Bocoran Harry Potter Versi Indonesia
26 Juli 2007 pada 18.24 | Ditulis dalam Uncategorized | 120 Komentar… Dumbledore sat down in one of them, and Harry fell into other, staring at his old Headmaster’s face. Dumbledore’s long, silver hair and bread, the piercingly blue eyes behind half-moon spectacles, the crooked nose: everything was as he had remembered it. And yet…
“But you’re dead,” said Harry.
“Oh, yes,” said Dumbledore matter-of-factly.
“Then… I’m dead too?”
“Ah,” said Dumbledore, smiling still more broadly. “That is the question, isn’t? On the whole, dear boy, I think…
… Dumbledore duduk di salah satu kursi dan Harry di kursi yang lain, memandang wajah tua Kepala Sekolahnya. Rambut dan jenggot panjang keperakan, mata biru dibalik kacamata bulan sabitnya, hidung bengkok: semua persis seperti yang pernah diingatnya. Dan lalu…
“Tapi kau sudah meninggal’” Kata Harry.
“Tentu saja,” Jawab Dumbledore tanpa beban.
“Jadi artinya… Saya juga tewas?”
“Ah,” Dumbledore tersenyum semakin lebar. “Itu adalah pertanyaannya bukan? Sejujurnya, anakku, Kupikir kamu…
Ini, adalah kutipan favorit saya di buku Harry Potter terakhir, yang baru saja selesai saya baca. Ketika Harry mengucapkan pertanyaan, yang menjadi pertanyaan pembaca di seluruh dunia, simple, dan brilian pada saat yang bersamaan.
“Then… I’m dead too?”
Jadi, apakah Harry tewas di buku terakhir mahakarya J.K. Rowling ini?
Tidak, saya tidak akan menjawab pertanyaan itu. Untuk menghormati anak-anak – maupun orang dewasa – di Indonesia, yang lebih memilih untuk menunggu novel terjemahannya terbit. Saya hanya ingin sedikit berbagi kesenangan yang telah saya dapat. Beberapa plot yang saya harapkan tidak merusak ketegangan, kegembiraan, kesedihan, yang menunggu kalian di edisi bahasa indonesianya, mungkin terbit tahun depan.
Fakta pertama yang ingin saya utarakan adalah, banyak yang mati di buku ini. Banyak di sini bukan hanya berarti 2 – 3 orang. Banyak di sini adalah benar-benar banyak. Bersiap-siap saja kehilangan tokoh atau karakter favorit kalian. Pada bab kelima dari 36 bab plus 1 epilog yang ada di novel ini, kita sudah harus ditinggalkan oleh salah satu karakter protagonis. Dan kematian akan terus susul menyusul hingga mencapai puncaknya pada bab-bab terakhir, just prepare yourselves…
Fakta kedua, kalian perlu benar-benar mengingat, kalau perlu, membaca lagi prekuel Harry Potter. Baca dan ingat setiap detail yang ada di 6 buku sebelumnya. Karena detail-detail kecil, tidak berarti di cerita sebelumnya itu, ternyata memegang peranan penting dalam keseluruhan cerita nantinya. Fakta kecil seperti Harry yang mewarisi bentuk dan warna mata ibunya, atau motor terbang milik sirius yang sekarang dipakai Hagrid, atau profesi ayah Luna Lovegood sebagai editor majalah ‘mistik’, just keep it in your brain pals.
Selanjutnya, saya ingatkan juga bahwa banyak terjadi perubahan karakter di sini. The evil one, will transformed into something tolerable. Si jahat tiba-tiba saja menjadi seseorang yang mendapat simpati pembaca. Tidak hanya satu karakter, tapi beberapa. Mungkin pesan yang ingin disampaikan Rowling adalah, ada kebaikan dalam setiap bentuk kehidupan, dan juga sebaliknya. Kita adalah sisi mana yang kita pilih, mungkin.
Perubahan karakter tidak hanya terjadi pada si jahat menjadi si pahlawan, tapi juga pada si lemah yang menjadi si pemberani. Dan pesannya adalah, mungkin, agar kita tidak meremehkan lagi siapapun, selemah apapun seseorang, setidak mampu apapun dia terlihat, karena setiap orang memiliki potensi dalam dirinya, sekali lagi, mungkin.
Fakta berikutnya, akan ada banyak cinta tapi sedikit ciuman di buku ini. Hanya saja, ciuman yang terjadi benar-benar patut dikenang, khususnya yang terjadi di antara dua orang yang memang sudah sejak lama ditunggu untuk menyentuhkan bibir masing-masing, just wait, he.
Lalu, buat yang suka Harry Potter karena sekolah sihirnya, karena pelajaran-pelajaran yang ada di hogwarts, karena mimpi kapan pendidikan di Indonesia bisa memiliki sistem seperti itu, saya akan bilang, kalian akan kecewa. Tidak ada proses belajar mengajar di sekolah di cerita terakhir ini. Tapi jangan khawatir, Hogwarts still will be there. Hogwarts akan muncul, dalam pertempuran terakhir. Dalam klimaks cerita, dalam adegan paling puncak dari keseluruhan 7 novel Harry Potter. Hogwarts tetap menjadi titik sentral dari keseluruhan cerita ini nantinya.
Terakhir, saya hanya bilang, tidak ada yang mengecewakan dari cerita ini. Apakah Harry tewas atau tidak, cerita ini tetap akan menjadi bagian dari sejarah. Kalian akan tetap bangga menjadi bagian dari sejarah itu.
Note: Buat yang sudah membaca buku ini, saya harap kalian tetap menghormati mereka yang belum membaca. No spoilers. Saya minta tidak ada komentar yang membuka jalan cerita, merusak kesenangan pembaca lain yang belum membaca. Bahkan kalau perlu, jangan memberi komentar jika memang tidak perlu.
Posting ini saya dedikasikan untuk kamu, yang seperti kata Rowling, have stuck with Harry until the very end.
Closure: Nunggu-nunggu Gramedia mengontak saya buat bantu-bantu penerjemahan edisi bahasa indonesianya, he…
120 Komentar »
Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.


hohoho PERTAMAX!!!
Comment by cK— 26 Juli 2007 #
ngarep wakakakakk
Comment by cK— 26 Juli 2007 #
spoiler, total yang mati 16 orang kekekekekekk
Comment by cK— 26 Juli 2007 #
bukan 17 org
tamvah kau satu
Comment by raodha— 16 Juni 2010 #
Closure: Nunggu-nunggu Gramedia mengontak saya buat bantu-bantu penerjemahan edisi bahasa indonesianya, he…
ketawa bareng CK kekekekkkk……….
Comment by itikkecil— 27 Juli 2007 #
ini tentang hermione dan w%%&%&^%&^%& ??????
Comment by Luna Moonfang— 27 Juli 2007 #
boleh ikut ketawa bareng nggak jeng?
Comment by NuDe— 27 Juli 2007 #
wboleh spoiler disini? yah.. sangat menyayangkan.. saat…saat.. Fred.. u know.. T.T
@Luna Moonfang: yeah.. Hermione dan [sensor]
wkwkwkwk
Comment by tikafleur— 27 Juli 2007 #
btw harry potternya mati gak?
Comment by klikharry— 27 Juli 2007 #
wah jadi pengen baca bukunya…
padahal saya sudah terputus pada buku keduanya aja saya baca….
Comment by aRuL— 27 Juli 2007 #
@#@%$#^$&^%&%&%
Comment by antobilang— 27 Juli 2007 #
kok komenku di sensor?
Comment by antobilang— 27 Juli 2007 #
nunggu bukunya
Comment by Anang— 27 Juli 2007 #
@ Ck
Masa 16? Sudah ditambah yang ‘fifty other’ itu?
@ Luna Moonfang & tikafleur *maksa dua2nya neh milih nama*
Salah, yang bener, ciumannya antara Hermione dan Manusiasuper , aaahhh….. *ngayal, ngiler*
@ NuDe
Serius itu bos, saya mau membantu penerjemahannya, soalnya yang belum-belum, banyak yang ga sesuai jalan cerita!
@ klikharry
No Comment, da mau merusak ketegangan anda
@ aRul
Baru buku kedua?? Buset, masih 5 lagi dunk!
@ antobilang
Siapa yang nyensor monyong???
@ Anang
udah terbit kok Nang.
Comment by manusiasuper— 28 Juli 2007 #
ya gitu deh mas, ngak ngefans2 amat sama HP koq…
cuman ngikut2 aja dari cerita2 teman….
Comment by aRuL— 28 Juli 2007 #
nyahahahah… hai, bung!xD
Gue dikasi & dipaketin ni harpot yg ke-7 ama temen gw, nyampe di rumah hari tgl 23, tp ampe skearang belon selese krn jarang nyempet baca, baru sepertiganya. Huhuahahah.
Pusing gw ama urusan sekolah…
Comment by Yuuki— 28 Juli 2007 #
@ aRul
Ga mesti fans kok mas, cuma memang menurut saya, ceritanya benul-benul mantabs!
@ Yuuki
Kemana aja lo neng?? Sekolah aja diributin, nyante aja, jangan sampai sekolah mengganggu hobi, wakakak…
Comment by manusiasuper— 28 Juli 2007 #
tambain satu lagi dong yang mati,,
Ma rikues Cho Chang mati juga!!
*kok Ma benci banget ama dia ya??*
,,,
,,,
*oh iya,, dia nyium Daniel Radcliffe!!!*
Comment by Ma yang lagi seneng banggeeett!!— 28 Juli 2007 #
ini kategori spoiler gak ya = =!.. *tidak membaca lebih lanjut*
..
..
..
waaahhhh
..
tolong skalian dong translate sebuku hahaha
Comment by mcsandy— 28 Juli 2007 #
*liat komen di atas Ma*
kalo Fadil yang translet,, Ma juga mau,, gratisan yak,,
Comment by Ma yang lagi seneng banggeeett!!— 28 Juli 2007 #
ada yg penting dari buku ke-7 ini yaitu mengkonfirmasikan keyakinanku terhadap Snape dan Draco. Mereka adalah orang yang berbeda dibandingkan apa yang diceritakan di buku-buku HarPot sebelumnya. Padahal saya sdh keburu pesimis dgn penggambaran Rowling ttg 4 Asrama di Hogwart lengkap dengan karakteristik person-nya.
kalau saya mas, nunggu gramedia/penerbit lain untuk menerjemahkan ke bahasa Batak…
Comment by fertobhades— 28 Juli 2007 #
Ditunggu terjemahan halaman2 selanjutnya…gratis
Comment by deKing— 29 Juli 2007 #
Ho ho ho, banyak yang mau… Tapi kalo Mansup yang translet, weh, GRAMEDIA-nya yang kagak mau
*kabur sebelum ditimpuk kamus*
Comment by Amd— 30 Juli 2007 #
gimana kalo mas amed dan fadil yang trenslet?? trus dibikin pdf dan dibagi-bagikan ke kita-kita yang membutuhkan?? hohohoho…
Comment by cK— 30 Juli 2007 #
[...] anda penasaran dengan biograpi-nya Voldemort ? … kalo iya, mungkin sekelumit susunan kata-kata [...]
Pingback by Lord Voldemort … « Canda-nya Joerig …— 30 Juli 2007 #
Woi apaan tuh..Hogwards!!?? HOGWARDS?? ralat donk..Hogwarts gituh!! *gak penting*
Gue gak ngitung sieh ya berapa orang yang mati ..agak bete juga sieh.. gue kirain M.E.M itu tangguh sekali.. tak diduga tak dinyana.. *halah*
Comment by chielicious— 30 Juli 2007 #
wah, sekalian promosi diri neeh…
Comment by rd Limosin— 1 Agustus 2007 #
[...] sebagai “Manusia Jahat” karena perannya yang sangat antagonis di buku Harry Potter. Om Mansup juga sudah memperingatkan bahwa ada perubahan karakter di buku Harry Potter 7, dimana si jahat [...]
Pingback by There’s Something About Harry (1) « f e r t o b— 1 Agustus 2007 #
wah, dalem banget ngebahasnya… ya emang sih, banyak hal2 yang gak terduga di buku 7, terutama tentang si severus itu lho…
jadi terharu n pengen nangis hiks2…
tak disangka tak dinyana
hidup silver doe!!!
Comment by Astri— 2 Agustus 2007 #
kalimat paling berkesan menurutku cuma satu:
“Always.” by Snape. huuuuaaaaa ihiks ihiks *srrroooot*****
ayo sana baca Bartimaeus!
Comment by mina— 3 Agustus 2007 #
Nungguin Harry Potter basa sunda
Sebagai orang yang sibuk, saya tak punya cukup waktu untuk membaca novel fiksi yang tebal2. Jadi saya mah nunggu filmnya aja (paling juga 2 taun lagi beres)
Comment by purmana— 3 Agustus 2007 #
@ Ma yg lagi seneng
Ada seh yang ga beda jauh sama daniel rdcliff, mau kenal? Klik aja di sini.
@ Mcsandy
Woi, maaf bos, kita anti spoiler kok, tenang aja…
@ Chie
*pura-pura ga liat* “EDIT”
@ Astri, Mina
Iya ibu-ibu, bener, kesian banget SS di buku terakhir ini…
@ Semua yang minta translate
Hubungi Gramedia, jangan saya. Kecuali kalo dibayar per halaman, baru saya mau… *mata bersinar hijau*
Comment by manusiasuper— 8 Agustus 2007 #
@Mansup
Mata bersinar hijau terkena Avada Kedavra
@Mina
Iya Min… “Always” sroooooottt
Comment by Astri— 9 Agustus 2007 #
saya udah tamat!!!
ketawa, nangis, deg2an, pengen ma
nsupmpus..Comment by calonorangtenarsedunia— 9 Agustus 2007 #
sama dong……………………….
Comment by raodha— 16 Juni 2010 #
@ Astri
Cinta – cinta, Duit – duit…
@ Hana
Saya ketawa, nangis, dan deg2an bersamamu…
Comment by manusiasuper— 10 Agustus 2007 #
sebenarnya walo anda tidak menceritakan seluruh buku, hanya beberapa petunjuk saja, buat saya itu tetep mengganggu….kenapa mesti cerita??? kenapa???kenapa???? biarkan harry ke 7 tetap menjadi rahasia sampai kita membacanya…
Comment by novel— 10 Agustus 2007 #
tanggung bgt c informasinya.. mangnya bodoh apa cuma terjemahin gitu aja.. kasih bocoran dong.. biarpun ga semua.. tapi kn jadi punya bayangan .. ga keren!!!
Comment by verly— 11 Agustus 2007 #
@ Novel
Saya jamin, semua yang saya tuliskan tidak akan merusak keasikan kalian saat membacanya sendiri nantinya. Buktikan saja, tidak satupun spoiler yang terungkap dalam posting ini kan?
Tapi jika memang mengganggu, saya minta maaf, dan kamu kan bisa memilih untuk tidak membacanya? Seperti salah satu pesan bang ferthob yang disarikan dari Harry Potter, kita adalah apa yang kita pilih…
@ verly
Sekali lagi maaf, tapi sepertinya saya sudah menetapkan prinsip saya untuk tidak merusak keasikan pembaca Harry Potter lain yang masih setia menunggu versi Bahasa Indonesianya – Tahun Depan…
Comment by manusiasuper— 12 Agustus 2007 #
waduh……….harry nggak blh mati ntar yang lawan voldemort sapa,kok dumbledore mati sih,dasar voldemort sialan……” harry bunuh ya voldemort jgn di biarin hidup… manusia kayak gitu nggak pantas hidup”
Comment by diana— 12 Agustus 2007 #
ceritanya sangat memilukan,,bisa ga dalam bukunya diperbanyak gambar harry poternya,,,,,,,makasih
Comment by yans— 13 Agustus 2007 #
@ diana
Amiieen…
@ yans
hoh??
Comment by manusiasuper— 13 Agustus 2007 #
gga sbr mnuggu versi indo.
oto**
Comment by vbrii lovegood potter— 20 Agustus 2007 #
kalimat yg berkesan yg dr Lupin:
“Sorry I will never know him bla..bla.. *sensor*.
I was trying to make a world in which he could live a happier life.”
Hix
Comment by Pi— 20 Agustus 2007 #
@ vbrii lovegood potter
Mau saya terjemahkan? Bayar tapi…
@ Pi
Iya, seorang ayah yang melakukan apapun untuk anaknya…
Comment by manusiasuper— 20 Agustus 2007 #
pengen download Harry Potter 7 versi English GRATIS? Buka aja
&%$^#$%.com/doc/201604/Harry-Potter-and-the-Deathly-Hallows-complete-book
Ga prlu daftar, tinggal download pdf-nya.
Comment by Toshihiko Atsuyama— 20 Agustus 2007 #
And btw, gw lagi dalam proses menerjemahkan HP7 dari English ke Indo, yang gw usahain selesai akhir Oktober (karena rilis legal Gramedia kelamaan kan, sekitar Januari 2008 gitu). Gw udah di tengah-tengah translasi bab-4 nih…
Nanti kalo udah selesai, gw akan upload ke &%$^$%^&.com (gw ga mau taro e-mail ato website gw yang asli di sini, ntar bermasalah ama pihak berwajib kaya kasus di Prancis lagi…)
PS: Toshihiko Atsuyama itu pseudonym gw.
Comment by Toshihiko Atsuyama— 20 Agustus 2007 #
“… Voldemort was ###########$^%^#^#$&^*^&(*#@$@%#$######### …”
manusiasuper edit this comment
Seperti yang saya bilang, no spoiler here. Jangan jadi sok pahlawan, sok tahu, atau sok pinter di sini.
Comment by Mr. SPOILER— 20 Agustus 2007 #
@ Toshihiko Atsuyama
Maaf, link download saya hapus. Tolong hargai hasil karya cipta orang lain.
Dan soal terjemahannya, saya tunggu, atau bisa saya bantu??
Comment by manusiasuper— 21 Agustus 2007 #
Oke… bisa dimengerti. Btw, gw translate itu HP7 ke Indo bkn demi uang koq, biznya tujuan utama gw hanyalah utk bagi-bagi kopiannya sebanyak mungkin (Gratis) ke tmn2 gw… Skadar iseng, brikut kutipan terjemahan halaman dedikasi Rowling (No Spoiler Here):
Dedikasi buku ini terbelah menjadi tujuh bagian
Untuk Neil
Untuk Jessica
Untuk David
Untuk Kenzie
Untuk Di
Untuk Anne
dan Untuk Kalian Semua
yang telah setia mengikuti Harry sampai kisah akhirnya.
Comment by Toshihiko Atsuyama— 22 Agustus 2007 #
Dan judulnya gw tetep pake judul “Harry Potter dan The Deathly Hallows”, cuman yg Deathly Hallows dikasih font italic. Biznya gw udah bongkar kamus sana-sini ngga ada terjemahan yang pas… JK Rowling bilang, alternative title-nya “HP and The Relics of Death”. Nonetheless, kalo itu diterjemahin ke Indo, malah jadi “Relik-relik kematian” yang malah terasa janggal di kuping. What do u think, manusiasuper?
Comment by Toshihiko Atsuyama— 22 Agustus 2007 #
untuk yang dedikasi, kayanya bagian terakhir itu lebih ‘nendang’ kalo dibikin: DAN KAMU, YANG SUDAH TERIKAT DENGAN HARRY HINGGA AKHIR
Soalnya, saya merasa Rowling mau menambah penasaran pembaca tentang apakah Harry tewas atau tidak pada buku ini, dengan menulis ‘Harry till the end’ itu.
Soal hallows, saya juga sempat bingung. Kita mengerti, tapi tidak bisa menjelaskan. Tapi bisa saja kalau kita terjemahkan secara lebih luas. Deathly Hallows kan semacam perangkat untuk menghindari kematian?
Jadi kenapa tidak diganti dengan istilah lain saja, tidak perlu sepadan secara literal tapi sama-sama membuat pertanyaan. Karena sebelum buku ini terbit, orang-orang juga bertanya kan, apa itu hallows.
Comment by manusiasuper— 22 Agustus 2007 #
semoga nga mati.. jadi novelnya bisa nyaingin conan ato doraemon
Comment by funkshit— 24 Agustus 2007 #
@ funkshit
Tamat kok mas
Comment by manusiasuper— 27 Agustus 2007 #
Spoiler!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!11
Comment by numpag lewat.— 31 Agustus 2007 #
Menurut q harpot&the deathly hallows artix harpot&kematian yg suci.tp q msh pnasaran yg mati sp sich?mank versi Ind. Terbitx kpn sich?
Comment by Ifa H.S— 15 September 2007 #
Klo kta aku, arti dari harry potter and the deathly hallows mungkin aja harry potter dan benda2 suci sang kematian
Soalnya, emang yg ngasih benda2 hallows itu kan sang kematian,,
Trz ak baca di majalah klo deathly hallows itu artinya benda2 peninggalan org suci
Comment by giner_chan— 20 September 2007 #
Klo kta aku, arti dari harry potter and the deathly hallows mungkin aja harry potter dan benda2 suci sang kematian
Soalnya, emang yg ngasih benda2 hallows itu kan sang kematian,,
Comment by giner_chan— 20 September 2007 #
DAFTAR ISI
1. Turunnya Pangeran Kegelapan
2. In Memorandum
3. Kepergian Keluarga Dursley
4. Tujuh Harry Potter
5. Serdadu yang Tumbang
6. Hantu Berpiyama
7. Wasiat Albus Dumbledore
8. Pernikahan
9. Tempat Persembunyian
10. Kisah Kreacher
11. Sogokan
12. Sihir adalah Kekuatan
13. Komisi Registrasi Kelahiran-Muggle
14. Sang Pencuri
15. Pembalasan Goblin
16. Godric’s Hollow
17. Pembalasan Bathilda
18. Dunia dan Dusta Albus Dumbledore
19. Rusa Betina Perak
20. Xenophilius Lovegood
21. Kisah Tiga Bersaudara
22. The Deathly Hallows
23. Kediaman Malfoy
24. Pembuat Tongkat Sihir
25. Rumah Kerang
26. Gringotts
27. Tempat Persembunyian Terakhir
28. Hilangnya Cermin
29. Diadem yang Hilang
30. Pemecatan Severus Snape
31. Pertempuran Hogwarts
32. Tongkat Sihir Tetua
33. Kisah Sang Pangeran
34. Di Hutan Lagi
35. King’s Cross
36. Kesalahan dalam Rencana
Epilog
BAB 1: Turunnya Pangeran Kegelapan
Kedua pria itu muncul dari balik kegelapan, terpisah beberapa meter diterangi tipisnya sinar rembulan. Sesaat mereka sempat mengacungkan tongkat sihir ke arah satu sama lain; lalu, setelah mengenali satu sama lain, mereka menyimpan tongkat di balik jubah mereka dan mulai berjalan beriringan.
“Laporan?” tanya yang berbadan lebih tinggi.
“Yang terbaik,” jawab Severus Snape.
Jalanan yang mereka lalui dibatasi oleh semak belukar di sebelah kiri dan kebun terawat di sebelah kanan. Jubah mereka bersibakan seiring langkah kaki mereka.
“Tadinya kukira sudah terlambat,” kata Yaxley, kegempalan tubuhnya hilang dan nampak dengan ranting-ranting pepohonan memecah cahaya rembulan. “Agak lebih repot dari yang kukira sih. Tapi moga-moga dia puas. Kau kelihatan begitu yakin kalau resepsi nanti akan berjalan lancar?”
Snape mengangguk, tanpa menjelaskan apapun. Mereka berbelok kanan, menuju jalan masuk sebuah bangunan. Mereka dikelilingi semak belukar sekarang, dan sepasang pagar besi yang menjulang menghalangi langkah mereka. Mereka terus berjalan: Tanpa mengucapkan apapun keduanya mengangkat tangan kiri mereka sebagai sinyal dan jalan menembus pagar tersebut, seolah-olah pagar besi tersebut merupakan asap belaka.
Barisan dedaunan cemara meredam suara langkah mereka. Terdengar suara bergemerisik di sebelah kanan mereka: Yaxley mengacungkan tongkatnya lagi dan mengarahkannya ke atas kepala rekannya, namun sumber suaranya ternyata tidak lebih dari seekor merak putih yang berjalan dengan anggunnya di atas pagar tanaman.
“Hebat, si Lucius itu. Merak…” Yaxley memasukkan tongkatnya kembali ke dalam jubah sambil mendengus.
Perlahan-lahan sebuah rumah besar yang begitu megah nampak dari balik kegelapan di ujung jalan mereka, dan cahaya berkilauan pada jendela berbingkai berlian di lantai dasar. Suara air mancur terdengar dari balik pagar tanaman. Aspal bergemeretak di bawah kaki mereka ketika Snape dan Yaxley bergegas menuju pintu depan, yang terbuka dengan datangnya mereka, walau tak ada siapapun yang terlihat membukanya.
Lorong utama rumah tersebut sangatlah besar, penerangannya minimum dan dekorasinya semarak, dengan karpet raksasa menutupi sebagian besar lantai batunya. Mata para lukisan berwajah pucat di dinding mengikuti arah jalan Snape dan Yaxley ketika mereka berdua melintas. Kedua pria tersebut berhenti di depan pintu besar, sempat ragu sejenak, lalu Snape memutar knob perunggu pintunya.
Ruang tamu utama dipenuhi dengan orang-orang yang diam membisu, semuanya duduk pada meja yang panjang dan dekoratif. Furnitur-furnitur kelihatannya telah dipindahkan ke pinggiran ruang tersebut dan tidak ditata kembali dengan rapi. Penerangan ruang itu datang dari kobaran api perapian, di mana di atasnya terdapat rak dengan cermin kecoklatan tertengger di puncak. Snape dan Yaxley perlahan memasuki ruangan itu. Setelah mata mereka mulai membiasakan diri dengan penerangan yang minimum, mereka menoleh ke atas untuk melihat hal paling janggal di ruangan itu: sesosok tubuh manusia yang kelihatannya pingsan tergantung terbalik di atas meja, memutar pelan seakan kakinya digantung dengan tali transparan, dan terpantul di cermin dan meja kosong yang mengkilap di bawahnya. Tidak seorang pun yang duduk di bawahnya memperhatikan sosok itu, selain seorang pemuda pucat yang duduk hampir tepat di bawahnya. Ia kelihatan tak mampu menahan diri untuk menoleh ke atas setiap beberapa menit.
“Yaxley. Snape,” kata suara yang jelas terdengar tinggi dari kepala meja. “Kalian sangat hampir terlambat.”
Orang yang berbicara duduk tepat di depan perapian, sehingga orang yang baru datang pertama-tama hanya bisa melihat figur siluetnya. Namun, dengan beranjak mendekat, nampaklah mukanya yang menyala kepucatan, tanpa ada sehelai rambut pun di kepalanya, dengan dua lubang yang berfungsi sebagai lubang hidung dan mata merah berbinar yang pupilnya vertikal. Ia berpenampilan sangat pucat sehingga seolah-olah mukanya memancarkan cahaya mutiara.
“Severus, di sini,” kata Voldemort, dengan menunjuk kursi tepat di sebelah kanannya. “Yaxley – di samping Dolohov.”
Kedua pria tersebut menempati bangku yang tersisa. Kebanyakan di antara mereka di meja itu memperhatikan Snape, dan pada dialah Voldemort pertama berbicara.
“Jadi?”
“Tuan, Orde Phoenix berencana memindahkan Harry Potter dari rumahnya Sabtu ini, setelah matahari terbenam.”
Semua yang hadir terlihat menggeliat tertarik: Beberapa membeku tegak, yang lain berdebar-debar, semua mata menatap Snape dan Voldemort.
“Sabtu… setelah matahari terbenam,” ulang Voldemort. Matanya yang kemerahan menatapi mata Snape yang hitam dengan pandangan yang begitu tajam sehingga beberapa orang di situ memalingkan pandangan, takut kalau mereka sendiri akan ditatap seperti itu. Namun Snape dengan tenangnya memandang muka Voldemort dan, setelah beberapa saat, mulut Voldemort yang tak berbibir menorehkan sesuatu yang terlihat seperti senyuman.
“Bagus. Bagus sekali. Dan informasi ini datang –“
“– dari sumber yang sudah kita bincangkan,” kata Snape.
“Tuanku.”
Yaxley mencondongkan badan ke depan untuk bisa melihat Voldemort dan Snape dengan jelas. Semua mata tertuju padanya.
“Tuanku, saya dengar informasinya tidak seperti itu.”
Yaxley menunggu, namun karena Voldemort tidak menjawabnya, dia meneruskan, “Dawlish, si Auror, keceplosan bahwa Potter tidak akan dipindahkan sampai tanggal tiga puluh, sehari sebelum ulang tahunnya yang ketujuh belas.”
Snape tersenyum.
“Sumber saya mengatakan kalau ada rencana untuk meninggalkan jejak palsu, dan saya rasa inilah rencana itu. Ini bukan pertama kalinya kok; dia memang terkenal tidah begitu lihai.”
“Saya yakinkan Anda, Tuanku, Dawlish kelihatan begitu yakin,” kata Yaxley.
“Kalau dia sudah kena sihir, tentu saja dia yakin,” kata Snape. “Kuyakinkan kau, Yaxley, seluruh Kantor Auror tidak akan ambil bagian lagi dalam perlindungan Harry Potter. Orde Phoenix percaya kalau kita telah menaruh orang kita di Kementerian.”
“Orde itu sempat ada benarnya juga, ya?” kata orang pendek yang duduk tidak jauh dari Yaxley; seraya terkikik berat dengan gemanya yang terdengar di seluruh penjuru ruangan.
Voldemort tidak tertawa. Tatapan matanya mengembara ke arah tubuh yang memutar-mutar di atasnya, dan ia kelihatan sedang berpikir keras.
“Tuanku,” Yaxley melanjutkan, “Dawlish percaya kalau seluruh divisi Auror akan dipercayakan untuk memindahkan anak itu –“
Voldemort mengangkat tangannya yang besar dan putih itu, dan Yaxley langsung terdiam, memperhatikan dengan kesal ketika Voldemort berbalik menghadap Snape.
“Di mana lagi mereka akan menyembunyikan anak itu?”
“Di rumah salah satu anggota Orde,” kata Snape. “Menurut sumber, tempat itu telah diberi segala proteksi yang bisa disediakan Orde dan Kementerian. Saya rasa akan sulit untuk menculiknya setelah dia diamankan di sana, Tuanku, kecuali, tentu saja, kalau Kementerian telah ditumbangkan sebelum Sabtu ini, di mana kita bisa dapat kesempatan untuk membuka mantra-mantra untuk membuka sisa proteksinya”
“Ya, Yaxley?” Voldemort memanggil ke ujung meja, perapian terpantul dengan aneh di matanya. “Bisakah Kementerian ditumbangkan Sabtu ini?”
Sekali lagi semua mata menatap Yaxley. Ia pun menegakkan bahunya.
“Tuanku, saya punya berita bagus untuk hal itu. Saya telah – dengan jerih payah – berhasil mempengaruhi Pius Thicknesse dengan Kutukan Imperius.”
Beberapa yang duduk di sekitar Yaxley terlihat terkesan; Dolohov, pria dengan muka panjang dan urakan yang duduk di sampingnya, menepuk punggungnya.
“Itu baru permulaan,” ujar Voldemort. “Tapi Thicknesse hanyalah satu orang. Scrimgeour harus dikelilingi oleh orang-orang kita sebelum aku bertindak. Sekali aku gagal dalam pembunuhannya, rencanaku bisa berantakan.”
“Ya Tuanku, itu benar – namun Anda tahu tidak, sebagai Kepala Departemen Penegakan Hukum Sihir, Thicknesse punya kontak tidak hanya dengan sang Menteri, tapi juga dengan para Kepala Departemen lainnya. Sepertinya semua akan menjadi mudah setelah kita sekarang punya seorang berjabatan tinggi di bawah kontrol kita, yang bisa mengendalikan bawahannya, lalu mereka semua bekerja sama untuk menurunkan Scrimgeour dari jabatannya”
“Semoga teman kita Thicknesse tidak ketahuan saja sebelum dia menmperngaruhi pikiran mereka semua,” kata Voldemort. “Bagaimanapun juga, sepertinya masih tidak mungkin kalau Kementerian bisa jatuh ke tanganku sebelum Sabtu ini. Kalau kita tidak bisa menyentuh anak itu di tempat tujuannya, maka kita harus laksanakan rencana kita ketika dia sedang dalam perjalanan.”
“Kita lebih beruntung, Tuanku,” kata Yaxley, yang kelihatan sangat ingin mendapat sedikit perhatian. “Sekarang kita sudah punya beberapa orang di dalam Departemen Transportasi Sihir. Kalau Potter ber-Apparate atau memakai Jaringan Floo, kita bisa tahu dengan segera.”
“Dia tak akan melakukan keduanya,” kata Snape. “Orde menghindari segala bentuk transportasi yang dikontrol atau diawasi Kementerian; mereka tidak percaya kalau segala sesuatu berhubungan dengan tempatnya.”
“Justru lebih baik,” kata Voldemort. “Dia akan diharuskan melalui perjalanan di udara terbuka. Lebih mudah untuk ditaklukkan”
Voldemort mendongak kembali menatapi sosok tubuh yang memutar pelan seraya meneruskan, “Aku akan menemui anak itu empat mata. Sudah ada terlalu banyak kecerobohan dalam hal-hal yang berhubungan dengan Harry Potter. Terkadang memang salahku sendiri. Potter bisa hidup sekarang, itu lebih karena kecerobohanku daripada kehebatannya.”
Semua orang menyimak Voldemort dengan seksama, masing-masing terlihat cemas kalau dirinya akan disalahkan atas kelangsungan hidup Harry Potter. Namun Voldemort lebih terlihat berbicara pada dirinya sendiri, sambil tetap menatap tubuh yang tergantung itu.
“Aku selama ini ceroboh, dan karena itulah keberuntungan tidak di sisiku. Tapi aku mengerti sekarang. Aku sudah mengerti tentang semua hal yang tidak aku mengerti sebelumnya. Akulah yang seharusnya membunuh Harry Potter, hanya dengan tanganku sendiri.”
Seakan menjawab Voldemort, tiba-tiba terdengarlah suara cicitan, suara yang memancarkan derita dan sengsara. Sebagian dari mereka di meja melihat ke bawah, terkejut bahwa suara itu datang dari kaki mereka.
“Wormtail,” kata Voldemort, masih dengan suara yang kalem dan pengertian, dan mata yang menatap tubuh yang digantung itu, “Bukankah sudah kusuruh kau untuk mendiamkan tawanan kita?”
“Ya, t-Tuanku,” pekik pria kecil yang mengambil bangku di tengah meja, dengan dudukan sangat rendah hingga seolah bangku itu terlihat masih kosong. Lalu ia beranjak dari kursinya dan bergegas keluar dari ruangan itu.
“Seperti yang kubilang tadi,” lanjut Voldemort, kembali menghadap wajah para pengikutnya, “Aku sudah mengerti sekarang. Nah, pertama-tama yang kubutuhkan adalah tongkat sihir salah satu dari kalian sebelum aku pergi membunuh Potter.”
Semua pengikutnya terperangah; seolah-olah ia baru saja mengumumkan akan meminjam salah satu lengan mereka.
“Tak ada sukarelawan?” kata Voldemort. “Coba lihat… Lucius, sepertinya kamu sudah tidak butuh tongkatmu lagi.”
Lucius Malfoy menghadapnya. Kulitnya terlihat kekuningan pucat memantulkan cahaya perapian dan matanya terlihat gelap kering. Ketika ia mulai berbicara, suaranya serak.
“Ya, Tuanku?”
“Tongkatmu, Lucius. Aku butuh tongkatmu.”
“Saya…”
Malfoy menoleh ke arah istrinya. Ia juga terlihat pucat, dengan rambut pirang tergerai di punggungnya, namun di bawah meja tangannya menggenggam tangan suaminya. Dengan sentuhan istrinya, Malfoy mengambil tongkat dari balik jubahnya dan memberikannya ke Voldemort, yang kemudian menelitinya dengan seksama.
“Apa bahannya?”
“Jati, Tuanku,” bisik Malfoy.
“Dan intinya?”
“Naga – ulu hati naga.”
“Bagus,” kata Voldemort. Ia mengeluarkan tongkatnya sendiri dan membandingkan panjang keduanya. Lucius Malfoy tanpa sadar bergerak maju; sesaat ia terlihat berharap akan mendapat tongkat Voldemort sebagai gantinya. Gerakan ini tidak dilewatkan Voldemort, matanya pun langsung membelalak.
“Kamu mau tongkatku, Lucius? Tongkatku?”
Sebagian terlihat menahan tawa.
“Aku sudah beri kamu kebebasan, Lucius, masih tidak cukup juga? Tapi aku sadari kalau belakangan keluargamu kelihatan kurang bahagia…. Apakah karena kehadiranku di sini, Lucius?”
“Tidak – sama sekali tidak, Yang Mulia!”
“Bohong, Lucius…”
Suaranya begitu halus hingga ia terlihat seperti mendesis bahkan ketika mulutnya yang kejam berhenti membuka. Satu atau dua penyihir sulit menahan gidik ketika desisan itu mengeras; seakan ada sesuatu yang berat sedang melata di permukaan lantai.
Seekor ular raksasa berusaha menaiki kursi Voldemort dan akhirnya berdiam di bahu tuannya: dengan bahu sebesar paha pria dewasa; matanya, dengan potongan vertikal sebagai pupil, tidak berkedip sedikitpun. Voldemort tanpa berekspresi membelai makhluk itu, masih menatap Lucius Malfoy.
“Kenapa keluarga Malfoy kelihatan sangat tidak bahagia? Apakah kembalinya diriku dengan kekuatan bukanlah sesuatu yang mereka dambakan selama bertahun-tahun?”
“Tentu saja, Tuanku,” kata Lucius Malfoy. Tangannya bergemetar ketika ia menyeka keringat dari bibir atasnya. “Kami mendambakannya – sudah tentu.”
Di sebelah kiri Malfoy, istrinya mengangguk kaku, dengan matanya menghindari Voldemort dan ularnya. Di sebelah kanannya, putranya Draco, yang selama ini menatapi sosok tubuh di atasnya, melirik Voldemort sejenak dan menghindarinya lagi, takut membuat kontak mata.
“Tuanku,” kata wanita berpenampilan gelap dari tengah meja, suaranya penuh dengan emosi, “sungguh suatu kehormatan Anda berada di sini, di kediaman keluarga kami. Tiada hal yang bisa menandingi kehormatan itu”
Ia duduk di samping adiknya, karena tidak semirip Narcissa dalam penampilan, dengan rambut gelap dan mata hitam membawa aura pembawaan dan keanggunannya, sedangkan Narcissa terduduk kaku tanpa ekspresi. Bellatrix mencondongkan badan ke Voldemort, karena kata-kata semata tidak mampu melukiskan harapannya akan kedekatan.
“Tiada hal yang bisa menandingi kehormatan itu,” ulang Voldemort, kepalanya tunduk memikirkan Bellatrix. “Itu berarti hal yang besar, Bellatrix, dari kamu.”
Wajahnya dipenuhi air muka semangat; matanya berkaca-kaca bahagia.
“Tuanku tahu aku tidak pernah berdusta!”
“Tiada hal yang bisa menandingi kehormatan itu … bahkan dibandingkan dengan peristiwa gembira setelah itu, kudengar, yang keluargamu adakan minggu ini?”
Bellatrix menatapnya, mulut menganga, terlihat bingung.
“Saya tidak mengerti, Tuanku”
“Yang kumaksud sepupumu, Bellatrix. Dan sepupu kalian, Lucius dan Narcissa. Dia baru saja menikahi si manusia serigala, Remus Lupin. Kalian pasti sangat bangga.”
Meja itu dipenuhi dengan tawa meledek dari seluruh kerumunan. Banyak yang condong ke depan untuk menukar pandangan; beberapa menggebrak meja. Sang ular raksasa, tidak menyukai kebisingan itu, membuka mulut lebar-lebar den mendesis dengan marah, namun para Pelahap Maut tidak mendengarnya, mereka girang dengan dipermalukannya Bellatrix dan keluarga Malfoy. Wajah Bellatrix, yang tadinya memancarkan kebahagiaan, sekarang merona merah.
“Dia bukan sepupu kami, Tuanku,” serunya di tengah letupan kebahagiaan itu. “Kami – Narcissa dan saya – tidak pernah bertatap muka dengan saudara kami sejak dia menikahi si Darah Lumpur itu. Si brengsek itu maupun segala macam binatang yang dinikahinya tidak ada hubungannya dengan satupun dari kami.”
“Bagaimana menurutmu, Draco?” tanya Voldemort, dan walau suaranya kalem, tetap saja terdengar jelas di tengah sorakan sindiran di sana-sini. “Bisa tidak kamu rawat anak serigala?”
Sorakan di situ memuncak, Draco Malfoy menatap dengan penuh kengerian ayahnya, yang sedang tertunduk malu, lalu berbalik menatap ibunya. Ibunya menggeleng keras, lalu meneruskan menerawang ke dinding.
“Cukup,” kata Voldemort seraya membelai ularnya yang gusar. “Cukup.”
Dan tawa ceria pun terhenti seketika.
Banyak di antara pohon keluarga kita menjadi berpenyakit seiring berlalunya waktu,” katanya ketika Bellatrix memperhatikannya dengan seksama sambil menahan nafas dan pandangan memohon, “Kita harus memangkas bagian itu, tentu tidak, supaya pohonnya tetap sehat? Pangkas bagian yang mengancam kesehatan sisanya.”
“Ya, Tuanku,” rintih Bellatrix, dan matanya terlihat tidak mampu menahan air mata terima kasih. “Itu sudah kami lakukan!”
“Kamu pantas mendapatkannya,” kata Voldemort. “Di keluargamu, juga di dunia, kita akan memangkas semua borok penuh infeksi itu hingga hanya yang berdarah murni tetap tinggal …”
Voldemort mengangkat tongkat Lucius Malfoy, mengacungkannya ke arah tubuh yang tergantung di atas meja, dan menggoyangkannya. Tubuh itu lalu mulai bergerak hidup dan menggeliat melawan ikatan yang kasat mata.
“Kenal tamu kita tidak, Severus?” tanya Voldemort.
Snape menoleh ke wajah yang terbalik itu. Semua Pelahap Maut sedang memperhatikan tawanan itu, seakan mereka baru saja diizinkan untuk menunjukkan rasa penasaran. Ketika dia berputar menghadap perapian, wanita itu merintih dengan penuh kengerian, “Severus! Tolong aku!”
“Ah, tentu,” kata Snape ketika tawanan itu berputar lagi.
“Dan kamu, Draco?” tanya Voldemort, membelai hidung ularnya dengan tangan yang tidak memegang tongkat sihir. Draco menggeleng cepat-cepat. Sekarang setelah wanita itu terbangun, Draco tidak mampu menatapnya lagi.
“Tapi kamu memang tidak mungkin ambil kelasnya,” kata Voldemort. “Bagi kalian yang belum kenal, tamu kita ini bernama Charity Burbage yang, sebelum datang ke sini mengajar di Sekolah Sihir Hogwarts.”
Anggukan mengerti terlihat di sekeliling meja. Seorang wanita besar bongkok bergigi maju terkikik.
“Ya … Profesor Burbage mengajari anak-anak penyihir segala sesuatu tentang Muggle … tentang bagaimana mereka ternyata tidak terlalu berbeda dengan kita …”
Salah seorang Pelahap Maut meludah ke lantai. Charity Burbage memutar menghadap Snape lagi.
“Severus … tolong … tolong …”
“Diam,” hardik Voldemort, dengan goyangan tongkat Malfoy, dan Charity langsung terdiam seakan dibungkam. “Tidak puas dengan mengotori isi pikiran anak-anak penyihir, minggu lalu Profesor Burbage menulis artikel yang mengagungkan para Darah Lumpur di Daily Prophet. Penyihir, katanya, harus menerima mereka para perampok ilmu pengetahuan dan sihir. Menipisnya darah murni, kata Profesor Burbage, adalah hal yang terbaik … Dia ingin kita semua menikah dengan Muggle … atau bahkan manusia serigala … “
Tidak ada yang tertawa sekarang. Tidak ada yang meragukan akan luapan marah dan geram dalam suara Voldemort. Untuk ketiga kalinya, Charity Burbage memutar untuk menghadap Snape.
Air mata menetes dari matanya ke rambutnya. Snape berbalik menghadapnya, tanpa ekspresi, ketika ia memutar darinya lagi.
“Avada Kedavra”
Pancaran sinar hijau memenuhi seluruh penjuru ruangan. Charity jatuh menggedebuk ke meja di bawahnya, membuat meja itu bergetar dan berkeriut. Beberapa dari para Pelahap Maut melonjak dari kursi. Draco terjatuh dari kursinya ke lantai.
“Makan malam, Nagini,” kata Voldemort dengan lembut, dan ular raksasa itu turun dan melata dari bahunya ke meja.
Comment by Toshihiko Atsuyama— 3 Oktober 2007 #
wah kacau nih….
terbit yang indonesianya januari kayanya..
dapet bocoran dari kakaknya temen saya yang kerja di G******A….
dia lagi bantu nerjemahin…
rusak tuh yang ngasih spoiler….
bikin rasa penasaran nonaktif aja…
Comment by myresource— 3 Oktober 2007 #
Terjemahan (tidak resmi) Harry Potter 7 untuk bab 1-3 bisa ditemukan di situs ini (ini hasil terjemahan saya sendiri):
http://kaskus.us/showthread.php?p=19624381
Comment by Toshihiko Atsuyama— 3 Oktober 2007 #
wuuuuuuuuuuuuuih, kayaknya seru banget tuch ceritanya, harry akan … ##############
(Sorry, komentar diedit karena alasan yang sudah jelas…)
Comment by adhel_potter— 6 November 2007 #
yachhhh, kok coment gw d edit sechhhhhhhhhhh! berbagi kebahagiaan kan ga ada salah nya, sesama club harry potter kan harus ngasih tau ceritanya biar acik gitcu loch! gw mo donk ikutan club2 hary potter d internet, cara nya gimana ya?
Comment by adhel— 12 November 2007 #
aq udah mesen harry potter ke 7 kemarin katanya bakal terbit tgl 13 januari..
jadi gak sabar deh nunggunya
Comment by wi2k— 18 November 2007 #
Dikit banget bocoran nya….
Lebih banyak lagi dong….!!
Plis…!!!
Klo bisa,send ke email saya…
Thax b4
Comment by Dida— 19 November 2007 #
buKunya bleH graTis ga bwt aQ…..
aQ ngFans bGt nIe mA HaRRy PottER….
aQ dah puNya Smua bukUnya Lho….
KpaN cIe TerbitNya?????????????
LaMa BGt DEch!!!!!!!!!!!!!
Comment by die die— 19 November 2007 #
Saya nunggu bukunya aja
Comment by Novandi— 21 November 2007 #
aduh…..
jadi nambah penasaran nich….
Buat Toshihiko Atsuyama,
translatin donk komplit 1 bukunya…
pliz…..
Buat mansup,
pelit banget sich….
Comment by nne— 23 November 2007 #
whoa….g sabar nunggu tgl 13 nih..
mana bocoran disana sini dah q bc lg
tp ttp aj pnsrn…
Comment by gilang— 28 November 2007 #
@ Adhel
Maaf del, kalo mau cerita,lewat jalur pribadi saja, kasian yang nunggu-nunggu tahunan kalo tiba-tiba dirimu membocorkan akhirnya.
Menjadi yang pertama tahu bukan berarti yang paling tahu, iya kan?
Coba aja masuk ke mugglenet.com. Itu situs yang cukup keren menurut saya.


@ wi2k
Kalo udah, saya pinjem ya?
@ Dida
Mau emailnya? Nanti kalo sempet saya kasih tau ya..
@ die die
Gratisan aja maunya, beli dunk kalo emang suka…
@ Novandi
Saya nunggu Emma Watson
@ nne
Toshihiko, tuh ditanyain..
@ gilang
Sabar ya nak…
Comment by manusiasuper— 28 November 2007 #
ahh miripama quote kesukaanku di pelem godsend…pelemnya cambright
spoilernya cuman segini…???
Comment by celo— 28 November 2007 #
@ celo
pelem apa ituh??
Comment by manusiasuper— 28 November 2007 #
pasrah nich,
ga dpt bocoran yang memuaskan…
ya udah,aq pesen aja.
tp 13 januari masih lama bgt kan!!!!
ga sbr nich,
uda kangen bgt ma harry…
Comment by nne— 19 Desember 2007 #
eh btw,,,
mas mansup umurnya uda brapa sich???
Comment by nne— 19 Desember 2007 #
@ nne
Mau liat kembarannya Daniel Redklip? Klik aja halaman about di atas halaman ini…
Umur saya? *perlu betapa dulu sebelum menjawabnya*
Comment by manusiasuper— 24 Desember 2007 #
waaaaaaa…….gw pesen yang soft cover nya…..terbitnya baru tgl 26 januari….hiks….
Comment by Ineberry— 1 Januari 2008 #
@ Ineberry
Sabar ya nak…
Comment by manusiasuper— 1 Januari 2008 #
pengen bgt novel HP 7, tp gak di kasih duit ma bokap.
kan mahal kalo pake uang jajan sendiri.
moga2 ja, besok2, ada lagi cerita yang bikin geger dunia ini, kayak Harry Potter. tapi kayaknya mustahil de, cause HP is the best novel in this world
(n_n)
Comment by Misha— 7 Januari 2008 #
akhirnya,novel ketujuh dah terbit…
huh…kayaknya mang seru.jadi pengen cpt baca.tp lg boke bwt bli novelnya.jd ngantri ni bwt pinjam.hehehe…..
tp sbenernya aku dah download novelnya.saynngnya dalam text bhs inggris.meskipun pnasaran ma critanya,aku jd mls bwt bc cos perlu kerja extra.slaen mikir jalan critanya,masih harus meras otak bwt translate.
meskipun seneng cos novel yg ktujuh dah terbit,bawaannya sedih jg cos critanya dah berakhir.
coba critanya trus brlanjut ampek aku jd kakek2..,hidupku pasti tambah nyenengin….ada yg ditunggu tiap tahunnya.n yg pasti slalu bkin pnasaran……………
Comment by iral— 22 Januari 2008 #
hik… hik… hik…
sedih bgt,
walaupun seneng bgt uda slsai bc dlm 2hr
ampe krg tdr,
tapi kan ini kisah terakhirnya,
aq ga bs lg bc ksh2 serunya,
petualanganny, n ksh cintanya,
rasanya kayak da yg hlg dr hdp aq,
rasanya lbh skt dr pd skdar pts cinta,
(over bgt ga sich??? he…3x tp bneran lho…)
yah, mau gmn lg,
masa aq mst maksa JK bt nulis lanjutanny,
lagian gmn caranya??????!!
wlu gmn pun,
harry still the best lah pkoknya…
Comment by nne— 2 Februari 2008 #
menapa tak ada ringkasan nvel harry potter pertama sampai sekarang edisi ke-7
Comment by agus— 3 Februari 2008 #
siip,pkkx hrpot paling OK,,
KEONARAN SUDAH SELESAI, bye!
Comment by ^^— 3 Februari 2008 #
waaaaaaaaw!!!!! Harry potter, yang terakhir udah terbit!!!!!!!! HOREEEEE!!!!!
Tp,,,, bgi yang blom yau, cerita akhirnya kyak aquh!!! pasti pnasaran bgt khan???
bgi yang fans bratna harry potter,,,,, kamuh gax slah pilih idola kox!!!!
Harry Potter itu,,,, emang The Best dech!!!!
I LOVE YOU HARRY POTTER
Comment by Opphiee— 10 Februari 2008 #
aquh,,,, lgi sedih nich!!!! coz,,, aquh, blom dpet bkuna Harry Potter yang terakhir nich!!!
hiks….hiks….hiks
kpn sich,,,, ada ringkasannya ??????
kutungguuuuuuuuuuuuuuuu
Comment by Puput— 10 Februari 2008 #
Q udh g sbar nih pgn tw crtnya.Kpn sih bkunya trbt?Q udh g sbr nih.Cptn dong?Q pgn tw crt slnjtnya dan akhr crtnya nih.Bocorinnya kok cmn sdkt sih.Yg bnyk dong klo bsa smwnya.Q tungguin lo crta slnjtnya.
Comment by Katherina— 29 Mei 2008 #
Harry Poter ceritanya bagus, dan alangkah lebih bagus lagi jika ceritanya ga di bocorin…
yah… Indonesia…
Comment by dira— 24 Juni 2008 #
Halooo……
hp7?????dah baca dunk!!!!!jadi akhirnya si hari itu nikah ma ginny!punya anak 3!!!!james,lily,….?cory lupa!!!trus jagoan aq si ron tuh nikah sama si harmonie!anak” rose-hugo
Comment by meirlina— 5 November 2008 #
weee…..pliz deh!! gw juga udah kali!!!
yang mati: hikz…hikz…hikz…my hero!!!*#$%#&^*#(^*#(%@($&*@(*($%
Rasan lo gw bocorin!!Weeeeee!!!!
*rasain! gw edit! weee*
Comment by mutick jane granger— 24 Desember 2008 #
Rasanya bakalan ada Buku Harry Potter baru..hm judulnya apa y?Lupa.. Bukan kelanjutan seri 1-7 yg dulu..tapi ga tahu bakalan beredar di Indo or kaga..
Saya tahu darimana?
Kemarin ada email dari amazon yang bilang “buruan pesan! ntar kehabisan”. Pesan?berarti belum terbit tuh buku
Lho jd pnjng lebar? niat awal Saya kesinikan mo kenalan dg sang empunya blog (biar dapet rekomendasi ikut kayuhbaimbai)
Salam kenal..
Berharap dapat rekomendasi mode=”ON”
Monggo dilihat blog amatiran saya di 71mm0′s Day atau di BLoG Baru ini
Comment by 71mm0— 24 Desember 2008 #
dudul, komengnya ditutupi berataan postingan yang hanyar.
Comment by cumie— 24 Desember 2008 #
@ 71mm0
Itu buku karya Rowling yang penjualannya sepenuhnya buat amal, judulnya The Tales of Beedle the Bard. Ingatkan? Buku yang jadi salah satu unsur pembangun cerita di Harry Potter 7.
@ Cunie
Wweekekekek… Komentas saja di postingan lama,,,
Comment by ManusiaSuper— 24 Desember 2008 #
Silahkan download Harry potter 7: The deathly hallows (Versi Indonesia) di sini:
http://bintangkelas.wordpress.com/
Comment by Yakobus— 14 Januari 2009 #
tai ucing medok
Comment by tai— 7 Februari 2009 #
KKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEERRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEENNNNNNNNNNNNNN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Comment by nimagi— 8 Februari 2009 #
kapan nich filmnya Harry Potter yang terakhir di tampilin ??????????????
Comment by suryati— 12 Februari 2009 #
tyuz gmna tuch clita slanjut’y??????????????????????????
kutAN DUNK KTAWANYA wAAAAAAAAAAAAAAAkkkkkkkkkkkAAAAAAAAAAkkkkkkkkkk
Comment by nita— 24 Februari 2009 #
[...] anda penasaran dengan biograpi-nya Voldemort ? … kalo iya, mungkin sekelumit susunan kata-kata [...]
Pingback by hoax….. Blog— 5 Maret 2009 #
Aku lagi mo nyari buku harpot yg ke 7. Aq orang sukabumi. Kalau ada yg mau jual buku harpot 7, aq pasti beli. Hub. Aq di sonia_cutez@yahoo.com
Comment by Sonia— 6 Maret 2009 #
waw…
tmbah qren az Harry ke 7
Comment by ending— 29 April 2009 #
Jadi ingin menunggu kisah – kisah di filmnya pada Harry Potter ke-7 nih!
Comment by Gabriella— 18 Juni 2009 #
tenang saja …..
harry potter tidak akan mati malah voldemort yang mati…
dan nanti harry akan menikah dengan ginny weasly dan mempunyai anak yang bernama albus severus, james, lily ….
Comment by safira virginindya— 19 Juni 2009 #
oh ya…
menurut sumber terpecaya juga film harry potter and the dealthy hallows akan dibuat menjadi 2 atau harry potter and the dealthy hallow part 1 and harry potter part 2 …
yang part one akan diluncurkan pada tahun 2010.. dan yang part 2 di tahun 2011
shootingnya akan dimulai dari bulan ini,, kalo dihitung pengeluaran filmnya lama juga ya….
Comment by safira virginindya— 19 Juni 2009 #
oh bgus jgya critaya q da bc bku yg ke 5 bku yg ke 6 kpn tertibya n filmya kpn di putarya
Comment by FATIMAH— 14 Juli 2009 #
Hm… Harry Potter Terahir.. Bener” bikin kita jd sedih ja.. Kayaknya gag puas bngt klo cmn 7 doank..
Pdhl tiap thn nya Harry Potter Melakukan sesuatu Yg sangat membanggkan Hogwarts.. Hm..
Tpi g pp deh..
Happy ending deh..
Soalnya ending nya Harry ###############..
Bikin ngiri ja…Hahaha…
Wait ne Sm Harpot And Half Blood Prince Film..
tkt kehabisan tiket..
Wkwkwkw…
Sukses trus..
Comment by Dina Kho— 15 Juli 2009 #
itu bocoran dr mn y ???
Comment by Alfi Kori— 16 Juli 2009 #
pelit bgt cih kasih tau dong
Comment by chi-chi— 17 Juli 2009 #
akhirnya… selesai juga perjuangan J.K Rowling. Bnr2 novel yang seru banged. (sebnr’y sih sedih cuz gak akan ada lagi HP)
(
But salut banged deh buat J.K Rowling. Buku ke-7 nya menurut aku bagus banged. Semuanya berperan di buku ke-7. Dan Harry gak meninggal.
Kalo ada yang mau baca versi Indonesia bisa YM Ntan. Nanti ntan kirimin PDF nya yang versi Indonesia.
Thanks
Comment by Intan Ayu Desprilani Yacob— 21 Agustus 2009 #
kuereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnn!!!!!!
abizzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz!!!!
Comment by Widya Putri U.— 24 Agustus 2009 #
w ada isi novel yg ke 7, sumpah isinya lengkap bnget dari halaman 1-638,
tpy bhasa inggris bro, jadi klo u translate bisa 5-7 hary bru slsay, w aja translate 2 jam bru dapet dari halaman 1- 10 doank,,
Comment by klan 13— 30 Oktober 2009 #
menurut saya film harry potter sangat bagus!!!!!!!!!!
sebagai pembaca saya sangat kagum dengan jk rowling.
dya telah membuat saya jatuh cinta pada tokoh utama dari film harry potter yaitu harry potter sendiri !!!!!!!!!!!!!!!!!!
meskipun teman-teman saya mengejek bahwa harry potter itu jelek tapi saya tetep cinta dengan tokoh ini !!!!!!
pokoknya harry potter is the best aaaaaaaaaaaaaaaabbbbbbbbbbbbbbbbbbiiiiiiiiiieeeeeeeeeeeeeezzzzzzzz
Comment by emma— 30 November 2009 #
hi pa kabar ???????????????????????
saya adalah salah satu siswi dari SMPN 12 Malang !
jujur sejujurnya saya sangat kagum dengan jk.rowling!
saya selalu bermimpi bahwa saya kelak pasti bisa menjadi seorang penulis yang hebat seperti jk.rowling!
setiap hari saya selalu berdoa semoga saya dapat bertemu dengan semua pemain film harry potter!
tapi mungkin hal itu hanya mimpi sebab saya adalah salah satu dari sekian warga miskin di duniA INI!Tapi saya akan berusaha agar mimpi saya tersebut dapat terwujud!pokokmya harry potter adalah mimpi saya nomor 1 selama saya masih dapat bernafas!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Comment by nikma— 30 November 2009 #
Punya harry potter e-book versi ke 3 dan 4 gak?????????
klo punya kirimin ke emailq di naluha@yahoo.com
trimzz
Comment by m3yraaa— 22 Januari 2010 #
jadi tambah penasaran,,pbgendt cepet2 nnton??ending yg mndebarkan..jng kyak yg sekuel ke-6 kmaren donk,,agak nanggung mnrutQ..hheee
Comment by annisa— 11 Juli 2010 #
harry potter emang bagus banget dan harry potter nikah ama wesley adiknya ron tuh dan anaknya 2 kalo harmonie nikah ma ron wesley anak2 mereka masuk juga di skolah sihir pokoknya endingnya bagusbanget deh
Comment by pipit— 27 Juli 2010 #
Kpn ya HARRY POTTER 7 di terbitkan???…. udah ngak sabar nich. klo HARRY POTTER tamat, buat yang lebih seru lagi. apa e-mailnya???… You may use these HTML tags and attributes:
Comment by MARIA— 6 Januari 2011 #
Kpn ya HARRY POTTER 7 di terbitkan???…. udah ngak sabar nich. klo HARRY POTTER tamat, buat yang lebih seru lagi. apa e-mailnya???… klo maujawab ke e-mailku aja ya. (RIATANDIARRANG@YAHOO.COM) ^_^
Comment by MARIA— 6 Januari 2011 #
Hi! Would you mind if I share your blog with my facebook group?
There’s a lot of folks that I think would really appreciate your content. Please let me know. Cheers
Comment by HTTP://Www.Sbwire.com/— 17 Februari 2013 #
I think the admin of this site is in fact working hard in favor of his website, as here every material is quality based material.
Comment by Janelle— 7 Maret 2013 #
Pretty great post. I just stumbled upon your blog and wanted to mention that I’ve truly enjoyed browsing your weblog posts. In any case I’ll be subscribing in your rss
feed and I’m hoping you write once more very soon!
Comment by Conrad— 8 Maret 2013 #
Now she is worried about ankles and heels now that these
popular boots are now being sold for the per-teen and toddlers.
And, to you, that could effectively not make any difference.
For the same reason, you could save a handsome profit if you buy shoes or boots on our
UGG shoes or boots wholesale.
Comment by Tony— 12 April 2013 #