Si Kalajengking dan si Buaya di Sungai Nil
Juni 1, 2010 pukul 10:47 am | Ditulis dalam Uncategorized | 20 KomentarSeekor Kalajengking tiba di tepian sungai Nil yang lebar dan dalam, di mana di situ dia bertemu dengan seekor Buaya.
“Halo kawan baru,” sapa si Kalajengking pada si Buaya, “mungkinkah engkau dan aku membentuk semacam kerja sama agar dapat menyeberangi sungai Nil ini dengan aman dan selamat? Dengan aku di atas punggungmu sebagai penunjuk jalan sementara kau berenang.”
Si Buaya dengan sinis menjawab, “Kamu pikir aku bodoh? Kalau begitu aku akan sepenuhnya ada dalam kekuasaanmu. Engkau bisa saja menyengatku saat kita menyeberang.”
“Tentu saja tidak,” ujar si Kalajengking. “Aku berjanji tidak akan menyengatmu, karena jika aku menyengatmu hingga tewas, aku juga akan mati tenggelam”
Setelah memikirkan hal tersebut beberapa saat, akhirnya si Buaya sepakat kerjasama tersebut masuk akal dan bersedia membawa Kalajengking di punggungnya. Ketika di tengah sungai, si Kalajengking tiba-tiba berubah pikiran dan menyengat si Buaya.
Sementara tubuh mereka berdua tenggelam ke dasar Nil, sekarat, si Buaya berpaling kepada si Kalajengking dan berkata, “Sekarang kita berdua akan mati. Penjelasan logis apa yang mungkin ada untuk perilakumu ini??”
“Tidak ada,” jawab si Kalajengking, “Ini adalah Timur Tengah.”
——
note: diterjemahkan dengan semena-mena dari buku “The Complete Idiot’s Guide to Middle East Conflict”
Hasil Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan 2010
Mei 31, 2010 pukul 7:40 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 21 KomentarYa ndak adaaaaa…
Jangankan hasilnya, pencoblosannya saja belum mulai ketika saya menulis postingan ini.
Saya cuma ingin menanggapi agenda Debat Antar Calon Gubernur yang ditayangkan langsung di tipi-tipi lokal dan satu tipi nasional itu.
Sedikit banyak, tulisan ini juga hadir setelah terinspirasi tulisan Tetuha kita bersama, Pak Ben.
***
KPU Kalimantan Selatan memang menjadwalkan beberapa kali acara debat antar calon Gubernur dan Wakil Gubernur sebagai bagian dari agenda Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Selatan 2010 – 2015 pada 2 juni ini.
Semua acara debat disiarkan secara langsung melalui televisi, dan puncaknya adalah debat terakhir yang disiarkan oleh salah satu televisi siaran nasional tadi.
Membaca komentar-komentar teman-teman baik melalui situs jejaring sosial maupun tulisan di blog, saya menangkap ada kekecewaan terkait performa masing-masing kandidat dalam debat-debat tersebut.
Ada yang merasa marah karena salah satu kandidat (dalam rangka menegaskan keberhasilannya sebagai pemimpin) menyatakan orang-orang miskin yang ada di kabupaten yang dia pimpin sebelum menjadi calon gubernur, berasal dari daerah lain yang dipimpin oleh kandidat saingan.
Ada yang merasa bingung karena omongan para kandidat tidak memiliki konsep dan ide dasar yang jelas.
Ada pula yang merasa debat itu buang-buang duit karena konon tidak mempengaruhi pemilih secara signifikan.
Entahlah…
Soal pengaruhnya terhadap pemilih, saya tidak berani memastikan apakah ada warga Kalimantan Selatan yang memilih calon Gubernurnya karena melihat sisi positif si calon saat debat.
Tapi membaca tulisan Pak Ben dan beberapa netter tentang betapa debat antar calon gubernur itu serupa benang kusut berbumbu opera van Borneo yang tidak begitu lucu, saya jadi tertarik membahasnya.
Pertama mungkin masalah mental.
Lanjutkan membaca Hasil Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan 2010…
Jadi, begitulah…
Mei 25, 2010 pukul 9:32 am | Ditulis dalam Uncategorized | 8 Komentar“A period novel! About the Civil War! Who needs the Civil War now — who cares?”
– Herbert R. Mayes (Editor of the Pictorial Review ), turning down a prepublication offer to serialize Margaret Mitchell’s novel Gone with the Wind, 1936
“You’d better learn secretarial work or else get married.”
– Emmeline Snively, Director of the Blue Book Modeling Agency, giving advice to Marilyn Monroe in 1944
“We don’t like their sound. Groups of guitars are on the way out.”
– Decca Records Rejecting the Beatles, in 1962
Jadi begitulah…
Belangian dan Kebodohan Saya…
Mei 20, 2010 pukul 1:55 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 54 KomentarBaiklah…
Saya hanya ingin meminta maaf..
Saya ingin meminta maaf pada orang-orang di pulau Jawa sana.
Saya ingin meminta maaf pada seseorang-orang di Jakarta yang kerap saya caci maki membabi buta.
Saya memang bodoh. Dan untuk itu, saya meminta maaf.
Saya memang egois. Dan untuk itu saya meminta maaf
Dan bukannya belajar menjadi lebih baik, saya justru mempertontonkan kebodohan dan keegoisan saya pada semua orang, setiap hari, dengan segala cara.
Saya terutama harus meminta maaf pada Firman Hadi dan seluruh penduduk desa Belangian Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar.
***
Ini, sekali lagi, adalah soal listrik.
Tentang perasaan diperlakukan tidak adil yang kerap melanda dada saya, dada kami, penghuni pulau kaya bahan tambang sumber energi yang justru harus kekurangan energi. Harus merasakan pemadaman listrik hampir setiap waktu, tak kenal waktu tak kenal situasi.
Tidak hanya kami di Borneo, tapi juga teman-teman di Papua, di Sumatra yang kerap mencibir sinis pada penduduk pulau Jawa, yang terang bederang sementara kami gelap gulita.
Ini tentang kegeraman yang melahirkan mulai dari sekedar hastag #nasipluarjawa di Twitter hingga ajakan deklarasi kemerdekaan Borneo Raya.
Yang untuk segala kemarahan itu semua, saya meminta maaf…
.
.
.
Dan percayalah, saya tidak sering mengucap kata maaf, bahkan ketika saya sadar saya salah pun, saya jarang meminta maaf.
Tapi kali ini, dengan perasaan malu yang luar biasa, sekali lagi, menggenapi jumlah kata tersebut pas sepuluh kali, saya mohon maaf, pada semua.
***
Dan kenalkan, Firman Hadi, pemuda lulusan SMA dari desa Belangian, 4 jam perjalanan dari kota Banjarmasin. 2 Jam lewat jalan darat, dan ditambah dua jam lagi dengan menggunakan perahu mesin sederhana.
Belangian adalah sebuah desa yang jumlah rumahnya kurang dari 100 buah.
Dan Belangian, belum pernah merasakan aliran Listrik dari negara sejak negara bernama Indonesia ini menyatakan kemerdekaannya. Pun bahkan sejak jaman sebelum merdeka.
Dan Belangian, terletak tepat di tengah-tengah Danau Riam Kanan, dimana PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR – PLTA RIAM KANAN – sumber listrik utama Kalimantan Selatan – beroperasi.
Percayalah..
Hampir 5 menit saya kehilangan suara saat itu. Ketika Firman Hadi menceritakan keadaan desanya – sambil tersenyum – di siaran live dialog interaktif yang saya pandu di TVRI Kalimantan Selatan, beberapa malam yang lalu.
“Iya mas, jadi saya bersama-sama dengan beberapa teman akhirnya mencoba membuat pembangkit listrik sederhana dengan tenaga air terjun yang kebetulan ada di dekat desa kami. Yaah, ada semacam rasa iri juga kan mas, melihat orang lain nonton TV, liat DVD, rumahnya terang kalau malam hari… Sementara kami yang desanya persis di tengah-tengah PLTA malah ndak pernah kenal listrik.. Padahal untuk PLTA itu, sebagian desa kami ditenggelamkan loh mas, jadi danau karena bendungan”
“Cuma karena namanya juga dana sendiri mas, jadi listrik yang kami hasilkan kecil, apalagi jarak dari air terjun sumber tenaganya juga lumayan jauh dari desa, jadi cuma sekitar 15 rumah yang bisa dapat aliran listrik. Yaah, kalau bisa, kami mau minta bantuan bupati atau gubernur biar dapat generator gitu mas..”
Setelah mendengar itu, bisa apa saya, selain merutuki kebodohan dan keegoisan saya selama ini. Yang mengumbar keluh kesah kalau listrik rumah saya padam 5 atau 6 jam… Sementara Firman dan desanya, tak tersentuh listrik puluhan tahun lamanya..
Saya minta maaf..
Beasiswa
Mei 4, 2010 pukul 1:57 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 42 Komentar“Ya ndak.. Di sini ndak ada lapangan, semuanya air. Lagian saya takut kalo lagi upacara tiba-tiba ada razia guru yang mencurangi UN gimana? Bisa masuk penjara saya..”
Demikian isi sms balasan seorang teman, sebut saja Si Mas, ketika saya tanyakan apakah sekolahan dia mengadakan atau ikut upacara peringatan hari pendidikan nasional 2 mei lalu.
Membaca sms tersebut, saya hanya bisa terkonclang terbahak-bahak dan mereply:
“Wak! Kalo ada razia gituan, semuanya ya di tangkap maaaass…”
***
Tapi itu cerita lain untuk saat ini. Kali ini saya ingin berkisah tentang beasiswa sahaja…
***
Jadi begini ceritanya…
L.A.R.I. (2)
Mei 3, 2010 pukul 3:44 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 8 Komentarnyanyikan aku lagu…
yang notasinya tak bangkitkan rindu…
hingga lelap tidur hatiku…
tanpa mimpi hantu masa lalu…
.
.
.
kamu…
L.A.R.I.
Mei 1, 2010 pukul 10:03 am | Ditulis dalam Uncategorized | 13 Komentartunjukkan aku satu tempat saja…
yang tidak memuat fragmen memori kita di dalamnya…
dan biarkan aku lenyap bersembunyi di sana…
selamanya…
Audisi Vokalis Baru Naff (?)
Februari 25, 2010 pukul 7:33 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 42 KomentarFilm The Last Airbender (Screenshot)
Februari 20, 2010 pukul 1:33 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 36 KomentarBeberapa bulan yang telah lewat, seorang teman dengan heboh, mengabarkan kepada saya kalau ada film bagus berjudul Avatar yang sedang ditayangkan di bioskop.
Saya dengan semangat empatlima segera menuju ke bioskop satu-satunya di Banjarmasin terdekat dan ikut mengantri tiket. Namun ternyata, apa diduga, apa didapat. Saya kecewa berat.
Film apa ini??
Hanya sekedar cerita bombastis dengan efek yang memang cukup bagus. Jujur saja, film ini absurb bagi saya. Standard. Sosok-sosok mirip manusia berwarna biru dengan background hutan yang konon dipuja-puja mempesona, padahal sumpah, di dekat sekolahan saya, hutannya jauh lebih mempesona dari gambaran di film itu.
Tapi apalah daya, film dimaksud menjadi film dengan catatan pendapatan duit terbanyak sepanjang sejarah.
Yah, selera saya memang aneh…
Tapi kekecewaan saya utamanya tidak disebabkan oleh hal tersebut di atas. Kekecewaan saya lebih didasari karena kebodohan saya sendiri yang antri tiket tanpa melihat trailer. Saya mengira Film Avatar yang dimaksud adalah Versi Bioskop dari serial kartun Nickelodeon: Avatar – The Last Airbender …
Serial kartun dengan alur cerita yang bagus, dan penokohan yang sangat kuat. Ada Aang, Katara, Zuko, Sokka, Firelord Ozai dan Appa – Momo.
Untunglah, kekecewaan saya tidak bertahan lama, karena menurut informasi resmi, Film The Last Airbender akan rilis pada Juli 2010 ini.
Film ini disutradarai dan sekaligus diproduseri oleh M. Night Shyamalan (the Sixth Sense, Unbreakable, Lady in the Water).
Ceritanya tentu saja tidak jauh berbeda dengan petualangan Aang di versi kartunnya. Cerita tentang sekumpulan Anak Baru Gede yang berjuang mengalahkan tirani dunia. Dibumbui latar belakang budaya timur jauh dan filsafat lama, serta humor yang cerdas.
Belum banyak ada screenshot yang saya dapatkan dari Amang Gugel, tapi ada lah, sekedar pengisi waktu untuk menunggu filmnya sampai di sini.
Oh iya, satu lagi, saya dengan sepenuh hati berdoa agar adaptasi ini tidak mengulangi kegagalan dan kekonyolan Dragon Balls The Movie. Plus, pengalaman Sherlock Holmes tidak terulang. Berdarah-darah saya menulis sambutan filmnya, ternyata bioskop satu-satunya di Banjarmasin terdekat itu tidak memutarnya dan lebih memilih jejeran film hantu lokal untuk dipajang di dinding poster mereka…
***
Berikut beberapa screenshot dan gambar terkait Film The Last Airbender: Lanjutkan membaca Film The Last Airbender (Screenshot)…
No Superman, Just Your Man
Februari 18, 2010 pukul 6:53 pm | Ditulis dalam Uncategorized | 39 KomentarI’m no superman
But I’ll love you the best I can
You know I’m just flesh and bones, but with you
I feel I’m flying
Don’t you know I’m no superman
But I’ll always be your man
(Ronan Keating – Superman)
Jadi cowo bener itu kadang sulit ya…
Kutukan cruciatus buat orang yang pertama kali menciptakan slogan Boys Don’t Cry.
Melelahkan untuk selalu menjadi seorang pelindung dari seseorang yang kadang tidak ingin dilindungi. Menjaga yang sebenarnya bukan keharusan untuk menjaganya.
Betapa sebuah perhatian ternyata disalah artikan sebagai bentuk pengekangan.
Sebuah pertanyaan dapat menjadi dasar tuduhan diskriminasi lelaki-perempuan.
Lalu ketika lelaki mencoba sabar, ia akan dituduh sebagai seorang pengecut.
Ketika marah maka dunia akan menatonya dengan tulisan pelaku kekerasan.
Dia harus selalu menyediakan bahunya untuk menjadi landasan beban. Mengikhlaskan lengan bajunya sebagai ganti saputangan penyeka air mata.
Namun lelaki tidak boleh menunjukkan kelemahannya. Tabu. Hirarki masyarakat akan menempatkan lelaki lemah pada susunan terbawah rantai makanan sosial. Ia akan menjadi plankton bagi para gurita. Karena itu lelaki tidak boleh lemah.
Lelaki harus memaksa menjaga meski untuk itu ia harus mengiba-iba. Itu resiko cinta (ah, tertulis juga kata ini akhirnya). Cinta itu harus menjaga.
Kenapa?
Karena Definisi Cinta adalah: Anything hurts you, hurts me double.
Ini bukan cuma tentang kamu atau kita, ini tentang mereka semua.
Orang paling tidak penting dalam hidup seorang saya, adalah Saya.
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.


