza Hut! D.A Ambarukmo Plaza!
Selesai jalan, saya dan Tina kembali ke hotel.
Tidak ada screen shot untuk adegan selanjutnya di hotel ini, ok?!
Sekitar pukul 10 malam itu, saya kembali di culik gerombolan Anto dan CahAndong, antara lain Zam, Eko, Celo, Gun dan satu tamu dari semarang - Om Budi. Lalu setelah beberapa saat, Sandal yang cool abis, turut menghadiri acara ini.
Kami nongkrong di Angkringan Kali Code, gitu ya namanya Zam? Bener?
Di sini, kami kembali mengghibah. Diantaranya adalah tentang Blogger yang selalu minta traktir, link-link favorit, serta menggosibkan beberapa blogger lainnya.
Sandal, Celo (mukanya keliatan dikit), Gun, Zam, Om Budi
Pamer Maksiat
Transaksi
Lalu sekitar pukul 2 atau 3 pagi, entahlah, saya kehilangan orientasi waktu, Zam memaksa saya harus mengunjungi Tugu. Entah tugu apa namanya ini. Katanya, kalau sudah megang tugu ini, pasti akan kembali ke Yogya. Sama seperti legenda di Banjarmasin, yang menyatakan kalau kita sudah meminum air sungainya, maka pasti akan muntaber kembali ke Banjarmasin.

Cover Album Band Malaysiah Terbaru
Namun berikutnya, teman saya yang lain mengatakan kalau sudah megang tugu itu, bakal beristrikan orang Yogya!
Ha?? Zam?? Legenda siapa ini yang benar??
Menunggu “Pelanggan”
Eko, Celo, Gun, Fadil, Anto, Zam
Puas foto-foto, Ga puas seh, tapi terpaksa puas, teman-teman mengantar saya kembali ke hotel.

Berasa udah temenan lama
Besoknya, selasa, saya akan pulang.
Tapi sebelumnya, saya berniat menjelajahi beberapa lokasi, khususnya pusat buku Shopping yang digembar-gemborkan Tina dan Cewek ini beberapa kali.
Saya naik beca ke sana, dari Shopping, saya minta om tukang beca nganter saya ke UGM. Sumpah, saya tidak tau kalau UGM ternyata jauh dari Shopping. Saya baru menyadari jauhnya jarak tersebut setelah om tukang becak di belakang saya mengguman misuh-misuh tentang sesuatu yang terdengar seperti testisnya pecah atau semacam itu…
Di UGM, saya berniat bertemu dengan cewek ini, kangen, dikit.
Tapi karena saya besar dan tumbuh di UNLAM, universitas kecil dan merana, saya pun NYASAR di UGM. Perlu sekitar 30 menit bagi saya untuk menemukan fakultas peternakan tempat Hera kuliah. Ketersesatan ini diperparah dengan perbedaan budaya antara Banjarmasin dan Yogya.
Di banjarmasin, kami menunjukkan arah dengan petunjuk kanan, kiri, atau lurus. Di Yogya, mereka memberikan petunjuk arah dengan istilah mata angin, timur, barat, utara dan seterusnya.
Saya yang bahkan tidak tau matahari terbit dari mana, atau masih bingung apakah matahari mengelilingi bumi atau sebaliknya, langsung terjebak.
Bagi kalian anak Yogya, sekedar menceritakan, saya singgah di depan Graha Shaba Pramana, dan berjalan kaki ke fakultas peternakan. JAAUUUUHHHH…!!!
Jam 12.45 menit saya baru tiba di Peternakan. Untunglah, Hera datang menemui saya. Jadi tidak sia-sia perjalanan ini. Namun, pukul 1 saya harus sudah check out dari hotel dan menuju bandara!

Terkapar Habis Nyasar
Setelah ketemu dengan Hera, saya nelpon taksi biar diantar langsung ke bandara. Tapi ternyata, tidak ada taksi yang berada dekat-dekat UGM saat itu. Kecuali saya mau menunggu 30 menit. Lha? Ketinggalan pesawat dunk??
Panik, saya menghubungi harapan saya satu-satunya - pahlawan kaum papa - pembela pornoaksi - pejuang sejati - penakluk lelaki - JRENG.. JRENG.. JRENG…
ANTOBILANG!!!
Anto pun datang dengan tunggangan kesayangannya, dan mengantar saya.
Well, that’s it.
Terima kasih untuk semuanya…
Untuk Zam yang sudah membingungkan saya dengan beberapa cerita dalam bahasa jawanya.
Untuk Anto, atas tumpangannya, pelukannya, dan kemampuannya menjadi ‘jembatan’ untuk semua.
Untuk Eko yang sudah menghidupkan kembali kenangan kita berebut wanita sewaktu SMA.
Untuk Gun, yang kaos Miyabinya luar biasa.
Untuk Celo, yang ternyata pendiam - atau memang gagu?.
Sandal, you’re damn cool man..!
Om Budi, yang sudah menjanjikan pekerjaan kalau saya ke semarang (kapan-kapan? gumam om budi).
Tina, yang selalu jadi sahabat selamanya.
Hera, jaga diri, ok?
Untuk kalian semua, terima kasih sudah membuat saya mengerti, kenapa semua orang pasti berjanji untuk kembali ke YOGYA…
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.









Waaaah, saya terharuuu
*peluk2 bayangan fadhil yang ketinggalan di jogja*
Komentar oleh antobilang — Nopember 21, 2007 #
[...] iya si Fadhil yang mengaku tampan itu datang ke Jogja. Selain karena bertugas meliput sebuah acara, pastinya dia sangat berkeinginan untuk menemui saya. [...]
Ping balik oleh Invasi Manusia Super « antobilang — Nopember 21, 2007 #
poto2na gak jelas
Komentar oleh Luthfi — Nopember 21, 2007 #
Ngapusi (=bohong) itu…
Lha saya selama 6 tahun tinggal di Yogya malahan belum pernah menyentuh tugu tsb (padahal sering juga nongkrong malam2 di daerah situ), tapi ya tetap saja beristrikan orang Yogya…
Lho? Emang kapan saya menikah?
*garuk2 kepala bingung sendiri*
Komentar oleh deKing — Nopember 21, 2007 #
*nanggepin judulnya aja*
GA MUNGKIN!! itu bohong!!!
kapan ke jakarta, bang?
Komentar oleh caplang™ — Nopember 21, 2007 #
Mampir “Pakistan” nggak, Dil?
Komentar oleh NuDe — Nopember 21, 2007 #
pakistan = pasar kidul stasiun
Komentar oleh NuDe — Nopember 21, 2007 #
@ pakdee nude
kami sebenernya sudah memesankan si fadhil satu bencong pakde, tapi bencongnya bolak. Karena merasa kalah senior kalo dibandingin ama fahdil.
Komentar oleh antobilang — Nopember 21, 2007 #
fad, fotonya banyak banget!!!! ngabisin benwit aja.. = =!
terus, foto yang sama patung entu, muka lo mesum amat. napsu lo ama patung??
apalagi yah?? hhmm…janhgan kau racuni anak-anak muda macam gun dan celo. mereka masih suci… *ngakak koprol*
ah sekian…sengaja komen panjang. males buka postingan ini lagi. berat soalnya…
Komentar oleh cK — Nopember 21, 2007 #
Wek, Oom Anto tidak setampan yang saya kira!
Hehehe…
Tapi sebayut dugaan saya!
Komentar oleh Payjo — Nopember 22, 2007 #
woooo iku to gambare anto…… save as…
Komentar oleh Anang — Nopember 22, 2007 #
Memang paling susah kalo udah terlanjur ganteng mah… Ga ada yang bisa disalahkan.
…….. dan kaos i luv miyabi ituh… hwadoooh… astaga, bisa dipesen di mana ya?
Komentar oleh Toga — Nopember 22, 2007 #
emang bener…… panjang sekali postingannya…..
tapi kok yang datang kebanyakan cowok ya….
dasar homok*kabur*
Komentar oleh itikkecil — Nopember 22, 2007 #
Transaksi apaan tuh?
BTW, Polemix salafi kok ke tempat saya link nya? Nggibahin saya ya artinya? hah? Hah? HAH?
Komentar oleh Amed — Nopember 22, 2007 #
Pulang ke Jogjamu, ada setangkuh harap penuh rindu
Komentar oleh Biho — Nopember 22, 2007 #
klo di liat dari foto di atas mah emang sampean yg paling ganteng……
mirip abang delon loch……
Komentar oleh moer — Nopember 22, 2007 #
Mbak Yu jadi merinding baca tulisan yang ini
“Untuk kalian semua, terima kasih sudah membuat saya mengerti, kenapa semua orang pasti berjanji untuk kembali ke YOGYA…”
Sebegitu berartinya-kah kota Yu Djoem ini?
Komentar oleh Yu Djoem — Nopember 22, 2007 #
karena dah lama gak komen di sini, akan saya balas posting panjang ini dengan komen panjang:
1. tau gak kamu di sosrowijayan itu ada used bookstore? ;p
2. kenapa sih tasmu gak pernah dilepas? sudah nempel gitu ya?
3. kapan saya menggembar-gemborkan shopping? kamu salah orang, cewek lain tuh hohoho…
4. “teman saya yang lain mengatakan kalau sudah megang tugu itu, bakal beristrikan orang Yogya” <—- apa? saya akan ber-ISTRI??????? -sigh-
dan, -towel mansup- bagaimana kalau kita tuker buku berikutnya di Pizza Hut? -siap-siap bawa rantang-
Komentar oleh mina — Nopember 22, 2007 #
wihhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

*ga bisa liat potonya*
Komentar oleh almascatie — Nopember 22, 2007 #
ga jelas fotonya.
eh, sebelahnya anto sapa tuh yg jenggotan?
keren juga..
*ngiler*
Komentar oleh calonorangtenarsedunia — Nopember 22, 2007 #
maksudnya yg di foto kedua.
Komentar oleh calonorangtenarsedunia — Nopember 22, 2007 #
Laporannya lengkap banget .. mengalahkan pesta blogger tempo hari ..
Komentar oleh erander — Nopember 22, 2007 #
arrrghhh…FENGENN!!!!
Komentar oleh hoek — Nopember 23, 2007 #
untung kita ndak ketemuan. jadinya saya ndak harus bawa2 panci kalo jalan2 sama situ.
.
btw, jgn ke pakistan. mending ke babarsari aja. di situ lebih yahud meskipun brandnya nggak seheboh pakistan
Komentar oleh Shelling Ford — Nopember 23, 2007 #
Wah jadi kangen Jogja juga, pnah pacaran dsana hihi..
Anyway, welcome back Mansup ta kirain mati beneran
Komentar oleh Ady — Nopember 23, 2007 #
*liat komen Hana*
Buset, Eko diilerin!!!
Komentar oleh Amed — Nopember 23, 2007 #
*ngebayangin adegan selanjutnya*
eh…, si Gun itu gayanya najis abis hwakakakaka…
Komentar oleh CY — Nopember 23, 2007 #
he he he..kayaknya seneng banget yach. coba naik becaknya agak lama dikit lagi pasti sampe purwokerto.
Komentar oleh marsitol — Nopember 23, 2007 #
ya Alloh mas potoneeeee…….
lucu2
Komentar oleh pinkina — Nopember 23, 2007 #
Selesai jalan, saya dan Tina kembali ke hotel.
Tidak ada screen shot untuk adegan selanjutnya di hotel ini
Jelas. karena emang ga ngapa ngapain. ha ha ha….
Komentar oleh Fortynine — Nopember 23, 2007 #
Masih perlu lagikah gambar-gambar lain untuk menunjukkan kegantenganku heheheh
mantap blas mas gantenge! dunia sudah berkata bahwa kau itu ganteng!
Komentar oleh Kurt — Nopember 24, 2007 #
1. lo NAIK BECAK dari shopping ke….UGM??? ckckck…nanya dulu kek!
2. peluk2an sama anto. so now you’re gay. officially.
3. beneran. kapan2 lo musti ke jakarta biar bisa ketemu temen2 blogger yg jauuuh lebih ganteng.
*ditampar fadil*
Komentar oleh venus — Nopember 24, 2007 #
Jadi kangen jogja..
Postingnya panjang banget
Photonya banyak banget
Tapi rada gag jelas banget
Padahal mau liat anto yang mana?
Komentar oleh Sarah — Nopember 25, 2007 #
@sarah
anto itu yang di foto berjudul ketemu teman lama lagi itu lho
Komentar oleh NuDe — Nopember 25, 2007 #
elo ganteng? ah pitnah™.
ganteng dari hong kong?
*digampar*
Komentar oleh cK — Nopember 26, 2007 #
1. judulnya fitnah
2. tukang becak tsb dilaporkan sekarat sekarang
3. ganti oleh2 buat saya secepatnya hehehehehe
Komentar oleh warmorning — Nopember 26, 2007 #
lanjutin terus…………
Komentar oleh denni — Maret 5, 2008 #
* Telat Mbalasi Koment*


@ Anto
Huss, huss… Jangan peluk-peluk sembarangan! BTW To, lain kali bensin motor jangan lupa diisi
@ Luthfi
Ngarang, itu resolusinya yang paling bagus yang saya pasang. Komputer anda monitornya cetek kali *dihajar*
@ deKing
Lah, kamu sudah nikah king? Bukannya baru bulan depan baru balik ke Indonesia??
@ caplang
Lalu kenapa?
Ke Jakartanya mungkin nanti-nanti, setelah memulihkan sakit hati *apaan seh??*
@ NuDe
Saya ke ISRAEL saja Pak, IStana RAtu ELok
@ antobilang
…
@ cK
Ah jeng Cikeu, padahal dirimu bahagia kan, melihat tampang-tampang kami yang guanteng ini..? Ngaku sajah bu
Dan catet, saya yang diracuni Gun dan Celo, bukan sebaliknya!


@ Payjo
Wekekek… Ketauan Anto dikutuk mpoten kamu
@ Anang
Woloh? Save as?
@ ToGa
Kaosnya Miyabi itu kayanya khusus bang, khusus yang mukanya mesum
@ itikkecil
Itulah jeng, satu-satunya yang mengecewakan saya… Bayut semua.
@ Amed
@ Biho
Kangen Jogja lagi…
@ moer
*ngasih amplopan ke moer*
@ Yu Djoem
Yang jelas dibanding Banjarmasin Yu, Jogja much better
@ mina
1. Ga sempat nyari-nyari buku yang lama, waktunya mepet.
2. Tas itu berisi separuh nyawa saya, he
3. Perasaan kamu deh, apa si Tina ya?
4. Wekekekek, mangkanya jangan suka pegang-pegang tugu

@ Almas
Lah, ngapain heboh??
@ calonorang…
jangan sama yang itu, pleiboi banget!
@ erander
Pesta Blogger kapan yak?
@ hoek
Pengen anto?
@ Jowe
Saya datang kamu malah pulang, memang partikel kita berlawanan kali ya Joe..
@ Ady
Ssstt, ketauan yang dirumah nanti pak
@ CY
Gun itu memang najong luar dalem
@ marsitol
Kesian tukang becanya, hernia kayanya tuh
@ pinkina
Ya oloh jenggg, padahal saya ganteng, bukan lucu…
@ 49
@ Kurt
Pak Ustad rocks!
@ venus
Tunggu aku di Jakarta - Sheila on 7
“Dan bila akupun rindu, pada nyamannya kecupmu, pada hangatnya tawamumu,…”
@ Sarah + NuDe
*Ngakak sampe orgasme*
@ warmoning
Oleh-olehnya nanti, kalau saya ngambil S2, hohoho
@ denni
Lu pikir ini sinetron??
Komentar oleh ManusiaSuper — April 29, 2008 #