Dusta
Februari 23, 2009 at 10:03 am | In Uncategorized | 9 CommentsPada dasarnya, dusta itu sederhana. Dusta adalah tidak mengatakan yang sebenarnya.
Tapi kemudian, para pendusta menciptakan berbagai kriteria untuk meminimalkan dosa dustanya.
Ada yang disebut dusta putih, katanya itu dusta untuk kebaikan orang banyak. Tapi kebaikan versi siapa, itu juga masih bisa diperdebatkan.
Ada dusta separo. Ini kurang jelas maksudnya. Tapi mungkin dusta versi ini adalah dusta yang terlihat sekilas seperti kejujuran namun pada dasarnya menyembunyikan fakta sebenarnya.
Ada dusta diam. Ini jelas. Intinya adalah diam tidak mengatakan atau menunjukkan kebenaran.
Lalu tipe pendusta itu juga banyak.
Ada pendusta tidak pengalaman. Yaitu orang yang sebenarnya ingin jujur namun terpaksa berdusta karena keadaan menuntutnya.
Ada pendusta tanpa penyesalan. Yaitu pendusta yang menganggap dusta adalah hal biasa sebagai bagian dari sebuah proses.
Ada pendusta yang menyesal. Yaitu orang berdusta yang hati nuraninya marah dan membuatnya tidak nyaman ketika berdusta. Biasanya, pendusta macam ini pada akhirnya akan mengakui dustanya, namun tetap saja, berdusta.
Ada pendusta yang percaya dustanya sendiri. Ini lumayan banyak. Para pendusta yang begitu lihai berdusta, hingga akhirnya dirinya sendiri percaya kalau dustanya itu adalah benar. Ini tipe pendusta yang paling berbahaya, karena siapa yang bisa menyadarkan dustanya kalau dia sendiri percaya dia tidak berdusta? Tipe ini sepertinya banyak diindap politisi dan pemuka agama, mungkin…
Dari penjelasan bertele-tele di atas, saya menarik satu kesimpulan, dusta pada intinya adalah perbuatan egois. Karena alasan utama dusta, adalah UNTUK MENYELAMATKAN DIRI SENDIRI.
Menyelamatkan diri sendiri dari rasa malu, rasa bersalah atau hukuman.
***
Latar belakang kenapa saya menulis ini adalah kejadian beberapa pekan yang lalu.
Tips Untuk Pasangan Yang Sedang Salah Faham
Februari 20, 2009 at 3:16 pm | In Uncategorized | Comments Off“Menurutku kau benar-benar tidak boleh menembak Michael langsung seperti itu. Dia bisa saja lari ketakutan, seperti kucing kaget. Cowok biasanya melakukan itu, tahu nggak? Mereka tidak seperti kita. Mereka tidak suka membicarakan perasaan mereka”
Tina Hakim Baba in Princess Diary – Princess in Waiting (Meg Cabot)
***
Yes ladies, I’m back..
A former womanizer…
Setelah sebelumnya, saya pernah memberikan rahasia agar dapat memegang tangan seorang perempuan pada perkenalan pertama bagi para pria, maka kali ini saya akan memberikan sedikit tips bagi pasangan muda…
Salah satu sumber dari masalah yang kerap terjadi antara perempuan dan laki-laki adalah perbedaan gaya komunikasi.
Bukan kurang komunikasi, tapi perbedaan gaya komunikasi.
Perbedaan ini kadang tidak disadari, dan terus memunculkan persoalan yang akhirnya mungkin berakibat fatal
Ok girls, this is for you,..
Saya Bukan Mereka
Februari 16, 2009 at 10:22 pm | In Uncategorized | Comments Off“dan bagian mana dari kata-katamu yang tidak benar? Orang-orang yang terampil di bidang olahraga memang selalu diperlakukan bagi dewa dalam masyarakat kita, sementara orang-orang yang memiliki kelebihan di otaknya secara rutin diabaikan, atau lebih buruk lagi, diejek sebagai orang aneh. Jujur saja, menurutku para ilmuwan yang bekerja mencari obat kanker seharusnya menerima gaji sebesar yang dibayarkan pada para atlet profesional. Atlet profesional kan tidak menyelamatkan nyawa orang, demi Tuhan…”
Helen Thermopolis in Princess Diary – Princess in the Spotlight (Meg Cabot)
***
Kadang, kalau ditinjau dari sisi tertentu, saya merasa bangsa kita lebih baik dari bangsa-bangsa yang selama ini dijadikan panutan.
Sebut saja dalam penghargaan terhadap kecerdasan dibandingkan dengan kekuatan.
Brain VS Muscle.
40
Februari 12, 2009 at 5:44 pm | In Uncategorized | 2 Comments… dan bila aku datang, bunda
menyentuh pusaramu dengan air mata doa
kuharap kau tersenyum bangga
dari istana yang Tuhan jaga
melihat kami baik-baik saja
meski merindu tak terkira…
*
*
*
remembering the greatest woman in my world
Saya Sedang tidak berada di Sini
Februari 5, 2009 at 1:56 pm | In Uncategorized | 4 CommentsSaya tersesat teman-teman.
Saya kehilangan petunjuk yang dapat menyebutkan di mana saya sekarang ada.
Semua yang saya lakukan saat ini terjadi karena sebagian kecil otak yang memerintahkan tubuh melakukannya tanpa perlu diminta.
Sama seperti jantung yang berderak konstan tanpa perlu dipikirkan. Atau helai-helai rambut yang memanjang perlahan tanpa diinginkan. Atau cinta yang tiba tanpa pemahaman.
Saya tidak mendengar apa yang saya ucapkan.
Saya tidak mengerti apa yang membuat kepala, tubuh, tangan dan kaki saya ada di sini.
Senyum yang ada ini hanya sekedar gerakan otot wajah tanpa sadar tercetak tanpa ketulusan.
Sentuhan itu ada, namun saya tidak tau apa yang dapat dirasakan.
Saya minta pengertian.
Saya sedang tidak berada di sini.
Quote Of The Day
Desember 18, 2008 at 6:41 pm | In Uncategorized | Comments OffMy Own Quote of the day:
“Jangan pernah mencoba mengerti wanita… Belikan saja mereka sepatu baru…”
disarikan dari khotbah tanpa sumber dari seorang mantan womanizer
Mau ikut menghajar si pembuat quote? Klik di sini
Haji Boy Membuat Kesal
Desember 15, 2008 at 9:05 pm | In Uncategorized | Comments Off
Sebulan belakangan ini, warga Banjarbaru atau orang-orang yang rutin melewati Banjarbaru pasti akrab dengan tampilan promosi sebuah tempat makan baru dengan dominasi warna kuning putih hitam.
Promosi yang menampilkan sosok pria berkopiah haji tersebut mendominasi sepanjang jalan Ahmad Yani mulai dari km. 33 hingga 35. Nama tempat makannya; SPESIALIS NASI GORENG HAJI BOY.
Sistem promosinya yang unik dan tepat membuat calon konsumen penasaran dan tertarik mengunjungi tempat makan ini. Apalagi penduduk Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura dan sekitarnya terkenal dengan hobi kuliner mereka. Ada anekdot yang menyebutkan kalau ingin membuka usaha yang tidak akan merugi di Banjarmasin, buka saja usaha makanan. Tidak percaya? Tanyakan pada pengamat kuliner Banjarmasin ini.
Pemodal Haji Boy – Dayat dan Nurhin yang juga sudah haji – sesumbar mereka akan menyajikan keistimewaan sajian bagi pengunjungnya. Ada 16 menu khusus Nasi Goreng yang mereka siapkan.
Mantab?
Ah, tidak juga… Penilaian pertama saya malah; Haji Boy Tidak Pantas Dikunjungi.
Kenapa? Tidak enak?
Saya justru BELUM pernah ke sana.
Lah? Kok sok-sokan menghina usaha orang seh ente?? Ga takut kualat menghina Pa Haji??
BRI Cabang Martapura Payah?
Desember 14, 2008 at 4:07 pm | In Uncategorized | Comments OffIseng kelebihan uang habis dapat bonus, saya membuka tabungan baru di Bank BRI cabang Martapura.
Sekitar pukul 10 pagi jumat, saya tiba di kantor BRI Martapura yang berlokasi di seberang Pasar Batuah. Kebetulan, saat itu saya ada urusan dengan Kepala Sekolah yang juga sedang membayar pajak sekolah di Bank yang sama. *heran, sekolah kok dipajaki juga?*
Apa Betul?
Desember 12, 2008 at 5:23 pm | In Uncategorized | Comments Off“BELUM APA-APA SUDAH MENOLAK UNDANG-UNDANG PORNOGRAFI! PADAHAL BELUM MEMBACA ISINYA DENGAN BETUL-BETUL! PARA PENENTANG UNDANG-UNDANG PRONOGRAFI ITU TIDAK SADAR, GARA-GARA SIKAP MEREKA ITU, INDONESIA SEKARANG MENJADI NEGARA ASIA DENGAN PENINGKATAN AIDS TERTINGGI SE-ASIA!!!
KARENA ITU, SYARIAT ISLAM MEMANG HARUS DITEGAKKAN DI NEGARA INI SEBAGAI SATU-SATUNYA SOLUSI”
Khatib Jumatan di salah satu mesjid di dekat rumah
Whhooaaa…
Sebentar… Sebentar Mas Khatib…
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.










